Matamu laksana samudera yang biru
membuatku hanyut tenggelam dalam hasrat tak berkesudahan.
Pejamkan kedua matamu, peluk aku dalam cinta yang di ridhoi-Nya.
Aroma tubuhmu harum bak seribu bunga, dipenuhi gemerlap bintang, biarkan aku berada diantara tangkai-tangkainya.
Surgaku hadir malam ini
di malam terindah kita.
***
-s
KAMU SEDANG MEMBACA
Dislokasi Hati
PoesíaJika api mampu melumatkan besi, maka puisi mampu meluluhkan hati. Jangan sampai tergelincir, aksara yang tertera merupakan wacana tokoh dengan dirinya sendiri. enjoy :)
