PART 2

4.1K 363 33
                                        

Rose Pov

Sekarang sudah waktunya pulang sekolah, setelah berpamitan dengan teman baru, aku ingin rasa nya cepat pulang dan disini sepertinya akan turun hujan karena hari begitu gelap yang menandakan akan hujan lebat aku segera keparkiran sepeda ingin mengambil sepedaku.

Tapi setelah aku ingin mengambil sepedaku ternyata, ban sepedaku bocor padahal sebelumnya ban sepedaku tidak apa2, dan sekarang akupun cuma mendorong sepedaku, padahal jarak ke apartemant ku masih jauh, saat pertengahan perjalanan tiba-tiba hujan turun sangat lebat bersama petir sebenarnya aku sangat takut tapi mau bagaimana lagi dijalan ini aku lihat2 sama sekali tidak ada tempat berteduh, aku terus bejalan sambil mendorong sepedaku, aku tidak peduli lagi dengan bajuku yang sangat basah kuyup, yang aku pikir hanya ingin cepat pulang.

Saat masih dalam perjalanan tiba2 ada mobil berhenti disamping aku, saat itu pikiranku sangat kacau, aku sangat takut jika itu adalah seorang penjahat tapi ternyata.
Lisa menghampiri rose dengan jaket yang ditaroh nya diatas kepalanya sebagai payung.

"Kamu ngapain disini hujan2"kata lisa sambil mengarahkan jaketnya tadi keatas kepala rose sebagai payung dan merekapun sekarang bertatapan karena jarak yang begitu dekat.

"Emm aku ingin segara pulang tapi ban sepedaku bocor" ucap rose sambil membuang muka kesana kemari karena gugup.

"Emm yasudah mau aku antar"ucap lisa

"sepertinya tidak usah"ucap rose dan tiba-tiba "dorrrrr!! suara guntur tiba2 saja berbunyi yang membuat rose reflek langsung membuang sepeda yang dia pengang tadi dan langsung memeluk lisa dan lisa sangat terkejut karena hal itu.

"Hey tenanglah, yasudah kamu aku antar saja ya"ucap lisa

"Tapi sepedaku" rose

"Tenang saja, sepeda kamu aku taroh dibelakang kok, gak aku tinggal" ucap lisa sambil tersenyum.

"Oh jadi begini jika dia senyum, sangat manis gak kek disekolah tadi serem banget mukanya" batin rose
"Kamsahamnida" rose

"Yasudah kamu masuk dulu kemobil, biar aku naroh sepeda kamu dulu" lisa. Dan rose membalas dengan anggukan.

Setelah selesai menaroh sepeda rose, lisa segera belari masuk mobil karena hari masih hujan lebat dan dia lumayan basah.
"Rumah kamu dimana" lisa

"Aku tinggal diapartement" rose

"Apa nama apartementnya" lisa

"Apartement Roadhouse Manoban" rose

"Wow kamu tinggal disitu" lisa

"Kenapa kamu terkejut" ucap rose ketus

"Gak, aku kira kamu orang yang sederhana, kamu aja berangkat sekolah pakai sepeda" lisa

"Aku tidak ingin terlalu bermewah-mewah an dan sebenarnya aku tidak ingin tinggal diapartement itu karena terlalu mahal, aku mau tinggal disitu karena appaku" rose

"Ooh ya, menurutku itu tidak mahal" bela lisa karena itu apartemantnya.

"Ya itu menurutmu, menurutku itu sangat mahal" balas rose dengan tatapan tajam.

"Ya walaupun menurut kamu mahal tapi fasilitas diapartemant itu sangat memandai" lisa

"Kenapa kita jadi bahas apartemant sih," ketus rose.

"Yaudah maaf" lisa.

Sekarang terjadi keheningan diantara kami, aku lihat lisa sangat serius mengemudinya, aku jadi merasa bersalah sama dia, sampai akhirnya sampai, baru dia berbicara.

"Kita sudah sampai" kata dia dan hujan juga sudah berhenti.

"Emm iya" kataku

"Biar aku bantu mengeluarkan sepeda kamu" kata lisa, aku keluar dari mobilnya dan dia juga keluar untuk mengeluarkan sepedaku .

"Ini sepeda kamu" ucap lisa tersenyum.

"Iya terima kasih lisa" ucapku tersenyum.

"Omo, kamu tahu nama aku" kata lisa terkejut.

"Emm iya aku tahu nama kamu dari irene" rose

"Apa kamu diam2 ingin mengetahui aku, aku juga liat waktu disekolah kamu terus curi2 padang kn sama aku" ucap lisa dengan nada mengodanya.

"Omo, apa-apaan kamu, aku gak curi2 pandang, itu cuma tidak disengaja saja" ucap rose sambil membuang muka kiri kanan karena mukanya sangat merah.

"Yasudah lah jika kamu tidak mengakuinya tidak apa2" ucap lisa terkekeh.
"Oh ya aku tidak terima karena kita tidak berkenalan secara resmi"ucap lisa dan menjulurkan tangannya ke rose. Rose pikir2 terlebih dahulu ingin membalas jabatan tangan lisa tapi akhirnya dia terima.

"Namaku lalisa manoban" ucap lisa tersenyum manis.

"Nama aku park Roses biasanya dipanggil rose" ucap rose tersenyum

"Aku akan memanggilmu Rosie" ucap lisa lagi sambil tersenyum, senyum lisa tidak pernah luntur, entalah bagi lisa ini adalah hari yang membahagiakan baginya.

"Rosie" ucap rose binggung

"Biar beda, lagi pula itu panggilan sayang aku buat kamu" lisa

Degg
"Apaa" kejut rose

"We slowww slowww rosie" lisa
"Tidak apakan aku memanggilmu dangan sebutan itu" lanjut lisa

Rose pikir2 tidak apa, lagi pula panggilan dari lisa sangat bagus baginya.
" emm yasudah tidak apa" rose

"Yes" ucap lisa
"Yasudah rosie aku pulang dulu ya, sampai ketemu besok disekolah" ucap lisa sambil melambaikan tangannya, rose pun ikut melambaikan tangannya

"BERSAMBUNG"

Semoga syuka part 2 nya ya
Maaf jika penulisannya ada yang salah dan gk nyambung
Jika kalian suka beri 🌟
(Vote and comment)
Dan jangan lupa follow ya
Biar aku semangat

Salam mantap kali kn👍🏻

MY ROSIE  "Chaelisa"Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang