mengingat kejadian itu membuat hati nyonya kim sakit tidak ingin kejadian seperti itu terulang kembali.
"jin-ah cepat"
Hanya itu yang bisa nyonya kim ucapkan.
🎭🎭🎭
Taehyung kini sudah berada diruang UGD bersama jin, sedangkan nyonya kim menunggu diluar bersama tuan kim karena tadi ditelepon oleh nyonya kim.
"yeobseyeo"
"yeo...beo" ucap nyonya kim disebrang sana
"hyerin-ah waeyo? Kenapa kau menangis"
"tae... Yeobeo tae hiks"
"tae kenapa yeobeo? "
"tae... " nyonya kim disebrang sana masih dengan tangisannya.
"sayang jebal jangan buat aku penasaran coba jelaskan tae kenapa" tuan kim yang sudah panik.
"tae... Tae... Tae masuk rumah sakit yeobeo jebal tolong kesini hiks dia hiks aku takut"
"MWOOO??? Baiklah aku akan segera kesana"
Hati kedua pasutri itu kini sedang dilanda kekhawatiran dan ke panikkan menunggu seseorang didalam sana.
Seokjin keluar dari UGD.
"Jin-ah bagaimana keadaan adikmu??" nyonyam kim bertanya tidak sabaran.
"Sekarang tae sudah baik-baik saja... Tapi aku akan melakukan beberapa pemeriksaan setelah tae sadar, sekarang tae akan dipindahkan keruang rawat"
Beberapa suster dan perawat keluar dari UGD membawa taehyung yang berada di atas brankar dan akan dibawa kedalam ruang rawatnya.
Keluarga kim memang selalu tidak bisa berhenti untuk mengkhawatirkan si bungsu mereka tapi mereka juga tidak pernah pilih kasih tuan kim dan nyonya kim selalu memperlakukan dan memberi kasih sayang sama rata, ya tapi mungkin bagi salah satu putra mereka jimin mengangganya berbeda.
.
.
.
.
Tuan kim dan nyonya kim sudah berada diruang rawat taehyung menunggu taehyung sadar, sudah hampir 2 jam taehyung belum juga sadar mungkin karena efek obat yang diberikan oleh hyungnya jin.
Yoongi yang sudah mengetahui keadaan taehyung yang dikabari oleh hyungnya, yoongi ingin rasanya bertemu sang adik namun apa daya dia harus menyelesaikan pekerjaan kantor, rapat dan menemui beberapa klien.
"lion sudah hampir dua jam anak kesayangan eomma tidur begini, eomma khawatir sayang"
"Sudahlah yeobeo biarkan taehyung beristirahat" ucap tuan kim.
"Aku takut kalau anakku kenapa-kenapa...aku takut yeobeo"
"Sttt... Sudah jangan berpikiran yang macam-macam"
Walaupun jin sudah mengatakan keadaan taehyung baik-baik saja untuk sekarang namun dua pasutri ini tidak bisa menyembunyikan rasa kekhawatirannya karena menurutnya taehyung itu istimewa.
Tanpa mereka sadari taehyung mencoba mengerjapkan pelan matanya menyesuaikan dengan cahaya yang menghalangi nya.
"Eomma" lirih taehyung, ia masih merasa tubuhnya masih lemas.
"Tae sayang tae sudah sadar"
"Appa panggilkan jin hyung ne"
Tak lama jin datang dengan beberapa perawat untuk memeriksa keadaan taehyung.
KAMU SEDANG MEMBACA
GOODBYE ROAD
Fanfiction"Chim hyung bisakah kau melirik ku sekali saja" "Hyung ini sangat sakit...dia kembali lagi hyung" "Eom...ma...a...p...pa...a...pp...o...hi...ks...jj...in...ja....app...o" "Chim hyung jangan menangis" "Tae lelah...tae ingin pergi" ~~~~~~~ Rating🏆 #5...
