Memberanikan diri

47 4 2
                                        

Satu yang menjadi keinginanku,yaitu ingin mengenalmu lebih jauh lagi

~Steffy Almira
.
.
.
.
.

Setelah semalaman merenung,Steffy membulatkan tekad mencoba untuk memberanikan diri berkenalan dengan si Damar Damar itu.


Kelas XI IPA 3

"Dissa,aku pengen coba kenalan sama Damar" Ungkap Steffy lirih.

"What?? Yakin?? Ntar kalo di tolak gimana??" Seru Dissa kaget.

"Ck! Harusnya dukung kek gimana gitu,ini malah jatuhin."

"Yaudah Maaf. Ya itu sih tergantung sama kamu,kamu mau deketin ya silahkan berusaha. Semangat bebeh"

"Yayaya..Jadi males aku ngomong sama kamu."

"Up to you,bebeh."

Steffy mendengus kesal. Memang seperti itu lah jika bercerita dengan Dissa. Kadang nyambung,kadang enggak. Bikin emosi terus pokok nya.

✈✈✈✈✈

Saat bel istirahat berkumandang dengan lantangnya,disitulah puncak panantian bagi para siswa yang sudah menantinya sangaaaat lama. Tak terkecuali dengan Steffy dan Dissa.

"Steff,kamu jadi kan mau nyamperin Damar?"

"Rencana nya sih gitu,tapi aku grogi nih,deg-degan anjir." Ungkap Steffy sambil mengusap usap dadanya.

"Ya udahlah,nanti juga bakalan hilang deg-degan nya. Cus ke kantin yok!!" Ajak Dissa dan langsung menarik lengan Steffy dengan semangat.

Di tengah tengah perjalanan mereka ke kantin,Dissa tak sengaja melihat Damar yang sedang duduk  sendiri di pojokan.

"Eh Stef!! Itu Damar kan??" Seru Dissa sambil menunjuk ke arah yang di maksud.

"Mana sih??" Tanya Steffy sambil celingukan.

"Itu tuh,yang dipojok kanan!!"

"Eh iya itu Damar!!" Ungkap Steffy pelan.

"Samperin gih,ajak kenalan." Goda Dissa sambil menyenggol bahu Steffy.

"Doain lancar ya!!" Ucap Steffy tanpa suara sambil berlari.

Dissa hanya mengangguk lalu menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah Steffy.

Emang dasar tuh bocah,baru tau rasanya jatuh cinta ya begitu tuh! Ungkap Dissa dalam hati.


✈✈✈✈✈

TBC

Oke guys,

Terimakasih sudah membaca dan kalo kalian suka,bisa tinggalkan vote dan comment yaa😊
Sampai jumpa di next part😉

Salam


Author


KamuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang