Jungkook meringis ketika Chaeyeon mengobati luka-luka diwajahnya. Untung perkelahian antara Jungkook dan Taehyung tadi tidak mengundang penghuni rumah-rumah disekitar sana. "Ash,pelan-pelan Chae." Ringis Jungkook. Chaeyeon juga khawatir melihat wajah Jungkook yang membiru semua akibat pukulan Taehyung.
Setelah memukul tiada henti-hentinya,Taehyung meninggalkan rumah tersebut tanpa mengatakan hal apapun. Pria itu menatap tajam ke arah Jungkook,Chaeyeon,dan juga Eunbi. "Eomma,kenapa tadi Paman TaeTae tidak berpamitan kepadaku dulu sebelum pulang? Apa Paman TaeTae juga marah kepadaku?" Eunbi masih sedikit menangis sembari memberikan pertanyaan semacam itu kepada ibunya.
"Tidak sayang,mungkin Paman TaeTae masih ada urusan."
"Terus kenapa appa dipukul habis-habisan oleh Paman TaeTae?" Chaeyeon kelabakan menjawab pertanyaan polos Eunbi.
"Itu karena appa memiliki salah kepada Paman TaeTae sayang." Kali ini Jungkook yang menjawab,ia tahu Chaeyeon sulit memberikan jawaban yang pas kepada Eunbi.
Lisa berjalan tertunduk lesu melewati mereka bertiga. "Lisa." Panggil Chaeyeon. "Kau darimana saja? Kami mengkhawatirkan mu?" Pekik Chaeyeon menghampiri Lisa.
"Mama Lisa!" Eunbi juga ikut-ikutan menghampirinya.
"Oh Eunbi" Eunbi telah berada dipelukan Lisa. "Maaf eonnie,tadi aku ada urusan." Jawabnya yang juga tak sengaja melihat ke arah Jungkook.
Wanita itu kaget melihat wajah babak belur Jungkook "Uh? J-jungkook? Ada apa dengan wajahmu?" Pria bersurai hitam tersebut tidak menjawab pertanyaan sang istri.
Setelah Chaeyeon menceritakan kejadian Taehyung menyerang Jungkook,Lisa benar-benar kaget. Chaeyeon juga berpamitan pulang bersama Eunbi. Besok pagi wanita itu kembali lagi untuk mengantarkan Eunbi dan barang-barang gadis kecil tersebut.
---
"Aku sebagai perwakilan Taehyung minta maaf atas kelakuannya." Lisa memberanikan diri menghampiri Jungkook yang duduk dipinggir ranjang. Respon yang ia dapatkan hanyalah keheningan saja. "Besok aku akan bertemu----"
"Jangan bicara lagi. Kepalaku pening mendengar ocehanmu. Kau dan teman keparatmu itu sama saja. Sama-sama membawa sial dikehidupanku."
"Aku pembawa sial? Ah iya aku sadar diri. Aku hanya wanita yang tidak beruntung mendapat suami macam dirimu. Ya aku sangat sadar Tuan Jeon Jungkook terhormat. Aku harap kelak anak-anakmu tidak memiliki sifat buruk seperti ayahnya"
"Dan juga,jangan menjelek-jelekkan Taehyung didepanku. Setidaknya dia lebih baik darimu." Tambah Lisa.
Wanita itu pergi meninggalkan Jungkook sendirian. Tangan pria itu terkepal mendengar penuturan yang terlontar dari mulut istrinya.
"Sialan"
Dikamar sebelah,Lisa menangis sepuas-puasnya tanpa ada siapa pun yang menyadari. Mana mungkin Jungkook peduli akan isi hatinya saat ini. Yang pria sialan itu pikirkan hanyalah Chaeyeon,Chaeyeon dan Chaeyeon. Nama Lalisa tidak akan pernah ada dipikirannya sedikit pun. Selamat Jungkook,kau menyakiti sesosok wanita kuat yaitu Lalisa Manoban.
LISA
Kau kuat Lisa,kau kuat. Aku meyakinkan diriku sendiri akan masalah yang menimpaku. Sore tadi aku sengaja meninggalkan mereka dirumah. Tujuanku entah kemana. Hyeri? Dia pasti menolong ibunya,sementara Taehyung? Ah,aku takut menganggunya. Setelah mengusir kejenuhanku,aku harus cepat-cepat kembali kerumah karena hari telah malam. Yang aku liat pertama kali ada raut wajah Chaeyeon dan Eunbi mengkhawatirkanku,sementara Jungkook oh astaga,wajah pria itu telah babak belur.
Sungguh aku mengkhawatirkannya,kenapa wajah suamiku--ralat kekasih wanita lain menjadi seperti ini. Entah mengapa melihatnya kesakitan,hatiku ikut terasa nyeri. A-apakah aku telah jatuh kedalam pesona Jeon Jungkook? Tidak boleh Lisa! Kau harus membentengi perasaan sialan ini. Pria itu yang membuatmu semakin sengsara. Ya,aku tidak boleh jatuh lebih dalam lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
[✔] UNEXPECTED
FanficMampukah Lisa bertahan hingga akhir? Apakah Jungkook akan membuka hatinya untuk Lisa? Dan mungkinkah Taehyung dapat merebut hati Lisa dari seorang Jeon Jungkook?
![[✔] UNEXPECTED](https://img.wattpad.com/cover/183086628-64-k749928.jpg)