Ke Langit yang sama
kita menatap
Ke Hati yang berbeda
kita menetap.
***
-s
KAMU SEDANG MEMBACA
Dislokasi Hati
PuisiJika api mampu melumatkan besi, maka puisi mampu meluluhkan hati. Jangan sampai tergelincir, aksara yang tertera merupakan wacana tokoh dengan dirinya sendiri. enjoy :)
