Kriiingg...
Akhirnya bel pulang sekolah telah berbunyi.
Tentu saja semua murid langsung berhamburan keluar kelas.
Yang tadinya mengantuk saat jam pelajaran terakhir, kini malah segar bugar, bahkan ada yang berencana ingin pergi ke mall setelah ini."Eh zev, gue pulang duluan ya, supir gue udh nunggu di depan gerbang tuh." Ucap Eca.
"oohh oke." balas Zeva.
"lo mau nebeng ga?." tawar Eca.
"ngga ca, makasih. Nanti gue dijemput sama bang Rangga." balas Zeva kepada Eca.
"yaudah kalo gitu gue duluan ya ca." pamit Eca sambil menepuk pelan bahu Zeva.
"iya, hati-hati ca." ucap Zeva sambil melambaikan tangan kepada Eca yang semakin jauh.
"ZEVAAAAA!!!" Teriak seseorang tepat di belakang Zeva.
"AAAAAAA!!!" pekik Zeva karena terkejut dengan teriakan di belakangnya.
Saat Zeva berbalik badan ia menemukan jungkook bts.gg
Saat Zeva berbalik badan ia menemukan sosok yang membuat harinya ini sial.
"Heyy taioo!." Ucap orang itu dengan senyum pepsodent nya saat Zeva berbalik badan.
ya, siapa lagi kalau bukan si GIO makhluk astral itu.
"LO TUH YAA BENER-BEN—mppphhh." ucapan Zeva terpotong karena mulutnya dibekap oleh tangan Gio.
"Ssttt... jangan berisik, udah lo ikut gue aja." ucap Gio sambil membawa Zeva ke parkiran, tentunya masih dengan membekap mulut Zeva.
Zeva pun yang dibawa paksa oleh Gio, berusaha membuka bekapan tangan Gio sambil meronta-ronta.
Banyak pasang mata juga yang melihat kejadian itu, karena baru jam bubaran sekolah.
Akhirnya Gio berhasil membawa Zeva ke motornya.
Gio langsung berhenti membekap mulut Zeva.
"HAHHH..." Zeva yang napasnya langsung tersengal-sengal saat Gio melepaskan bekapan dari mulut Zeva.
"Lo sengaja pengen bunuh gue?!." ucap Zeva kesal menatap Gio setelah deru nafasnya mulai kembali normal.
"Ga mungkin lah gue bunuh lo sekarang! kan gue belum pacaran sama lo!." ucap Gio dengan raut wajah tenang.
Deg!
Ya Tuhan! Tolong tutup hatiku serapat mungkin, supaya hamba-Mu ini tidak baper -Zeva
"Kenapa lo? udah cepet naik buruan." suruh Gio yang telah menyalakan motornya dan sudah memakai helm.
Zeva yang tersadar dari lamunan nya langsung salah tingkah "e-eh a-anu it-u..." ucap Zeva gelagapan.
Gio yang gemas melihat wajah Zeva sedang gugup langsung mengacak kecil rambut di pucuk kepala Zeva
"Lucu amat sih lo, kayak anak ayam." ucap Gio sambil cengengesan.Lain hal nya dengan Gio yang cengengesan, Zeva malah membeku di tempat karena mendapat perlakuan seperti itu.
Ya Tuhaaannnnnn... apalagi iniii??? -Zeva
"Lah malah bengong! buruan naik nanti keburu sore." suruh Gio.
"Nn-nanti Abang gue pengen jemput gue." ucap Zeva masih sedikit gugup.
"udah, nanti abis gue ngajak lo ke suatu tempat gue anterin lo pulang!." ucap Gio.
"Nanti kalo Abang gue nyariin gimana?." tanya Zeva dengan raut wajah sedikit khawatir.

KAMU SEDANG MEMBACA
Love is not simple
Chick-Lit"Zeva,guesukasamalo,lomaugapacaransamague??" -Ferdinand Gio Pranata "Ahahaha.. lo nge rap apa nyatain perasaan??" -Zevanya Gita Annasya