5. ❤ Myth And Fireflies ❤

3.7K 728 243
                                    



~~~

Happy Reading

~~~

Wajah tampan Juan Kim nampak berubah, Myth ikut menatapi helaian daun itu.

"Daun maple bersisi delapan?"

"Myth kau tahu ini jenis pohon maple apa?" Kini ia menatap sosok yang lebih mungil.

Myth menggelengkan kepalanya, ia tak tahu itu jenis pohon maple apa, karena baginya semua maple terlihat sama.

"Ini adalah jenis Acer palmatum atau lebih dikenal dengan nama maple Jepang."

Myth mengangguk pelan, ia baru tahu tentang ini.

"Paling umum daun maple memiliki sisi 5 atau 7."

"Tapi ada sebuah mitos berbunyi begini ...."

"Jika kau menemukan daun maple Jepang dengan sisi delapan, maka kau akan menemukan cinta yang abadi."

Myth menggelengkan kepalanya mengingat kejadian beberapa hari yang lalu, saat di mana sore itu Myth bertemu Juan Kim di taman, ia ingin segera pergi tapi pemuda tinggi itu menahannya. Mereka malah berfoto-foto, tepatnya Juan yang sibuk memotret Myth, karena menurutnya Myth sangat cocok menjadi foto model.

Kejadian itu ditutup dengan si pria tampan mengucapkan kalimat aneh tentang daun maple. Ia bahkan membawa daun maple itu ke dalam mobilnya dan juga memaksa Myth untuk pulang bersamanya meskipun pemuda itu berkali-kali menolak.

"Hhhh!" Myth menghempaskan napasnya lelah, ia tak mengerti dengan dirinya. Ia akan merasa sesak dan bahagia sekaligus setiap bertemu dengan adik dari Jesse Kim tersebut.
Tapi itu bukan perasaan seperti ia bersama Levan, bukan sama sekali!
Sisi hatinya yang lain mengatakan jika itu bukan Levan.

Entahlah, karena Myth tidak begitu dekat dengan pria itu, mereka baru saja berkenalan beberapa waktu ini, jadi Myth belum terlalu mengenal seperti apa lelaki itu.

"Kenapa mereka bisa terlihat sangat mirip ya?"

Myth menoleh kala suara Helena muncul di sisi telinganya.

"Aku juga bingung, kenapa bisa ada orang yang sedemikian mirip?" Myth malah balik bertanya, keduanya saat ini sedang ada di sebuah cafe tak jauh dari sungai Thames.

"Kau sudah tanyakan pada keluarga mendiang Levan tentang ini, Myth?" Helena bertanya lagi dijawab gelengan kepala oleh pemuda berparas manis itu.

"Aku tak ingin membuat keributan dulu, Helena, ibu Levan sampai hari ini masih meratapi kepergian puteranya." Myth berkata pelan.

"Atau kau tidak berpikir jika Juan itu bisa saja Levan?" Helena mencoba mencari kemungkinan lain.

Myth menggeleng, "itu tidak mungkin, boss bilang Juan memang adiknya, mereka tumbuh bersama sejak kecil, sedangkan Levan meninggal 5 tahun silam, dan Levan tak pernah jauh meninggalkan keluarganya." Myth menerawang jauh menembus hamparan hutan di depan sana yang daun pohonnya telah berguguran.

Keduanya masih teramat asyik menikmati suasana sore ketika sebuah suara terdengar dari arah samping.

"Myth itu kau?"

Myth dan Helena refleks menoleh, di sana Juan dan gadis yang diketahui adalah tunangannya itu berjalan mendekat.

"Ah itu Anda, Tuan Kim." Helena berdiri dan membungkuk.

Feels Like HomeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang