II

1.3K 148 26
                                    


Saran : coba putar lagu flightless bird ini .


Seorang lelaki jangkung mengetuk – ngetuk jarinya diatas meja persegi panjang,ia menghela nafas pendek terlihat frustasi dan kelelahan. sesekali ia melihat papan nama bertuliskan "Direktur" dihadapannya, ya dia seorang direktur yang menutup diri akan siapapun saat cintanya bertepuk sebelah tangan dalam kata lain bukan mate-nya.

" aku akan mendapatkannya! persetan dengan takdir !!"

Namjoon menekan tombol diponsel pintarnya,ia menghubungi seseorang,kepercayannya.

" Berikan data lengkap Kim Seokjin, aku ingin menerimanya malam ini, tanpa tapi! " ia memutuskan panggilannya secara sepihak kemudian meletakkan sikutnya diatas meja sementara bibirnya menampilkan smirk tipis mengerikan.

-

-

Yonghwa Corp beroperasi seperti biasa, pagi ini Taehyung dan Seokjin berjalan beriringan salah satu tangan Taehyung menggengam tangan Seokjin sedikit menekannya membuat Seokjin menoleh " Sakit..jangan ditekan! " Seokjin sedikit menggertak.

Taehyung kemudian membisikan sesuatu ditelinga Seokjin

" Kau cantik hari ini "

" Gombalan lama" Seokjin menyenggol sikut Taehyung kecil.

" Aku tidak menggombal.. "

Seokjin tersenyum menunduk menyembunyikan semu dipipinya,omega akan mendengkur bahagia saat Alpha menyanjungnya. Melupakan semu dipipinya,kini mereka melanjutkan jalan yang sempat tertunda dengan tangan yang setia bertautan.

Mereka terus berjalan hingga sebuah pertigaan kecil di Perserikatan Perdata itu membuat mereka berhenti melangkah, dengan perasaan tak sukarela Taehyung melepas genggamannya.

"I love you"

Seokjin melempar senyum terbaiknya"pleasure to hear that every morning".

.

.

Seokjin sibuk membolak – balikan file berisikan angka-angka mengerikan dihadapannya, ia rasa ini sudah benar tapi jumlahnya selalu tidak sesuai,ia melirik Byun Baekhyun disebelahnya yang setia membaca buku bercover merah marun alisnya tampak melengkung menandakan ia sedang serius.

"Byun.. kau sedang sibuk?"

Baekhyun menoleh sekejap "seperti yang kau lihat"

"Apa yang kau baca?"

"Apalagi jika bukan materi mikroprosesor? Hampir 3 tahun aku hidup dengan benda berukuran kotak itu tapi tetap memusingkan kepalaku,pengguna komputer menyusahkan saja"

"kau benar,benda itu bisa membuat kepala kita botak,ada versi terbaru yang akan kita buat?"

"untuk saat ini belum,kita ingin fokus menyempurnakan MOA i7. Kita akan menambah speed untuk performa komputer yang nyaman"

"bukankah MOA i7 yang terbaik dinegri ginseng saat ini?"

"tentu saja, tapi yang terbaik bukan berarti tidak ada saingan"

.

.

Namjoon tersenyum puas saat Jimin masuk keruangannya dengan satu amplop coklat ditangan kanannya. Jimin terlampau hebat ia bahkan sudah menyelesaikan tugasnya sebelum malam menjelang.

"Kau sudah mendapatkan apa yang aku minta as expected you're great and fast"

Jimin menampilkan eyes smilenya dan meletakkan amplop coklat itu dimeja Namjoon "Anda terlalu berlebihan bos" jawab Jimin.

Singularity - TaeJin [ ABO ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang