9

8.4K 359 5
                                        

"hobi hyung, kau lihat yoongi hyung?"
"Mwo? Ani, kurasa studionya juga terkunci"

Jimin menanyakan kekasihnya bukan karena apa, hanya saja yoongi tidak memberinya kabar dari siang tadi. Jimin bukan tipe orang yg akan berburuk sangka, apalagi dengan kekasihnya tapi kali ini berbeda. Yoongi mulai jarang quality time dengan jimin, oh terakhir yoongi menagih jatahnya seminggu yg lalu sebelum pulang ke korea setelah tour dunia mereka.

Jimin akan berpikir bahwa yoongi sedang rapat dengan produser-nim, dengan papa bear, dengan calon collabnya mungkin, atau dengan Adora.

Sebentar. Adora? Kemarin jimin membaca artikel tentang Yoongi yang sangat akrab dengan asisten produser itu, tapi jimin menyangkal pikiran buruknya tentang Yoongi

Jimin berjalan sendiri dia ingin bertemu Seokjin mungkin dengan hyungnya itu ia akan merasa lebih baik, tentunya setelah jimin menceritakan kisahnya

Tapi ada yg menjanggal di sisi matanya, ia baru saja melewati ruangan tim Adora
Hey ini sudah jam 10 malam dan harusnya sudah jam pulang karyawan

Namun di ruangan itu lampu masih menyala terang, ahh mungkin ia bersama papa bear pikir jimin, lalu melanjutkan langkahnya ke lantai atas studio Namjoon

Dilangkah ketiga jimin mendengar dengan jelas suara tertawa seseorang, ia berhenti memahami suara yg familiar menurutnya
"Yoongi hyung?"
Ya asalahnya dari ruangan Adora

Jimin mendekati pintu kaca samar samar di sebelah kanannya, belum berniat membuka pintu, jimin hanya mengintip
Untuk memastikan apa yg di dalam benar kekasihnya

Sedikit berjinjit untuk melihat dengan jelas orang didalamnya

"Y-yoongi hyung" nafas jimin tercekat melihat gerak gerik kekasihnya

Adora duduk di kursi depan komputer sedangkan yoongi menggerakan kursor dari arah belakang dan kesannya sedang memeluk wanita itu.

Jimin benar benar bingung, ia tidak tau harus bagaimana...
"Eomma salah tidak kalau jiminie menangis sekarang?"

"Jimin?!" Taehyung menghampiri jimin ahh untung saja ia lewat, nasib jimin sedang baik. Oh tidak sebelum Tae datang sama sekali tidak baik.

"Wae? Yaa mochi kenapa kau menangis disini??" Taehyung panik bukan main, dude sahabat tercintanya sesenggukan berjongkok dipinggiran tembok apa dia akan diam saja?

"Arraseo, kata kuncinya saja. Siapa? Dan dimana?" Tanya Taehyung to the point memang begitu pekanya Tae dengan Jimin hanya dengan satu kata ia akan langsung bertindak

"Yoongi hyung bersama Adora" jimin menatap mata Taehyung dengan mata sembab miliknya setelah itu jimin menatap pintu yg lampunya masih menyala sedari tadi

Tae bangkit tanpa pikir panjang, lalu mengintip dari balik pintu..

"Brengsek"

Taehyung membuka pintu dengan kasar dan

Buagghh.....

See?
Satu bogeman mentah dari Taehyung untuk hyung yg satu daerah dengannya itu

Adora yg sangat terkejut melihat yoongi sampai tersungkur dan memegangi pipi kanannya itu langsung menahan Taehyung agar tidak menghajar Yoongi lagi

"Lepass jalang" Tae menghempas kasar tangan wanita itu, Yoongi menatap heran pada adiknya satu ini. Taehyung tidak akan berlaku seperti ini tapi, kalau salah satu hal yg berarti baginya dibuat hancur,
Taehyung versi psikopat akan muncul

"Sekali lagi kau membuat Jimin menangis, aku pastikan Taemin membawanya pergi dari hadapanmu hyung"

"Dimana Jimin?" Tanya yoongi panik

"Untuk saat ini, jimin bukan tanggung jawab mu lagi"

Jimin yg sembunyi di dekat pintu, mendengar semua perkataan Taehyung semakin membuatnya menangis, ia tidak heran kalau Taehyung sampai melakukan hal seperti ini. Karena ini sudah pernah terjadi

"Apa urusan mu bocah, dia kekasih ku" tantang yoongi yg ingin keluar tapi jalannya dihalangi Taehyung. Jangan bandingkan tubuh mereka

"Kekasih kau bilang? Jimin mencari mu, menunggu mu bahkan setiap hari datang ke studio mu untuk bertemu kekasihnya, apa kau perduli?!" Emosi Taehyung sudah sangat memuncak

"Aku bekerja bodoh!! kau tidak mengerti project mahal"

"Bekerja? Hahah"
"Dengan memeluk mesra jalang ini? Lalu membiarkan Jimin menontonnya dari luar?" Taehyung menunjuk Adora yg tertunduk menahan tangisnya

"Berhenti memanggilnya jalang, bocah"

"Ohh? Membelanya?"

"Terserah kau hyung, yg pasti Jimin aman dengan Taemin"

"Dan kau jalang, ingat. Tumbuhkan sedikit rasa malu mu"

Taehyung berlalu, meninggalkan Yoongi dan Adora di dalam sana lalu menutup pintu dengan kencang. Ahh ia lupa itu tak Akan berbunyi

Jimin sudah menemui Seokjin
Sejak acara bentak bentakan itu dimulai, ia sudah cerita dengan Jin hyungnya, dan sekarang ia menenangkan diri di sofa memeluk Seokjin dari samping dan disamping Jimin ada Jungkookie yg hampir ikut menangis melihat bagaimana kecewanya Jimin

Pintu studio Namjoon terbuka menampilkan Taehyung yg sepertinya meredam amarah setelah melihat kelincinya memeluk mochi di sofa

"Tae bagaimana?" Namjoon yg sedari tadi fokus dengan komputernya lalu memutar kursi agar berhadapan dengan 3 lelaki manis di sofa

Taehyung duduk disamping kekasihnya lalu memindahkan Jungkook agar bersandar di dadanya. Mereka terlalu lelah menangis sampai tertidur.























Next?
Vote💜
Thankyou☺️

YOONMIN DAY || 18+Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang