Chapter 16

751 112 6
                                        




"Aku harusnya tahu, bahwa menyukaimu adalah

salah satu kesalahan terbesar yang pernah aku lakukan."

-Minatozaki Sana-


🌷🌷🌷


"S-Sunbaenim, maafkan aku,"

Tzuyu tertunduk begitu kakak kelasnya itu tak sengaja ia tabrak.

Namanya Kim Sara, kakak dari Kim Jeanie.

Tak berbeda jauh dengan adiknya, Sara juga dikenal sebagai jagger di antara para yeoja Kelas 12.

Dan tentunya, Sara selalu berkeliaran dengan membawa komplotannya.

Seperti saat ini, di toilet sekolah yang sepi saat pelajaran terakhir.

"Tunggu sebentar,"

Badan Sara menghalangi Tzuyu keluar dari toilet.

Tangannya memaksa naik dagu Tzuyu, membuat yeoja itu lurus menatap lawan bicaranya.

"Anak-anak. Bukankah ini gadis yang murahan itu?"

"Eo, kau benar, Sara-ah. Dia yang mengambil pangeran pangeran sekolah."

Temannya yang lain menyahut setuju.

"Wanita murahan? Apa maksudmu?"

Tzuyu menatap bingung.

"Apakah saking bodohnya dirimu sampai-sampai mengira kami tidak tahu kau berkencan dengan tiga namja sekaligus?"

B-Bagaimana mereka tahu?

Tapi tetap saja.. Itu bukan kencan.

Sara mendorong yeoja itu dengan telunjuknya, membuat Tzuyu terpojok di dinding.

"Kau mengambil Jeon Jungkook? Namja itu terlalu tampan jika harus disandingkan dengan gadis busuk sepertimu, Chou Tzuyu."

Tzuyu rasanya ingin meninju wajah menyebalkan itu.

Namun, ia memutuskan untuk bersabar.

"Kim Taehyung juga? Woah! Daebak! Anak kepala sekolah, pintar dan juga tampan. Hey, jangan bilang kau ingin menyerap semua harta mereka? Dasar gadis mata duitan!"

Tzuyu menggeleng cepat.

Tidak pernah terbersit sekalipun di otaknya tentang kekayaan namja namja itu.

"Dan... Park Jimin? Dia terlalu terkenal meskipun dia dari sekolah sebelah. Kau hanya pantas menjadi pembantu di rumahnya, hey! Aku lebih cocok dengannya!"

Mata Tzuyu membulat marah.

Seenaknya saja membandingkan dirinya dengan Jimin.

PLAK!

Sara memandang Tzuyu penuh kebencian, yang dibalas dengan tatapan ketakutan.

"S-Sunbaenim. A-Aku.."

Tzuyu kelepasan menamparnya tadi.

Tzuyu hendak memeriksa pipi Sara yang memerah, namun segera ditepis keras.

"Anak-anak. Hukum gadis tak tahu diri ini!"

Behind Her Smile [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang