Lihatlah awan dilangit sana,tuan.
Kulihat awan percaya pada bumi.
Menjaganya dari terik matahari.
Hingga sesekali, ia turunkan hujan sebagai ganti.
Sepertinya itupun terjadi pada bumi.
Selalu setia menyerap ribuan rintik.
Rela.
Meski musim tanpa persetujuan berganti.
Kali ini aku berharap padamu, tuan.
Karena aku ingin seperti awan.
Dengan kau bumi teramat nyaman.
Agar aku percaya kau lah tujuku.
Dan agar kau selalu setia disisiku.
Awanku.
Cianjur, 21 Februari 2019.
RLFakhriani_
KAMU SEDANG MEMBACA
Leaf in Life
RandomIni tentang Daun. Segala hal yang berkaitan dengan daun-daun yang selalu aku suka. Berbentuk catatan biasa. Tulisan-tulisan yang berusaha kuabadikan agar bisa kembali kunikmati di setiap pagi. Tidak perlu disebut karya. Karena ini terlalu sederh...
