Chapter 12

436 45 1
                                    

Sorry typo

.
.
.
.
.

"Dimana kau sekarang?"tanya Jessica pada seseorang di telpon


Ia terlalu berfokus pada telepon nya dan tidak melihat ada seseorang dia sebrang jalannya menyeringai ,ia menggunakan topi berwarna hitam dan juga masker berwarna hitam

Orang itu berjalan ke arah Jessica dari  jalan yang berlawanan dan kemudian ia menabrak bahu Jessica membuat handphone yang berada di tangan Jessica jatuh


"Omo"teriak Jessica ,makannya memerah pertanda bahwa dia marah dengan orang yang merupakan pelaku penabrakan tersebut karena telah membuat handphone nya jatuh,


namun tiba tiba kemarahan itu sirna karena orang yang menabraknya membuka maskernya dan berkata minta maaf secara berulang ulang dan mukanya itu menampakan ekspresi yang seakan akan dia bersalah






"No minwoo ?"bisiknya yang bahkan tidak terdengar oleh minwoo






"Mianhae Yo"ucapnya dengan raut bersalahnya ,tapi tanpa sepengetahuan Jessica ia langsung mengambil handphone Jessica dan menekan salah satu tombol atau apapun itu di handphone milik Jessica dan menaruhnya kembali di lantai dengan pelan




"Maafkan aku Sunbae"ucap Jessica segera mengambil handphone nya dan membungkuk ke arah minwoo





"Aku yang salah karena menabrak mu sicca. Sebagai permintaan maaf ku,aku akan mentraktir mu hari ini . Apa kau bersedia?"tanya minwoo




"Tentu saja sunbae ,aku mau"balas Jessica dan minwoo segera memberikan secarik kertas ,itu adalah alamat sebuah cafe terkenal di daerah gyongi.




Mengapa minwoo mengajak nya ke cafe yang jauh di daerah gyongi sedangkan mereka berada di seoul. Bukan kah akan lebih memakan waktu jika minwoo mengajak nya ke gyongi?




Namun Jessica segera mengusir pikiran negative nya dan menghentikan bahunya ,kemudian ia mengucapkan salam perpisahan pada minwoo






"Aku akan mendapatkan mu"seringai minwoo





.....


"Kau dari mana saja unnie?aku mencari mu sejak tadi"ucap jongin




"Mian hae,tapi....."Jessica memutus kata katanya dan kemudian ia menarik jongin ke tempat yang agak sepi dan memberitahu sesuatu kepada jongin dengan volume suara yang lumayan kecil




"Tadi saat aku menelpon mu,aku ditabrak oleh minwoo Sunbae nim"terang Jessica



"MWO?"ucap jongin kaget namun ia menyadari suasana dan mengecilkan suaranya kemudian menepuk keningnya pelan dan bergumam pabbo.




Jessica yang melihat kelakuan hobae sekaligus adik kesayangannya itu hanya dapat memutar matanya malas dan tersenyum tipis



"Aku merasa ada yang aneh tentang nya,ia berkata akan mentraktir ku dan ia memberikan secarik kertas dan itu adalah alamat dari salah satu caffe di daerah gyonggi"jelas Jessica




"Dan aku pikir kenapa ia tidak mengajakku ke salah satu caffe yang ada di seoul saja. Untuk pergi ke gyonggi saja akan memakan waktu yang lebih lama dibanding pergi ke caffe yang ada di seoul"





"Karena itulah,aku mau minta tolong padamu agar berjaga jaga dari minwoo. Aku punya suatu firasat ia akan melakukan sesuatu. Aku tau ini mungkin sedikit berlebihan dan akhirnya sudah berusaha menyingkirkan pikiran negative itu dari benakku tapi.....aku tidak bisa. Aku tetap merasa takut sesuatu akan terjadi bukan hanya padaku tapi juga padamu"jelas Jessica dengan raut wajah nya yang khawatir.





"Aku juga berpikiran sama seperti mu Noona"balas seorang namja yang kehadirannya bahkan sangat tidak diinginkan oleh Jessica,namun jika ini  berhubungan dengan keselamatan jongin. Itu berarti Sehun harus tau dan keberadaan namja itu cukup penting dalam perbincangan mereka dan Jessica tentu tidak mau terjadi sesuatu yang mengerikan pada jongin karena ia sangat sayang pada jongin




"Dia pernah datang secara tiba tiba disaat ban mobilku kempes ,saat itu,Aku juga merasa heran. Karena dia bilang kebetulan lewat dan aku tidak pernah membawa mobil ku ke SM karena aku selalu pergi dengan motor ku . Tapi ,dia tau kalau itu mobilku dan tidak mungkin ia tau kondisi ku kecuali kalau saat itu ia membuntuti ku"


"Dan saat aku keluar dari cafe,ia seperti menunggu perbincangan kita selesai"terang Sehun



"Aku merasa sepertinya dia memang mengincar kita"tebak Jessica ragu ragu



"Tapi benarkah seperti itu?"




TBC

Complicated LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang