02 - Dekat ?

501 47 2
                                        

...

Aku tak bisa melupakan wajah tampannya menatapku dengan senyum manisnya.

Aku tak bisa melupakan wajah tampannya menatapku dengan senyum manisnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sampai sampai aku menjatuhkan makananku ke meja. " Hyejun? Kau kenapa? " ucap Sakura memecah lamunanku.

" A..aku ti..tidak apa apa " ucapku gagap, huuh semoga mereka tidak tahu aku membayangkan Wooseok >,<

Chaeyeon menatapku curiga,ia mencari kebohongan dari mataku lalu menampilkan smirknya padaku. " Kau memikirkan seseorang ya? " tanya Chaeyeon padaku. Tiba tiba Jinhyuk menatap ku aneh juga, lalu berbisik pada Chaeyeon dan Sakura.

Aku mulai penasaran dengan apa yang mereka bicarakan, tak lama mereka telah selesai berunding dan menatapku aneh.

" Neo...Wooseok johahae? " tanya Jinhyuk padaku, " Ani..tidak mungkin! Itu tidak akan terjadi! " seruku pada yang lain a.k.a salting sambil memalingkan wajahku dari mereka.

...

Aku masih kesal pada mereka, mengapa mereka langsung berpikir aku menyukainya?

BUGH

Saking kesalnya, aku tak sengaja menabrak seorang laki laki yang tengah berjalan di sekitar lorong , aku pun membantunya agar berdiri, " gwaenchanha? " tanyaku padanya sambil mengulurkan tangan ku padanya.

" Akhh.." ringis laki laki itu sambil menerima uluran tanganku dan menggelengkan padaku. " akh..ta..tanganku " ringis laki laki itu lagi.

Lalu,pandanganku beralih ke tangannya, dan aku melihat ada luka kecil ditangannya.

" Mianhae..kajja kita ke UKS " ucapku padanya sambil memegang tangannya dan membawanya ke UKS.

...

" akh..ahh " ringis nya lagi saat aku mengusapkan kapas pada luka di tangannya.

Ku mendengar suara suara lucknut - batin hyejun.

Tanpa kusadari, orang yang tak sengaja ku tabrak adalah, Wooseok !

" Woo..woo..seok? " ucapku gagap setelah melihat wajahnya. Ia pun menganggukkan kepalanya, " dari mana kau tahu? " ucapnya dengan tatapan bertanya.

" mian.. aku sangatlah tak sopan, aku tahu namamu dari Jinhyuk " jawabku dengan tatapan merasa bersalah padanya.

" Jinhyuk? Berarti, kau yang duduk disampingnya tadi ya? " tanyanya dengan bahasa non- formal padaku, apakah ia mengira aku temannya?

Aku mengangguk atas pernyataannya itu.

" Siapa namamu? Sepertinya aku baru ini melihatmu " ucapnya lagi padaku, " Ah.. iya namaku S..Song Hyejun ! Senang bertemu denganmu ! " ucapku padanya sambil tersenyum lebar.

" Hyejun, gomawo.. sudah mau membantuku hehe.. maafkan aku yang sedikit takut dengan luka kecil ini, haha " jelasnya padaku.

" Kau mau mengunjungi perpustakaan? Jika ada tugas, kita bisa mengerjakannya bersama bukan? Hehe.. " tawarnya padaku dengan percaya diri.

Aku reflek mengangguk setuju padanya.

Rejeki kagak boleh ditolak ye kan? - batin hyejun

" Ehm.. t..tapi.. " lirih ku, tentu saja aku ingin mengeluh padanya, bagaimana aku bisa ke perpustakaan jika aku tidak tahu dimana? Tapi aku masih sedikit malu untuk mengatakannya .

Tiba tiba wajah datar Wooseok berubah, seolah olah teringat sesuatu.

" Aigoo, aku lupa ! Bagaimana jika kita pergi bersama? " tanya nya padaku sambil mengacak acak rambutku.

Aku pun mengangguk tanda setuju padanya (2).

...

Lee ssaem memberi kami tugas yang cukup banyak untuk dikerjakan di rumah. Seketika aku mengingat Wooseok tentang kunjungan ke perpustakaan.

...

" Sakura,Chae aku ke kelas sebelah dulu ya.. " pamitku pada mereka yang tengah berjalan menuju asrama.

Mereka mengangguk dan mengacungkan kedua ibu jari mereka padaku.

💫💫💫

Aku telah berada di depan pintu kelas Wooseok, aku melihatnya sedang mengerjakan soal soal yang belum ia kerjakan.

Sekali lagi aku terpesona dengan wajahnya, dia sangat imut ketika memakai kacamata ketika belajar.

" Ehm..nuguseyo? " ujar seorang namja imut berambut ikal di depanku, " A..aku? Aku Song Hyejun, senang bertemu denganmu ! Aku baru disini ! " ucapku padanya.

" Annyeong Hyejun ! Aku Hyeong Jun, Song Hyeong Jun ! " serunya padaku sambil membuat wajah aegyonya yang imut..

" Apakah aku menganggu kalian? " tanya seseorang yang baru saja datang melewati kami, ah, itu wooseok.

" Eoh? Wooseok, apakah tidak jadi? " tanya ku padanya, " tentu saja jadi, kajja " ucapnya sambil mengambil tasnya dan menarik tanganku.

...

Aku telah sampai di perpustakaan bersama Wooseok, sungguh perpustakaan ini luar biasa besar! Aku tidak percaya ada perpustakaan sebesar ini !

Wooseok menarik tanganku ke sebuah meja belajar disana,

" Kalian bicara apa saja tadi? Sepertinya menyenangkan " ucapnya dengan wajah pura pura senang.

Dia sepertinya cemburu...

Tbc..
Vote and comment juseyo !


eXpereality Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang