10

9.7K 424 15
                                        

.
.
.
Dorm
.
.
.
"Yoongi hyung?"

Hening...

"Hyungg" Jimin menggerakan lengan Yoongi,

Masih tidak ada jawaban

"Bagaimana liburan mu?"

"Eoh? Hmm seru, hyung mau dengar cerita tidak?" Ekspresi Jimin sangat lucu dan semangat ingin menceritakan perjalanannyaa berlibur kemarin

"Aku disana membeli banyak hadiah untuk Yoongi hyung dan yang lainnya, Jiminie juga.."

"Tidak"

"Aku tidak ingin dengar"

Yoongi bangun dari sofa, meninggalkan Jimin lalu masuk kedalam kamarnya tanpa memperdulikan Jimin.

"Selalu begitu..apa Jiminie berbuat salah?"

Yoongi menuli dan tidak berniat sedikitpun untuk menjawab

"Ah Jiminie bodoh, kau selalu membuat Yoongi hyung kesal padamu"
Jimin menyalahkan dirinya atas semua kelakuan Yoongi

"Aku tidak ada buka bukaan di vlog ku?"
Jimin berpikir keras apa yang membuat Yoongi demikian, sasaran pertamanya adalah ada yang salah dari vlognya

Tapi Jimin sudah laporan saat akan keluar negeri, dan Yoongi juga tau apa yang akan dilakukan Jimin

OH?





"Yoongi hyung tidak tau kalau aku bersama Sungwoon"

"Tamat riwayat mu Park Jimin" Jimin berjalan kearah kamar Yoongi

Jimin langsung membuka pintu tanpa permisi mendapati Yoongi yang sedang tidur membelakanginya

Tanpa ragu Jimin ikut berbaring disebelah Yoongi lalu memeluk kekasihnya dari belakang, mendekap wajahnya di punggung Yoongi

"Maaf hyung"

"Jiminie tidak melakukan apapun dengannya, sungguh"

"Jiminie j-juga memesan 2 kamar yang berbeda"

"Hiks.. J-jimine lupa kalau Sungwoon ikut"

"M-maaf hikss.."

Runtuh sudah pertahanan Yoongi setelah mendengar tangisan bayi kecilnya. Ahh astaga kenapa harus menangis

Yoongi merubah posisinya jadi menghadap Jimin, mengangkat kepala Jimin agar mendekap di dadanya tangannya dibuat melingkar ditubuh Yoongi, bahkan tidak ada jarak untuk semut sedikit pun

Jimin cukup kaget dengan pergerakan Yoongi tapi karena ia menangis jadi tak banyak hal yang bisa ia lakukan, hanya mengikuti bagaimana keinginan kekasihnya

"Kenapa menangis hm?" Suara berat Yoongi membuat tangisan Jimin mereda

"Sshh sudah baby jangan menangis" tangan Yoongi bergerak mengelus surai Jimin dengan lembut

Jimin benar benar tenang sekarang, apalagi dengan sikap penyayang Yoongi. Kalau boleh ia tidak ingin bangun lagi,
'biar saja Jiminie mati dipelukan hyungie'
Jimin pernah mengatakan itu pada Yoongi, tapi Yoongi malah mengancam Jimin menjauh darinya.

"H-hyungie hiks masih marah" jawab Jimin masih setia memeluk Yoongi

Yoongi tersenyum manis "berhenti menangis dan tatap aku" mengelus pipi berisi Jimin

Jimin mengangkat kepalanya
Mata sembab miliknya kini menatap mata dingin milik Yoongi

"Dengar. Aku. Tidak. Marah" ucap Yoongi penuh penekanan

YOONMIN DAY || 18+Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang