Roti bolu

3.3K 260 28
                                        

"Haaahh.. sempurna!" Ucap seorang gadis beriris lavender .Hyuga hinata

"Sayaaang!! Apa minumannya sudah siap?" Tanya hinata pada sang kekasih. Uciha sasuke

"Yaa!!" Teriak sasuke dari arah dapur

"Cepat bawa ke mari kuenya sayaang!! Sebelum mereka datang" teriak hinata lagi. Hinata masih fokus menata kue bolu di atas meja, hinata mengembangkan senyumannya saat melihat sasuke membawa kue tart yang cukup besar dengan tulisan Happy birthday hinata.

Hinata mengambil alih kue tart tersebut, hinata berjalan ke ruang tengah dengan meja besar yang telah di tata sebelumnya.
Sasuke berjalan mengikuti hinata, sasuke sangat ingin menyantap kue bolu buatan hinata yang sudah terpatri di atas meja.

Tak!
Mati lampu.

"Kyaaahh!! Sasuke-kuuun!!" Teriak hinata. Hinata yang memang takut gelap refleks melempar kue tartnya sembarangan dan melompat ke pelukan sasuke, menyembunyikan wajahnya di potongan leher sasuke.

"Tenanglah hinata ini hanya mati lampu biasa. Turunlaah" ucap sasuke

"Tidak tidaak!! Aku tidak mau turun! Di sini sangat gelap" rancau hinata

"Baiklaah, tapi kendorkan pelukanmu pada leherku hinata, kau mencoba membunuhku ya?"

Hinata tersentak, lalu mengendorkan pelukan mautnya pada leher sasuke
"Maaf sasuke-kun"

"Tak apa, aku akan mencari lilin"

Hinata mengangguk.

"Eh? Hinata, di mana kue tart nya?"

"......"

"Ku-kue tart nya... a-aku buang sasuke-kun"

" _-! "

🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈

Hinata menunduk dlam dalam di pangkuan sasuke.
Sasuke badmood parah, kue ulang tahun hinata telah hancur, kue buatannya. Hasil jerih payahnya.

Lamunannya terhenti saat mendengar hinata sedikit terisak

"Hei.. kau kenapa hm?" Tanya sasuke

"Malam ini seharusnya jadi malam spesial hiks..hiks... malam ini pertama kalinya aku merayakan ulang tahunku bersama sas hiks..hiks.. sasuke-kun. Srooot!!" Hinata mengusap ingusnya yang sedikit keluar jalur

Sasuke menghela nafas lelah, kekasihnya yang satu ini memang benar benar manja. Tapi anehnya, semanja manjanya hinata, tak pernah sekalipun hinata membuat sasuke risih, malah semakin cinta yang ada.

"Kita rayakan berdua hm?" Tanya sasuke

Hinata terdiam, masih terisak sambil sesekali menghapus kasar air matanya.
Tak mempedulikan sasuke yang menunggu jawabannya, sasuke mulai bosan, ia mengambil roti bolu buatan hinata yang berada tepat di atas meja di sini kanannya, menyuapi satu pada hinata, hinata mengunyah pelan, begitupun sasuke. Tidak buruk pikir keduanya

"Happy birthday to you... makan kue bolu... malam malam mati lampu... aku cinta kamu" nyanyi Sasuke asal

Hinata menolehkan kepalanya ke samping, melihat wajah sasuke yang samar yang hanya di terangi oleh cahaya lilin.
Hinata terkekeh kecil, lalu mencium pipi kiri kanan sasuke

"Kau tau sasuke-kun? Ini adalah hal yang paling romantis yang pernah kau lakukan padaku" ucap hinata

"Oh, jadi biasanya aku tak romantis gitu?" Tanya sasuke

Hinata menangguk, menyeritkan dahinya sekilas, lalu menggeleng cepat

"Maksudku, malam ini sangat indah, aku bahagia sekali... kau tau sasuke-kun. Kau adalah kado terindah yang pernah ku dapatkan"

"Aku tau, aku tau itu. Aku tampan, berkarisma, cerdas. Siapa sih yang gak tertarik sama aku"

Hinata memutar bola matanya.
"Dasar narsis"

"Siapa yang narsis?"

"Tentu saja sasuke-kun"

"Tapi kau mencintai orang narsis ini hime~"

Hinata merona.
Sasuke mendekap hinata dalam pelukannya, sesekali mencium puncuk kepala hinata.

"Happy birthday hime~" ucap sasuke lembut

"Arigatou nee sasuke-kun"

{\_/}
(•▪•)
/>🔚



Bonus pict!

Bonus pict!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Imut kan? Wkwkwk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Imut kan? Wkwkwk

Chapter selanjutnya bakal up dua hari lagi, klok gak up. Berarti lagi gak ada inspirasi wkwkw

24-januari-2019

Masa kiniTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang