Enam belas-Berlabuh

8 2 0
                                        

Hariku kian sepi
Saat sajak Tuhan mulai memasuki
Dalam ruang yang menghampa
Mengurai asma tiada tara..

Senyum simpul begitu ramai
Ruang ini sangat mendamai
Untuk hati kecil sang pendamba
Pada rindu Tuhan ia menghamba

Senandung doa dipanjatkan
Pada ruang penuh harapan
Ini bukti mahabbah
Sungguh sangat mendesak dada

Ketika air mata mulai berbuih
Tetesannya penuh makna
Sebagai hamba yang bisa berlabuh
Hingga sembilu mengukir asa

Kudus, 26 Januari 2019

Tentang RindukuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang