"Chim hyung bisakah kau melirik ku sekali saja"
"Hyung ini sangat sakit...dia kembali lagi hyung"
"Eom...ma...a...p...pa...a...pp...o...hi...ks...jj...in...ja....app...o"
"Chim hyung jangan menangis"
"Tae lelah...tae ingin pergi"
~~~~~~~
Rating🏆
#5...
"Lalu kau jin bagaimana denganmu?" Tanya tuan kim terhadap jin.
"Akhir-akhir ini aku sedang banyak pasien appa" ucap jin.
"Ah ngomong-ngomong dimana jimin? Kenapa dia belum pulang?" Ucap tuan kim karena jimin belum pulang ke rumah. Namun.
"Aku pulang" ucap jimin dari ruangan depan dengan suara yang sangat pelan.
jimin berjalan ke arah dapur karena ia merasa haus, namun saat ia berjalan melewati meja makan, ia melihat bahwa kedua orang tuanya serta kedua hyung nya sedang makan malam bersama adik yang ia benci.
'mereka pulang bahkan tidak memberitahuku' ucap jimin dalam hati. Namun lamunannya terpecah karena mendengar suara yang sangat ia rindukan memanggilnya.
"Jimin-ah kau sudah pulang sayang" ucap nyonya kim sambil menghampiri jimin.
"Eomma" ucap jimin dan langsung berhambur kepelukan nyonya kim.
"Eomma... chim sangat merindukan eomma" ucap jimin dengan memeluk nyonya kim.
"Eomma juga sayang" ucap nyonya kim sambil mengelus pundak jimin.
Taehyung yang berada di meja makan tersenyum melihat sang kakak bahagia , pasalnya ia jarang tersenyum bila tidak ada orang tuanya.
"Eomma jimin sudahlah jangan terus berpelukan...aku sudah lapar aishh" ucap yoongi yang tengah lapar pasalnya makannya di tunda sebentar karena acara pelukan ibunya.
"Aishh yoongi hyung seperti babi, tadikan sebelum chim hyung datang kau sudah makan banyak sekali bahkan kau mengambil jatah daging ku" ucap taehyung menatap yoongi hyung tidak percaya.
"Yakkk tae kau adik kurang ajar hmm" ucap yoongi karena ia tidak terima dipanggil babi oleh adiknya.
"Sudah-sudah sekarang kalian lanjutkan makan kalian dan jimin ayo makan" ucap tuan kim menengahi. Sedangkan jimin hanya tersenyum.
.
.
.
.
.
Makan malam keluarga kim sudah selesai dan semua memasuki kamar masing-masing kecuali taehyung yang sedang berada diruang tv sendirian.
"Hahh ini masih jam 8 malam kenapa mereka semua sudah memasuki kamar" gumam taehyung bosan.
"Aku ingin kekamar tapi kakiku tiba-tiba tidak bisa digerakan" gumam taehyung.
terdenga suara seseorang menuruni tangga dan taehyung langsung menengok.
"Jimin hyung" panggil taehyung kepada jimin namun jimin pura-pura tidak mendengar taehyung.
"Hahh... seperti nya dengan adanya eomma dan appa tidak merubah jimin hyung yang membenci ku" ucap taehyung.
"Tae kenapa kau belum tidur?" tanya seseorang kepada taehyung.
"Ahh appa aniyo, hanya saja kaki ku tidak bisa digerakan appa" ucap taehyung jujur.
"Jjinja bagaimana bisa tae?" tanya tuan kim.
"Appa aku ingin kekamar" ucap taehyung.
"Baiklah appa akan menggendong mu, sekarang tae naik kepunggu appa" ucap tuan kim dan taehyung.
Taehyung kini sudah berada didalam kamarnya bersama tuan kim yang tengah menemani taehyung.
"Appa..." panggil taehyung kepada tuan kim.
"Ne lion ada apa?" ucap tuan kim.
"Appa tidak kekamar menemani eomma?" tanya taehyung.
"Appa hanya sedang ingin menemani tae... sudah lama saja appa tidak menemani tae karena appa yang terlalu sibuk dengan pekerjaan appa" ucap tuan kim sambil mendekap taehyung dan taehyung pun terlihat nyaman di dekapan tuan kim akhirnya taehyung pun tertidur dan tuan kim pun menyusul taehyung ke dunia mimpi. . . . . . Goodbye road balik lagi sorry updatenya lama banget ya ^_^
Nah sekarang akan update dan chap 4 akan menyusul
Jangan lupa like dan komen ya Saranghae ~♥~
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.