BAB SEBELAS

4.3K 399 79
                                        

Selamat malam minggu para Jomblowati😝

Rupanya Lisa benar-benar mengikuti apa yang diucapkan pria itu setelah berhasil meniduri nya. Lisa rutin meminum pil pencegah kehamilan yang Jungkook beli. Sampai suatu hari ia menemukan dirinya tengah mendapat tamu bulanan,wanita itu senangnya bukan main. Berbulan-bulan lamanya kedua pasangan tersebut hanya berbicara seperlunya saja. Seperti menyiapkan keperluan kerja Jungkook dan Jungkook yang bertanya tentang masakan apa yang ia buat. Contohnya seperti pagi ini dimana Jungkook akan pergi bekerja. "Lis,kau melihat dasi coklatku?"

"Aku menaruhnya di laci dalam lemari." Balas singkat Lisa yang sibuk membuat sarapan. Jungkook tidak bertanya lagi setelahnya.

"Aku membuatkanmu bekal,kata Jimin kau akan lembur malam ini dan tolong berikan bekal ini ke Jimin juga." Perintah Lisa tanpa menolehkan kepalanya sama sekali ke Jungkook. "Jimin menghubungimu?"

Tumben sekali pria ini bertanya,biasanya ia tidak peduli apapun. Pikir Lisa. "Tidak,kemarin aku bertemu dengannya didepan kafe tempatku bekerja. Ya Jimin langsung bilang kau akan lembur."

Jungkook hanya mengangguk-ngangguk saja. "Terima kasih bekalnya. Aku pergi dulu."

"Kau tidak sarapan? Setidaknya isi dulu perutmu itu supaya tidak kosong." Memang benar perut pria itu sangat kelaparan,tapi ia melihat jam yang melingkar dipergelangan tangannya seketika menggelengkan kepalanya. "Tidak usah,aku makan dikantin saja." Lisa tak menggubris ucapan Jungkook,ia mendorong sepiring roti bakar dihadapan Jungkook. "Ini makanlah." Tangan Lisa mencoba untuk menyuapi suaminya "Ayo Jung buka mulutmu"

Jungkook menatap intens wajah seseorang didepannya,ia tidak menyangka Lisa tetap kekeh untuk menyuruhnya makan meskipun dengan cara seperti ini "I-iya aku makan." Satu suapan roti bakar telah masuk ke dalam mulut pria itu. Dengan cepat pria itu mengunyah roti tersebut. "Sudah,aku sudah kenyang."

KRKK KRKKK

Lisa tertawa kecil mendengar suara yang berasal dari perut Jungkook. "Kau tidak pandai berbohong tuan Jung. Ini makanlah setidaknya beberapa suap lagi." Jungkook malu melihat wanita itu menertawakannya. "Iya,aku habiskan rotinya."

Setelah menghabiskan sepiring roti buatan Lisa,lantas Jungkook langsung berpamitan pada. "Aku berangkat Lis."

"Eoh,hati-hati dijalan Kook." Balas Lisa disertai senyum simpul. Wanita itu tak menyadari jika sedari tadi ia menampilkan senyumannya dihadapan Jungkook. Padahal ia berniat untuk mengabaikan Jungkook,tetapi---ah sudahlah.

Hari ini Lisa mendapat shift sore untuk bekerja di kafe Taehyung. Ia bisa mengistirahatkan tubuhnya sejenak karena sedari pagi ia repot membersihkan rumah besar ini.

TING TONG

Ia mendengar seseorang memencet bel rumahnya. "Ya siapa?" Teriak Lisa sembari menghampiri pintu. "Mencari siapa---" Ucapan Lisa terpotong ketika melihat sesosok wanita bertubuh ramping dan tinggi sedang menggenggam tangan seorang gadis cilik.

"Lisa eonnie!" Pekik gadis kecil itu dan langsung menghambur ke pelukannya. Lisa kaget bukan main karena dihadapannya tengah berdiri Eunbi dan ibunya.

"Eunbi?"

"Eonnie,aku merindukanmu." Ucap Eunbi yang masih tidak melepas pelukannya.

"Nona Lisa? Apakah ini rumahmu?" Chaeyeon penuh keheranan. Lisa juga sama herannya melihat kedatangan Chaeyeon dan Eunbi. "I-iya ini rumah suamiku." Chaeyeon mendelikkan matanya ketika mengetahui siapa yang menjadi istri kekasihnya.

"J-jadi kau istri Jungkook?" Lisa menggangguk dan melepas lembut pelukan Eunbi. Ia penasaran mengapa Chaeyeon tahu? Apakah Chaeyeon ini---uh jangan-jangan Chaeyeon yang dimaksud Jungkook malam itu--- "Apa nyonya
k-kekasih Jungkook? Dan Eunbi ini'--" Lisa melihat ke arah Eunbi yang tengah menatap polos ke arahnya. "Anakmu dan Jungkook?"

[✔] UNEXPECTED Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang