Lebaran with mantan.

314 41 43
                                    

Taehyung: gaesss😭
Taehyung: Minal aidzin walfaizin ya bangsat 🙏
Taehyung: maafin semua kesalahan gue meskipun gue gak punya salah 🙏
Taehyung: Masya Allah  taehyung ganteng ❤️

Niall: lebay amat. 🙄

Jimin: iya epribadehh, maafin gue ya 🙏

Harry: Jimin gausa dimaafin, tuman.

Jimin: Astagfirullah Harry 😭

Zayn: guys, sini kerumah aing. Banyak makanan.

Jungkook: Masya Allah abang gue langsung melesat jen..

Dirumah jenal
•••

"

Assalamualaikum!"  Teriak Niall dari luar."

Datang Zayn membukakan pintu.

"Walaikumsalam, ehh kambing hago, sini masuk."

"Ehh iya kodok zuma, makasih lhoo" balas Niall tak mau kalah.

"Aduuhh kok gemesin ya, jitak boleh?"

"WOYYYYY...."

Dari ujung sana nampak manusia lari terbirit-birit.

"Jehh,, kolor optimus ngapa dah lu kesini juga?"

Sambutan Niall kepada Suga, yang baru saja tiba.

"Assalamualaikum," napas Suga terengah-engah.

"Kumsalam,"

"Hauuuus"

Suga pun langsung melesat kedalam, mencari sesuatu yang dapat ia minum.

"Tuh orang ngapa dah?"

"Sabodo teuing, kuy lah masuk yell."

Didalam, Niall bersalaman dengan kedua orang tua Zayn serta adik-adiknya. Tak lupa juga Suga ia jitak karena sangat memalukan. Makan banyak, gak pelan-pelan.

Pls Niall Lo harus ngaca.

"Duduk Niall, kita makan bersama." Kata ibu Zayn dengan ramah.

Tanpa disuruh pun, Niall memang sudah menarik makanan dimeja kehadapannya.

Tok..tok...tok....

"Adwa tamwu Jwen, bukwain pwintu ngwapa." Perintah Suga dengan mulut dipenuhi makanan.

"Eitt dah koreng badak, nyuruh mulu lu bgsd."

Zayn pun beranjak membukakan pintu,
Lihat siapa yang datang.

"Gigi?" Ekspresi Zayn langsung berubah bingung.

"Minal aidzin wal Faizin yaa, zayn," katanya. Zayn hanya mengangguk.

"Umi, Abi ada?" Tanya gigi lagi, tapi Zayn tak menjawab. Dia masih tidak menyangka.

"Zayn?"

"Iya,gi. Kenapa?"

"Emak bapak Lo ada kagak? Yaelahh bocah malah bengong!" Yang tadi anggun kini berubah jadi sangar. -_-

"A-ada kok, masuk aja, gi."

Zayn & Gigi pun masuk.

"Gigi..." Teriak umi Zayn ketika melihat gigi. Ia langsung beranjak dan memeluknya.

"Kemana aja,nak?"

"Ada kok, Tante." Jawab gigi.

"Jadi pengen ikut pelukan," celetuk Suga. Tak lupa Niall dengan centong nasi langsung menggeplaknya.

"Sini ikut makan.." Ajak  sang Umi.

"Iya,tan."

Dan mereka pun makan bersama. Tapi Zayn, dia masih kebingungan. Bagaimana mungkin sang mantan yang sudah lama tak ada kabar, tiba-tiba muncul dengan membawa sejuta kerinduan. '-'

"Ihh makannya banyak banget, gak pernah makan enak yaa kalian?" Celetuk Gigi melihat vorsi makan Niall & Suga yang kelewat standar.

"Eitt dah, cantik-cantik omongannya pedes banget. Siapa sih jen?" Tanya Niall.

"Dulu, dia pacarnya Zayn." Jawab Umi.

"Dulu? Kalo sekarang?" Tanya Suga.

"Lu berdua gak usah kepo deh, makan tinggal makan." Timpa Zayn disambili dengan lemparan butiran lontong kearah dua dedemit itu.

"Sakit bego!"

"Zayn, makanan gak boleh dilempar-lempar. Sayang."

"Makan yang banyak yaa, gi. Biar gemukan." Kata Umi.

"Iya,Tante." Gigi tersipu malu.

Giliran gue udah gak ada perasaan apa-apa, kenapa Lo balik? Dulu pas gue lagi sayang-sayangnya, Lo kemana?

"Jaenudin!"

"Kaget woyyy!"

"Lu ngapa dah bengong? Liat noh opor lu dicolong Niall," Suga.

"Mubadzir kalo cuma diliatin doang, mending gue samber." Kata Niall membela diri.

"Lo abisin aja deh,yell. Gue lagi gak mood makan. Zayn ke kamar dulu ya. Assalamualaikum." Zayn pun beranjak.

"Bocah ngapa yak?"

"Tante, Gigi nyusulin Zayn yaa."

"Ke kamarnya? Gak boleh, cewek cowok gak boleh berduaan, nanti ada setan," kata Suga.

"Yaudah Lo ikut," Gigi langsung menenteng Suga untuk ikut kekamarnya Zayn, agar tidak timbul fitnah.

"Ehh ehh ehh..." Ditengah jalan Suga berontak.

"Kenapa sih Lo?"

"Ehh mbak, Lo kira gue cucian kotor main lu tenteng aja? Gue juga bisa jalan sendiri," protes Suga tak terima.

"Bodo."

"Gue gak mau ya ngeliatin orang pacaran, mendingan gue makan."

"Ehh berak cicak, Lo sendiri yang bilang cewek cowok gak boleh berduaan, dosa. Kalo lu gak ikut berarti Lo membiarkan dosa itu terjadi. Nah Lo lebih dosa!"

"Bener juga, yaudah kuy lah." Suga pun nyelonong gitu aja.

"Woyy kampret itu kamar mandi, kamar Zayn sebelah sana!"

"Lah? Udah pindah?"

"Bodoamat! Bodoamat! Bodoamat! Bodoamat! Bodoamat! Bodoamat! Bodoamat! Bodoamat!"

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Assalamualaikum ❤️

Minal aidzin walfaizin semuanya 😭

Maaf baru update part lebaran daha lebaran dah kelewat.

Maaf banget ya maaf maaf maaf.

Lupa, sumpah :v

Tetep comment & vote terus ya. Jangan bosan-bosan pokoknya. ❤️

Makasih semua ARMY & DIRECTIONERS udah setia baca. Apalagi kalo nyempetin follow author, makasih banget. ❤️

Nantikan next part nya yaa,, segera di post kok. ❤️

Wassalamualaikum!

1D Somplak Vs BTS Koplak (GroupChat)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang