namanya rasya aqila adiandra anak pemilik sma nusa bangsa dia mempunyai paras yang cantik memiliki otak yang cerdas tapi sayang perangai serta kelakuan sangat berlatar belakng dengan parasnya.
dia mempunyai sifat yang dingin serta kejam bak iblis ya...
"tu cewek kenapa ya" tanya rein kebingungan "siapa ya tu cewek"tanya rein dalam hati Selang beberapa detik
"eh bro lo kenapa termenung aja lo" tanya arman teman sebangku rein
"nggak kok gue nggak papa" jawab rein agak kebingungan
"tampang lo tu meragukan bro walaupun kita baru kenal seenggaknya lo cerita sama gue walaupun sedikit"
"gue cuman mau tanya sama lo"
"tanya paan"
"tentang cewek yang duduk di bangku sebelah gue tadi" tanya rein ragu ragu
"oh itu.. tu cewek namanya rasya aqila adiandra biasa dia di panggil rasya dia itu ceweknya dingin banget plus jutek dan parah lagi dia itu suka bully orang dan nggak memandang status orang tersebut apa itu cewek maupun cowok Dan apa lo denger berita tadi pagi" tanya arman kepada rein
"nggak emang ada apa" tanya rein penasaran
"ya ampun rein kudet banget sih lo masa sih berita yang semenggeparkan itu lo nggak tau sama sekali" tanya arman sakartis
"ya enggak emang ada apaan sih"
"asal lo tau tadi pagi ada seorang cewek yang nggak sengaja nabrak rasya dan lo tau lah apa yang di lakukan seorang ratu ice tersebut dia bully tuh cewek sampai masuk rumah sakit"
"serius lo" tanya rein lagi
"dua rius malahan rein dan gue harap lo hati hati deh sama tuh cewek" sambil menepuk pundak rein dan langsung pergi keluar kelas.
"gueharaphatihatidehsamatuhcewek" perkataan arman barusan terngiang ngiang di kepala rein "emang separah itu banget ya tu cewek.
🍃🍃🍃
"sayang kamu udah pulang" tanya tania kepada anak tirinya itu
Ya dia adalah tania mama tirinya dari rasya dan juga orang yang sudah membuat rasya kehilangan artinya sebuah kepercayaan semenjak 3 tahun terakhir ini.
"ya sudah kamu pasti capek ya" rasya hanya memandang cewek yang ada di hadapannya dan tidak pula lupa dengan tatapan tajamnya
" mama udah masak masakan kesukaan kamu, apa kamu mau makan "
Karna tidak ada respon dari rasya, tania sengaja menyentuh tangan tasya untuk mengajaknya makan dan sambil tersenyum ramah tapi apa yqng di lakukan tania malah membuat rasya marah dan murka.
"jangan pernah sentuh tangan gue"
jawab rasya dengan aura dinginya serta menepis tangan tania yang ada di pergelangan tangannya.
"acting lo cukup bagus sayangnya gue nggak tertarik" jawab rasya dan berlalu meninggalkan tania dan langsung menuju kamarnya dan membanting pintu dengan sekeras kerasnya
"segitu bencinya kamu sama saya" "apa segitu kecilnya harapan saya untuk mendapatkan hati kamu" "apa begitu bencinya kamu sama mama kamu ini,walaupun aku hanya mama tiri" Tanya tania dalam hati sambil mengusap air matanya dan berlalu meninggalkan ruangan .
"kenapa kenapa kau tidak adil sama aku tuhan kenapa" jawab rasya sambil memukul mukul kepalanya
"kenapa kau mengambil orang yang begitu bisa mengerti dan menyayangi aku kenapa harus dia yang kau ambil kenapa" tangis rasya pecah sambil memegang sebuah album foto
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"ma... Aku kangen apa mama nggak kangen sama aku" sambil mengusap album foto tersebut "kenapa mama ninggalin aku apa mama nggak sayang lagi sama aku" lirih rasya.
Tanpa rasya sadari ada orang di balik pintu sana sedang manyaksikan lirihan dari rasya tersebut sambil menangis dan merasakan apa yang dirasakan oleh orang di dalam kamar tersebut.
"kenapa kau menyiksa dia dengan cara seperti ini tuhan" Lirih dari orang yang ada dibalik pintu kamar.
🌿🌿🌿
"assalamualaikum reindra yang baik hati dan tidak sombong sudah pulang" jawab rein dengan penuh semangat
"hallo mama ku cantik" sapa rein kepada orang yang di panggil dengan sebutan mama tersebut lalu menyalaminya "idiihh wanginya" sambil mencium aroma masakan yang ada di atas meja makan.
"waalaikumsalam" jawab dinda mamanya rein "kamu kebiasaan deh.. Ganti baju dulu sana baru makan" berang dinda
"iya iya ma dengan perasaan kecewa dan berlalu menuju kamarnya
"anak ini" jawab dinda dalam hati dan menggelwng gelengkan kepalanya.
Suasanamejamakan
"gimana bang belajarnya hari ini, apa kamu suka dengan sekolah baru kamu yang sekarang" tanya rio papanya reindra
"lumayan lah pa, tapi aku masih suka sekolah yang lama mungkin karna aku belum terbiasa aja dengan lingkungan yang sekarang" jawab rein sambil tersenyum kepada kedua orang tuanya
"oh ya mah pah aku udah selesai makan aku kekamar dulu ya" pamit rein kepada kedua orang tuanya Dan berlalu meninggalkan ruang makan.
"nggak nyangka ya mah anak semata wayang kita ini udah dewasa" kata rio kepada istrinya
"iya ya udah saatnya dia belajar bertanggung jawab dan mandiri dan kita hanya bisa mendukung dia dari belakang mulai saat ini dan seterusnya" sambil tersenyum kepada suaminya.
"mudah mudahan dia selalu jadi anak yang baik dan buat bangga orang tua" "kamu benar pah" sambung dinda.
*** Makasih ya,,, yang udahluanginwaktunya Untukbaca "BEKU" typo ya maklumlahnamanyajugabarubelajar 😂 Tapi, janganlupa follow,like, and comment ya guys.