"Aku sedang berbohong apabila aku mengatakan bahwa aku tak rindu padamu."
-Chou Tzuyu-
🌷🌷🌷
"Maukah kau membantuku menjadi pacar seorang Myoui Mina?"
Ia langsung memutuskan sambungan telepon.
Jungkook yang sudah waspada akan terjadinya kronologi ini, buru-buru meraih mantelnya, melajukan mobilnya ke tempat Tzuyu berada.
Ia harus memastikan gadis itu tidak apa-apa.
Jalanan kota cukup padat, membuat Jungkook semakin risau dengan keadaan Tzuyu.
Ia tahu gadis itu memiliki hati yang sangat rapuh.
Hujan malah memperburuk keadaan, terus mengguyur tak tahu diri.
Jungkook mencoba untuk menelepon Tzuyu kembali.
Ah, tidak diangkat.
Namja itu mengumpat, memukul setirnya.
Jungkook kembali menelepon ulang pemilik nomor tersebut. Berulang kali.
Sementara mobilnya mulai membelah jalanan yang berangsur sepi.
~🌷~
Tzuyu tak dapat membendung air matanya lebih lama lagi.
Ia segera berpura-pura mendapat telepon dari ibunya.
Ia pamit kepada Jimin dengan alasan ibunya masuk rumah sakit.
Jimin yang awalnya ingin mengantar Tzuyu pulang, langsung ditolak halus.
Rumah sakitnya dekat, Tzuyu beralasan dengan penuh dusta.
Akhirnya, keduanya memisahkan diri, menuju tujuan masing-masing.
Namun, Tzuyu tak memiliki tujuan.
Ia tak ingin pulang, itu akan membuat mood-nya semakin buruk.
Tzuyu kemudian memutuskan berjalan kaki tanpa arah.
Hujan membasahi dirinya.
Guntur menyambar entah untuk keberapa kalinya.
Tzuyu teringat sebuah ungkapan.
'Aku selalu suka hujan-hujanan. Karena saat hujan, tak ada yang tahu bahwa aku tengah menangis'
Tzuyu membenarkan ungkapan tersebut.
Air matanya mengalir tanpa henti.
Sialan kau air mata, sama saja dengan hujan.
Tzuyu merasa handphone di tas kecilnya terus bergetar.
Namun ia sudah tak peduli.
Selama ini dia sudah sering bersabar.
Mengapa belum ada satupun ganjaran untuknya?
KAMU SEDANG MEMBACA
Behind Her Smile [COMPLETED]
Fiksyen PeminatTzuyu and her beloved fate, Jungkook. Written in Bahasa, 2019.
![Behind Her Smile [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/186176330-64-k430881.jpg)