"Jeon Jungkook bukan
lawan yang mudah."
-Kim Taehyung-
🌷🌷🌷
Benci itu beda tipis dengan cinta.
Seorang Kim Taehyung mengakui itu.
Yah, ia mengalaminya.
Gadis Chou yang pernah ia benci, ia menaruh hati padanya sekarang.
Itu bermula ketika gadis dengan marga Chou itu terjatuh dari posisi Elevator-nya.
Taehyung yang terus memerhatikan Tzuyu dari awal acara dimulai, menangkap pucatnya wajah yeoja itu.
Sebenarnya, saat Tzuyu terjatuh, Taehyung adalah namja yang pertama kali membantunya.
Namun saat ia ingin menggendong yeoja itu, ia merasa ngilu di pergelangan tangannya.
Namja itu teringat bahwa kemarin malam, tangannya terkilir akibat terlalu rajin menulis.
Maka dari itu, Taehyung buru buru ke Ruang Olahraga, berniat mengompres tangannya dengan handuk kecil yang direndam air hangat.
Sayangnya, setelah ia merasa pergelangan tangannya baikan, Taehyung mendapati yeoja yang penuh senyuman itu sudah dibawa pergi oleh seorang namja bermarga Jeon.
Jeon Jungkook.
~🌷~
"Taehyung-ah!"
Kedua sudut bibir Taehyung terangkat begitu saja ketika Tzuyu memanggilnya.
Namja itu melepas kacamatanya dan meletakkan buku saku Kimia-nya.
"Ada apa?"
"Ooo, jangan berpura-pura lupa Ketua Kelas. Kau janji mentraktirku es krim."
"Tentu aku tidak melupakannya. Bagaimana kalau Minggu ini? Siang hari di Mall X?"
Tzuyu mengingat-ngingat jadwalnya minggu ini.
Tiba tiba sebuah ide tercetus di otaknya.
"Baik, aku bisa Minggu ini. Tapi aku akan membawa teman. Kau tahu sendirilah, berjalan berdua saja itu... Akan membuat kita canggung."
Taehyung sekilas kecewa, pasalnya ia ingin jalan hanya berdua dengan yeoja itu.
Tapi tak apa, mengingat alasan bijak dari Tzuyu.
"Kalau begitu aku juga akan membawa teman."
"Kkeol. Handphonemu?" (Setuju)
"Handphone?"
Taehyung mengeluarkan handphonenya begitu Tzuyu juga mengeluarkan handphonenya.
Tzuyu mengambil handphone itu dari genggaman Taehyung.
"Kau membutuhkan nomorku, pasti."
Yeoja itu terkekeh, sedangkan Taehyung mati matian berusaha menyembunyikan kegirangannya.
Dengan cepat Tzuyu memasukkan nomornya ke handphone Taehyung, kemudian mengembalikannya.
"Ah! Akhirnya aku akan refreshing! Gomawo Taehyung-ah!"
"Eo,"
~🌷~
"Apa? Kau tak bisa?"
"Iya, aku tak bisa."
Tzuyu menghela napas kecewa gara gara sahabatnya. Padahal ia berniat mengajak Sana ketemuan dengan Taehyung.
"Aduuuh, padahal aku sudah bilang ke Taehyung kalau aku akan membawa teman."
"Bagaimana kalau kau mengajak Jungkook?"
"Jungkook? Oh, kau benar juga. Aku akan berterima kasih kepada namja itu dengan mengajaknya jalan jalan saja Minggu ini. Tapi bagaimana memberitahunya untuk membatalkan janji kami hari ini?"
"Telpon saja dia."
"Aku tidak sedekat itu dengannya, aku tidak punya nomornya."
"Yya, sahabatmu ini ahli pakar cowok tampan! Aku punya nomornya!"
"Jjinjja? Kau hebat Sana-ah!" (Benarkah)
Ya, hari ini Tzuyu mendapatkan dua nomor telepon namja yang tampan. Jeon Jungkook dan Kim Taehyung.
Tzuyu segera menelepon namja itu, mumpung jam kosong.
"Nugu-sseo?" (Siapa ini)
"Chou Tzuyu yang cantik dan manis disini."
"Yya! Bagaimana kau dapat nomorku?"
"Ah! Itu tidak penting. Pokoknya hari ini tidak jadi ketemuan di Kafe."
"Wae? Lalu kapan?"
"Hari Minggu di Mall X. Siang hari."
"Baiklah, aku yang jemput."
"Memangnya kau tahu rumahku dimana?"
"Itu urusanku, kau hanya perlu berdandan agar cantik saat berjalan denganku."
"Hey! Kau pikir kita akan berkencan?"
"Bukan itu maksudku. Kau akan terlihat jelek jika tanpa dandanan. Aku tak mau kau kebanting dengan ketampananku."
"Enak saja mengataiku jelek! Awas saja kalau sampai terpukau denganku!"
~🌷~
Sana menghapus air matanya yang mengalir di pipinya.
Ia cabut dari kelas hanya untuk menangisi dirinya di toilet.
Menyedihkan, sungguh.
Kau benar benar bodoh Minatozaki Sana.
Taehyung menyukai Tzuyu.
Dan itu fakta.
Kau harus belajar merelakan.
Keputusanmu untuk tidak ikut bersama Tzuyu Minggu ini itu tindakan yang tepat.
Kenapa kau malah menyesalinya?
Tuhan.
Mengapa aku mencintai seorang Kim Taehyung?
:)
Uaaaaaa....
Eji seneng banget karena cerita ini didukung sama kalian..
Tetap vote dan comment ya...
Karena Eji jadi semangat kalo banyak yang nge-vote sama comment.
Kalau ada yang mau ngasih kritik saran boleh, kok.
Eji love youuuuuu😘😘😘
KAMU SEDANG MEMBACA
Behind Her Smile [COMPLETED]
Fiksi PenggemarTzuyu and her beloved fate, Jungkook. Written in Bahasa, 2019.
![Behind Her Smile [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/186176330-64-k430881.jpg)