Hayu dung, divote jgn cuma baca doang:
Ya, sekarang mereka sedang berada di MRT,Jimin sengaja mengajak Jennie untuk naik MRT biar hemat ongkos katanya,
Rencananya Jennie ingin mengajak Jimin jalan jalan Ke Hongdae.ada alasan tertentu Jennie mengajak Jimin ke Hongdae.dulu saat Jimin belum kehilangan ingatannya,mereka sering jalan jalan kesini sambil melepas penat seharian bekerja di kantor
Jennie harap, perlahan ingatan Jimin kembali.
Mereka sekarang sudah berada di kerumunan orang orang, lumayan ramai sih,
Tangan Jimin perlahan menggenggam jari jemari Jennie, sangat erat, ia menggenggam nya dengan sarat erat. Jennie melihat kebawah, ke arah tangannya, bibir membentuk garis lengkungan, ya, sebuah senyuman.
"Disini ramai, aku takut kita terpisah" ujar Jimin sangat lembut,dari ucapannya saja, bisa dilihat betapa khawatir nya jika ia terpisah dengan Jennie nanti
"Ada sesuatu yg mau kamu beli, Jim?"tanya Jennie di sela sela perjalanan mereka, tak lupa dengan tangan yg masih menggenggam satu sama lain
Jimin sangat fokus memandangi keramaian sampai sampai ia mengacuhkan pertanyaan Jennie tadi
Jennie menghentikan langkahnya, sehingga oromatis Jimin juga akan memberhentikan langkahnya.
"Eh, kenapa Jen?" tanya Jimin, sepertinya ia benar benar tidak mendengar pertanyaan Jennie tadi
"aku tadi nanya sama kamu, ada yg mau kamu beli?" gerutu Jennie, dengan raut wajah yg sebal
Jimin terkekeh, seperti tidak menyadari kesalahan nya yg mengacuhkan Jennie tadi"Oh, maaf, aku tidak mendengar pertanyaan mu tadi, aku sangat fokus dengan jalanan ini" ujar Jimin
"Jennie?" panggil Jimin,
"mwo?"
"Ah, tidak apa apa, ya sudah ayo kita lanjutkan" Jimin segera melanjutkan jalannya, tak lupa dengan menggenggam jari jemari perempuan yg ada disampingnya ini.
Kepala Jimin terasa sangat pusing,du dalam otaknya seperti memutar ingatan masa lalunya, saat ia sedang berjalan berdua dengan seorang gadis. Wajah gadis itu terlihat tidak jelas, tapi dari tinggi badan gadis itu mirip dengan Jennie.
Ya, ia yakin, itu Jennie
Jimin mengingat nya, disaat ia sering berjalan bersama Jennie dulu
Jimin spontan melepas genggaman nya, dan tangan nya beralih memegang kepalanya "Akh.."rintihnya
Melihat Jimin kesakitan seperti itu,Jennie segera memberhentikan langkahnya dan mensejajarkan tubuh nya
"Jimin, kepala mu sakit lagi ya?" Ucap Jennie, terlihat dari raut wajahnya ia sangat cemas
"Akh, sakit..." Ingatan masa lalunya itu terus memutar,bahkan ingatannya itu memutar dengan sangat cepat tanpa henti
"Jimin, ayo duduk dulu" Jennie menuntun Jimin untuk duduk di bangku yg telag disediakan di pinggir jalanan Hongdae
Perlahan,rasa sakit dikepala Jimin hilang "Iya, aku ingat.." ucap Jimin.
Keringat dingin turun dari dahinya.
"Aku ingat, Jen"
"Kau..kau--" Jimin memotong perkataan Jennie
"Iya, aku ingat, dulu aku pernah ke tempat ini, bahkan sering, aku datang bersama seorang gadis" Jimin menjeda sedikit ucapannya, melihat Jimin yg menjeda ucapannya itu, Jennie menunggu Jimin untuk melanjutkan ucapannya tadi
"Wajah gadis itu, terlihat samar samar, tapi kalau dilihat dari tinggi nya, terlihat seperti...kau" ujar Jimin, tapi dari ucapannya tadi ia sedikit ragu
"Akh, aku tak bisa mengingat betul bagaimana wajahnya, Jennie ah!" Jimin kesal
"Tapi, aku masih ragu, jika itu adalah kau" ucap Jimin
"Tak apalah, jika kau tidak bisa mengingat nya, tidak usah dipaksakan" ucap Jennie, walaupun sebenarnya,ia berharap Jimin dapat mengingat nya, tapi jika terus terusan di paksa, itu akan membuat kepala Jimin sakit jika dipaksakan untuk mengingat
"Jennie ah" panggil Jimin sambil menatap kedua manik Jennie
"Aku yakin itu kau, tapi sayangnya aku tak dapat mengingat nya" ujar Jimin,ia semakin dalam menatap kedua manik tersebut
Jennie hanya diam, menyimak semua perkataan Jimin
"Jennie, aku, menyukai, mu" ucap Jimin dengan menekan setiap katanya. Jika di dengar ucapannya itu sangat tulus
Jennie membeku, ia syok, Jimin bilang kalau ia menyukai nya
"Kau dengar aku? Aku menyukai mu" Jimin mengulang ucapanny
Telinga Jennie seperti tuli, perkataan Jimin 'aku menyukaimu' terus mengulang ulang di ingatannya
"Ehm..ya.. Ak-aku-mendengarnya" Jawab Jennie kikuk
"Aku hanya menyukaimu, belum mencintaimu, tapi suatu saat nanti aku pasti akan mencintai mu" Ucap Jimin dengan penuh penekanan
KAMU SEDANG MEMBACA
Remember Me Back [JenMin]
Novela JuvenilMenceritakan kisah percintaan Jennie dengan Jimin.Dimana Jennie akan menikah dengan Jimin yg kehilangan ingatannya. Akankah Jennie dapat membantu Jimin mengingat kisah sebelumnya? "Bisakah kau ingat aku kembali Jim?" . . Udah baca jgn lupa votenya...
![Remember Me Back [JenMin]](https://img.wattpad.com/cover/177102143-64-k814345.jpg)