Setelah ayah nya pulang, Jennie masih diam terpaku di sofa, ia tak habis pikir dengan ayahnya, mengapa harus ia yg dijodohkan.lagi pula perjodohan ini secara paksa dan dilakukan secara sepihak tanpa persetujuan dari Jennie
Ia sangat pusing, Jennie mengacak acak rambutnya frustasi, bagaimanapun juga ia tak ingin dijodohkan dengan lelaki pilihan ayahnya itu
Pagi ini Jennie bangun lebih awal karena ia ingin membeli belanja bulanan di supermarket didepan apartemen nya, sekalian menghirup udara pagi
Tak butuh waktu lama, sekarang ia sudah di lantai satu, ia segera menyeberang jalan,karena supermarketnya ada di seberang jalan
Sesampainya di depan supermarket,ia segera melangkah kan kakinya
"Anyyeonghaseyo" sapa Jennie seorang gadis yg berjaga di kasir
Gadis itu tersenyum dan membungkuk hormat ke Jennie
"Anyyeong Jennie-ssi"
"Ingin berbelanja bulanan Jennie-ssi?" tanya gadis itu, dia sudah hafal, jika di awal bulan Jennie pasti selalu ke sini untuk berbelanja kebutuhan nya selama sebulan
Jennie terkekeh "Kau sudah sangat hafal dengan kegiatan ku, Yuna-ssi"
"Tentunya,nikmati waktu berbelanja mu Jennie-ssi jika ada kendala kau bisa panggil aku" ucap nya
"Iya"
Jennie segera mengambil trolly dan mendorong nya, ia mulai ke tempat mie,ia memilih beberapa mie untuk stocknya selama satu bulan, setelah memilih mie, ia beralih ketempat kopi dan gula, karena ia sangat suka mengopi
Jennie terlihat kesulitan untuk mengambil gula yg ada di rak paling atas, tubuh nya tak sanggup untuk menggapai gula tersebut, sehingga ia harus berjinjit
Saat tangannya hampir sampai menggapai gula tersebut, ada sebuah tangan yg lebih dahulu menggapai gula tersebut
Bisa dilihat itu tangan dari seorang lelaki
"Aku bantu ambilkan" ucap lelaki tersebut
"ini gulamu" ia memberikan gula tersebut
"Kamshaimnida" Ucap Jennie
Kalau dilihat dari penampilan nya, ia seperti CEO, tampilannya sedang memakai jas lengkap dengan dasi nya
"Ya sudah,aku duluan ya" ucap lelaki tersebut
Padahal Jennie baru saja ingin mengajak nya berkenalan,tapi ua sudah pergi, ah sudahlah, mungkin ia harus buru buru ada urysan mendadak
Setelah trolley nya penuh dengan barang yg dibelinya, Jennie berjalan ke arah kasir dan membayarnya
Setelah membayar,Jennie merasa lapar,ia pergi ke kedai roti bakar yg ada di samping Supermarket tadi,
"Berapa ahjussi totalnya?" tanya Jennie
"25.000 won"
Jennie langsung mengeluarkan lembaran uang dam memberikan nya kepada Ahjussi tersebut
"Kamshaimnida" ucap nya ramah
Diperjalanan pulang, ia sedikit kesusahan ketika membawa barang belanjaannya, sehingga ia berjalan sedikit sempoyonganan
Lagi lagi ada sebuah tangan lagi menarik kantong belanjaannya tadi
"biar aku bantu" ucap nya
Ternyata ia adalag lelaki yg membantunya mengambil gula di supermarket tadi,
"Oh, kau?yg tadi menolong ku mengambil gula kan?"tanya Jennie memastikan,ia yakin ini lelaki yg di supermarket tadi
"Ah iya" ia tersenyum
Lelaki tersebut mengambil alih barang belanjaan Jennie, yg membuat nya sedikit terkejut atas tindakannya
"Biar aku yg bawah, di mana tempat tinggalmu?" tanya nya sekali lagi
"Tidak usah, aku bisa sendiri" tolak Jennie secara halus
"Kau tidak akan bisa membawanya ini sendiri" lelaki tersebut terua meyakinkan Jennie
Jennie menolaknya "Aku sudah biasa membawa sendiri ke atas sana" Ucap nya sambil menujuk apartemen nya dengan dagunya
"Oh, kau tinggal disana?" tanya lelaki tersebut
Jennie hanya berdehem
"Hmmm"
"Kau yakin tidak butuh bantuan ku?" tanya nya lagi
"tidak, sekali lagi terima kasih" ucap Jennie, ia segera meninggalkan lelaki tersebut
Lelaki tersebut membuang nafasnya kasar "Hufft.."
****
Walaupun Jennie sedikit kesusahan membawa barang belanjaan nya sendiri, akhirnya ia sampai juga di apartemen nya, saat hendak menekan password ia melihat Jimin yg menyender di dinding sebelah pintu.
"Lho?Jimin?"Ucap Jennie
"Sudah pulang?"tanya Jimin
"Hm, iya nih, sudah lama nunggu di sini?" tanya Jennie merasa tak enak melihat Jimin yg menunggu nya
"tidak terlalu" ucapnya dengan senyuman yg mengembang sehingga membentuk eye smile
"ya sudah, ayo masuk" Jennie segera menekan password apartemen nya
Mereka sekarang sudah berada di ruang keluarga,tepatnya di ruang tempat Jennie bersantai sambil menonton Tv dan melepas lelahnya sehabis bekerja
Ia pergi ke dapur untuk membuat kan Jimin minuman dan menaruh barang belanjaan nya tadi
"Ini Jim, silahkan diminum"Jennie menaruh nampan yg di atas nya ada gelas yg berisi kopi hangat
Jimin hanya tersenyum
"Hari ini jalan jalan lagi yuk" ajak Jimin lalu ia meminum kopinya
Jennie segera duduk tepat di samping Jimin
"ya udah, ayuk" senyuman Jennie mengembang,ia segera bangkit dari tempat duduknya
"Beneran nih, kamu mau?" tanya Jimin memastikan
"Iya, mau" Ya iya lah, siapa sih yg ga mau jalan berdua sama doi, wkwk
"ya udah aku ambil tas dulu ya.."
Gimana nih, kira kira ada yg bisa tebak ga, siapa cowok yg bantuin Jennie ngambil gula tadi?
Sabar kok, ini baru awalnya aja, nanti di part yg selanjutnya akan bermunculan konflik"
Kalian lebih suka JenMin, JenKai, atau Jimin dan Author?😜
Jgn lupa buat selalu streaming Boy with luv ya💜💜
KAMU SEDANG MEMBACA
Remember Me Back [JenMin]
Fiksi RemajaMenceritakan kisah percintaan Jennie dengan Jimin.Dimana Jennie akan menikah dengan Jimin yg kehilangan ingatannya. Akankah Jennie dapat membantu Jimin mengingat kisah sebelumnya? "Bisakah kau ingat aku kembali Jim?" . . Udah baca jgn lupa votenya...
![Remember Me Back [JenMin]](https://img.wattpad.com/cover/177102143-64-k814345.jpg)