1

6 1 0
                                    

Aku tidak tahu sudah berapa lama duduk di ayunan taman ini . Mungkin setengah jam . Tapi Anhjong yang menyuruhku bertemunya di sini jam 3 sore , tapi sampai sekarang dia belum juga datang . Aku ambil hp untuk mengirim pesan ke Anhjong .

You : "Anhjong kau dimana?"

Jongjong : "Aku dijalan , tenanglah"

Tidak lama setelah aku membuka pesan , orang yang aku tunggu datang sambil berlari .

"Ayo cepat , kita sudah ditunggu " tanpa meminta izin dia langsung menarik tanganku lalu berlari .

" Kau yang membuat kita terlambat " .

****

" Wahhh daebak , akhirnya aku bisa masuk gedung ini " Aku membuka mulut dan mata lebar lebar karena senang bisa ke tempat ini .

" Tutup mulutmu , bisa bisa gedung ini nanti kau makan " celetuk Anhjong .

"Aku ingin memeluk gedung ini ...."

BUG!!

Saat aku merentangkan tanganku berniat memeluk gedung bighit meski itu tidak mungkin , tapi tangan kiriku malah lebih cepat mendarat di dada bidang laki laki yang mengenakan pakaian serba hitam dengan topi hitam dan masker hitamnya .

"Joesonghamnida " ucapku sambil membungkukkan badanku . (Aku minta maaf)

Tapi dia tidak menjawab permintaan maafku . Dia malah berjalan begitu saja melewati aku dan Anhjong .

" Apa dia idol ? " Tanyaku tanpa mengalihkan pandanganku ke lekaki yang sudah masuk kedalam gedung bighit.

" Kalau dia idol , berarti idol itu sombong ? Ishhh aku tidak suka idol " celetuk Anhjong sembari tangan yang dilingkarkan di atas dadanya itu .

" Ya palli , kita masuk saja " kataku sambil melangkahkan kakiku meninggalkan wanita malah berekspresi kesal itu .

Setelah masuk dan menemui Appa nya Anhjong , kami diajak bertemu dengan seorang lelaki yang aku tidak tahu pasti dia siapa tapi jika dari segi penampilan biar aku tebak sepertinya dia seorang pemimpin disana bisa CEO atau PD .

" Ok kalian mulai kerja besok mulai jam 7 malam sampai para idol selesai latihan " tanpa basa basi lelaki itu membuka pembicaraan yang langsung ke intinya .

" Ye? Kerja ? " aku tidak tahu apa telinga ku masih berfungsi atau tidak . Tapi aku benar benar mendengan kata 'kerja' .

" Iya , kalian besok mulai kerja . Tugas kalian hanya membersihkan dan membereskan . Sudah jelas ? Saya permisi ada urusan yang harus saya bereskan " tanpa awalan pembicaraan dan sekarang tanpa penutup pembicaraan dia langsung keluar ruangan meninggalkan aku dan Anhjong .

" kenapa kau tidak memberi tahuku ? " tanyaku bingung .

"Aku juga tidak tahu Nana -ya ." Jawabnya .

Aku juga bisa menebak bahwa Anhjong tidak tahu soal ini . Karena jika tahu mungkin dia akan menolak appa nya untuk datang kesini . Dia akan memilih menjadi karyawan mini market dibanding berkerja ditempat para idol-idol Korea . Anhjong tidak membenci para idol dia cuma tidak suka karena menurut dia para idol itu sombong , itu yang membuat dia tidak menjadi anak kpop .

" kajja "

" eodiga ? " tanyaku

" Pulang . Apa kau akan menginap disini?" Jawabnya dengan nada datar .

" jika aku mau , apa bisa ? " ledekku .

" silahkan sajah " jawabnya singkat . Aku tahu jika dia sedang kesal karena perkataannya akan singkat sekalih berbeda saat dia sedang senang . Dia bisa berbicara dua hari tampa berhenti . Itu kelebihan dia .





Siapa lelaki serba hitam itu ?
Like and coment
Thankyou ❤






FIREFLIES • MIN YOONGITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang