Chapter 5 Start!
Wonder's Pov
"Hoooam~!" Bangun dipagi hari itu sangat enak. Tubuh masih segar dan bugar. Aku bergegas mencuci muka dan menggosok gigi,lalu mengganti pakainku dengan seragam SMP kunugigaoka. Aku berjalan menuju dapur lalu memanggang roti dengan mentega dan meses. Sambil menunggu roti terpanggang,aku berkaca dicermin untuk melihat penampilanku dengan seragam itu,maklum belum dicoba kemarin. Sebab,kemarin itu aku kelelahan. Jadi,aku langsung tertidur setelah mandi deh,hehehe.
'Ting' suara pemanggang roti menandakan roti telah matang. Aku segera mengambil roti itu lalu memakannya dengan cepat. Roti itu sudah habis ditanganku sekarang. Aku bergegas mengambil tasku dan berlari keluar rumah menuju sekolah.
Di sekeliling jalanan terdapat banyak orang-orang yang berjalan menuju sekolah. Tetapi,jalanan tidak macet sama sekali,malah jarang kendaraan lalu. Itu sangat mengagumkan,serius, belum pernah aku melihat kejadian seperti ini. Sangkin kagumnya, aku sampai melamun. Tiba-tiba seseorang menepuk pundakku. Itu membuatku tersentak kaget dan lalu menoleh ke arah orang yang menepukku itu. Mataku terbelalak,itu adalah keempat temanku. Aku sangat tidak menyadari bahwa mereka menyusulku dari belakang. Mereka merangkulku dan berjalan menuju sekolah bersama-sama.
Sesampainya disekolah,kami langsung menuju kelas. Tetapi,Koro-sensei memberhentikan kami didepan kelas. Dia menyuruh kami untuk menunggu hingga dia masuk duluan. Dengan sabar kami menunggu hingga Starlight merajuk dengan Koro-sensei. Yang lain pun juga ngak pala jauh. Ada yang merengut,ada yang cemberut dan ada yang sampai mengomel tak henti henti. Kalau aku sih,biasa-biasa aja,aku hanya sabar menunggu hingga jam pelajaran dimulai. Koro-sensei masuk ke kelas dan menjelaskan sesuatu kepada muridnya. Aku lihat,semua muridnya terkaget. Kemudian,dia menyuruh kami masuk ke kelas dan memperkenalkan diri.
"Halo semuanya,ohayo,aku Wonder Griffin asal isfahan Iran. Panggil saja aku Wonder. Semoga semuanya mau menerimaku apa adanya" Kataku sambil membungkukkan badanku.
"Ohayo semuanya,aku Galaxy Ghidora asal hokkaido Jepang. Panggil saja aku Galaxy. Kuharap semuanya mau berteman denganku" Kata Galaxy dengan santai sambil membungkukkan badannya juga.
"Halo semuanya,aku Sundest Sphinx asal kairo Mesir. Panggil saja aku Sundest. Semoga semuanya berbuat baik kepadaku" Kata Sundest dengan sopan sambil membungkuk.
"Mmm.... Good morning semuanya,aku Monight Werewolf asal london Inggris. Panggil saja aku Monight Kuharap kalian semua berbuat adil kepada siapa pun termasuk aku" Kata Monight sambil membungkukkan badan.
"Mmm... eee... pagi semuanya....,aku Starlight Phoenix asal shanghai Cina. Panggil saja aku Starlight. Mo-mohon bantuannya teman-teman...." Kata Starlight gugup.
Semua murid dikelas itu mendongak melihat kami. "5 orang murid sekaligus?!" Gumam seorang murid laki-laki dengan rambut hijau tua yang duduk dibangku paling depan. Kami menatap semua murid yang terkaget melihat kedatangan kami. Lalu,Koro-sensei mempersilahkan kami duduk dibangku yang kosong paling belakang. "Apakah mereka pembunuh ya?" Bisik seorang murid perempuan dengan rambut hijau muda yang dikuncir telinga kucing yang unik.
"Bukan. Kami hanya murid biasa yang masuk ke kelas E" jawab Sundest dengan tenang.
Mendengar kata pembunuh,aku ingat sesuatu. Aku mengambil pisau anti sensei disaku celanaku lalu menyambarnya ke Koro-sensei. Dia dan seluruh murid terkejut melihat aksiku. Ternyata,aku telah memotong 10 tentakel miliknya. Dia menjadi panik dan merubah wujudnya menjadi cair. Semua orang termasuk keempat temanku terdiam memaku. Aku menghela nafas dan berkata sambil berjalan ke bangku ku.
"Ada apa??? Hey cepatlah duduk dibangku kalian" Saranku kepada keempat temanku itu.
"Oh ya,maaf ya Koro-sensei. Aku mengagetkanmu,hehehe" Tambahku lagi dengan terkekeh.
KAMU SEDANG MEMBACA
Monsternoid: Crossover To Another Live
FantasyWonder dan keempat temannya adalah seekor siluman yang dapat dikatakan istimewa,karena kekuatan magis mereka.Suatu hari,mereka mendapat tugas dari ketua mereka,yakni mencari orang-orang yang berada di batu permata mereka dengan cara Crossover ke tem...
