Cantik, Baik, Senyuman Manis, Imut, Innocent,Dan Perhatian, itu kata-kata yang bisa mendeskripsikan Akira.
Hari demi hari aku mulai merasa nyaman dengannya, namun aku juga merasa dia mulai tidak perhatian lagi denganku. Entah kenapa aku merasa nyaman walau ku merasa dia tak perhatian lagi. Ku pikir ku terlalu sensitif karena suatu ciri khas pada zodiak Pisces 😝.
Sampailah pada suatu hari, saat itu temanku berencana untuk mengerjai aku. Dengan cara, tidak berbicara sedikit pun denganku. Aku menyadari kalo temanku hanya bercanda jadi "I'm just Going on with the flow," atau bisa dibilang ngikut rencana mereka saja, ku pasang muka datar ku (No emotion at all), karena di sekolah aku selalu ceria, guru-guru yang mengajar pada hari itu menanyaiku apakah aku sakit atau kenapa, karena aku terdiam dari pagi.
Tiba² saat jam istirahat salah satu teman Akira memanggilku,
"Zan!" Panggilnya.
Aku pun langsung menoleh ke arahnya, dan ternyata si Akira dengan muka polos nan imutnya menatapku, dan menanyakan kepadaku,
"Kamu gak makan Tah Zan?" Tanya Akira.
Ku hanya menjawab dengan gelengan kepala, dan akhirnya dia pun berangkat makan dengan teman temannya. Untungnya saat itu ada temanku bernama Dimas, dia adalah ketua kelas saat itu, dan dia tidak ikut dengan teman-temanku yang lainnya, jadi aku masih ada teman.
Saat bel berbunyi dan anak-anak masuk kelas kembali, tidak lama aku mendapatkan surat dari Akira yang mengatakan bahwa teman-temanku hanya bercanda dan tunggu sampai besok mungkin teman-temanku akan balik lagi.
Ternyata sifat perhatiaannya ditunjukan pada saat itu, rasa suka ku kepadanya mulai bertambah dan rasa percaya ku juga bertambah.
"From here on out" hubungan kita mulai sering ada masalah.
"Next Part 4"
KAMU SEDANG MEMBACA
"Spesial"
RomanceKisah Cinta Nyata Yang Ku Alami Di Bangku SMP. Terkadang Di Hubungan Ada Momen Bahagia Dan Juga Momen Sedih... Bad Ending? Maafkan jika ada kecacatan pada cerita ini, karena ini adalah kali pertama aku membuat Wattpad. Jangan Lupa Beri Dukungan Dan...
