Jam menunjukkan pukul 06.30,terdapat gadis kecil sedang duduk di bangku kelas. Dia sedang membaca buku,sepertinya...dia sudah siap untuk menjalankan aktivitas sekolahnya kembali. Setelah liburan 2 minggu(?).
Nadia sedang membaca novel yang dia ambil dari perpustakaan tadi pagi,setelah meletakkan tasnya di kelas.
Sesekali wajah Nadia menampakkan ekspresi kesal(?) Kadang juga cemberut(?) Dan juga dia sesekali tersenyum gemas. Saking asiknya dia membaca,hingga dia tidak menyadari akan kehadiran sahabatnya.
Dana,dia baru saja memasuki kelas,dan melihat Nadia yang membaca novel,sifat jahilnya kembali lagi. Sekitar 2 minggu dia tidak mengganggu sahabatnya itu,dia rindu hehehe...
Dana berjalan mendekati Nadia,dia berniat mengambil novel yang sedang Nadia baca, tetapi...
"Hayo!! Dana mau ngapain?" Jimmy datang menggagalkan rencana usil Dana,dan membuat Nadia melepaskan pandangannya dari Novel,dan berpindah untuk melihat kehebohan yang baru saja terjadi.
Dana yang tidak menyianyiakan keadaan,mengambil novel yang terletak di meja,depan Nadia,dan membawanya kabur. Setelah Nadia melihat dan ternyata hanya karena Jimmy dan Dana,menurut Nadia tidak penting,akhirnya dia berniat untuk melanjutkan kembali membaca novel yang sempat terhenti tadi. Namun,novel tersebut menghilang. Nadia melihat sekeliling,dana tidak ada. Berarti Dana yang mengambilnya(pikir nadia)
"DANAAA!!! BALIKIN NOVEL NYAAA!! AKU BELUM SELESAI BACA!!"Teriak Nadia. Dana yang berada di depan kelas terkekeh mendengar teriakan sahabatnya. Lili yang baru datang,dan mendengar teriakan itu langsung mengambil novel tersebut dari tangan Dana.
"Siniin novelnya." Lili
"Eh..li.. siniin. Woy! Aku belum puas buat ngerjain Nadia." Dana
"Udah,ini masih pagi! Jan buat keributan,malu diliat adek kelas." Lili
Dan Dana cemberut:(
"Nih nad,tadi si Dana yang ngambil."
Lili memberikan novelnya ke Nadia.
"Iya,aku udah tau,makasih ya heheh"Nadia
"Iya,masama."
Dana masuk kelas dengan wajah cemberut, Nadia yang melihatnya terkekeh gemas,iya dana itu manja juga. Nadia suka sifat manjanya:v
"Heh dan,knp muka kamu cemberut aja?" Nadia dengan terkekeh gemas.
"Gatau." Dana
Kring...kring...kring...
Jam pelajaran sudah dimulai.
Saat ini jam pelajaran IPA,Nadia sama seperti pelajaran matematika,selalu babnya paling jauh,dan bab yang dipelajari teman-temannya adalah bab Fisika,Nadia lumayan bisa dalam bab itu. Jadi dia di suruh gurunya untuk mengajari teman-temannya.
"Nad,bantuin aku,tinggal 2 nomer lagi nih." Lili
Nadia mendekat,saat tiba di depan lili ,Nadia sudah menjelaskan setengah tiba-tiba tangan Nadia ditarik oleh Jimmy.
"JIMMY!!!KEBIASAAN BENER DEH!NADIA KAN MASIH JELASIN KE AKU!KEBIASAAN MAEN POTONG AJA!"Lili sebal,dan menarik Nadia kembali untuk melanjutkan materi yang tertunda tadi. Tapi,
"Aelah,bentar aja li,bentar doang,ntar aku balikin Nadianya." Jimmy
"GAK!sini Nad,ajarin aku dulu. Tinggal 1 nomer aja." Lili
"Aku tinggal nomer terakhir Nad,please.."Jimmy dengan menunjukkan Puppy eyes,bukannya Nadia merasa kasihan malah merasa jijik.
"Apaan si jim astaga,udah sabar,aku ajarin Lili dulu,setelah itu kamu okee?" Nadia akhirnya berbicara.
"Okeh! Awas ya,setelah lili aku pokoknya." Jimmy
Nadia melanjutkan materinya,baru saja selesai menjelaskan,tiba-tiba tangan Nadia ditarik lagi oleh oknum lain,kali ini bukan Jimmy kok.
"Eh Dan! Jangan di ambil Nadianya woy!? Aku belum selesai iniiiiiii!!!" Jimmy.
"Bentar jim,bentar doang...penting inii." Oknum bernama Dana yang menarik tangan Nadia dengan berteriak.
Nadia kelelahan,dan akhirnya
"Ih! Apaan si dan? Kan bisa ngomong biasa. Knp harus tarik-tarik coba? Aku kan kaget!" Nadia,
"Hehehe..maap,kamu di panggil bu Rani." Dana
"Ya kan bisa ngomong santai:(,dimana? Terus kenapa kamu ikut?" Nadia
"Hehehe..di ruang kelas 3,gapapa pingin ikut kamu aja." Dana
"Hilih serah!" Nadia pergi meninggalkan Dana,
"Eh Nad,tungguinnn..!!" Dana berlari mengejar Nadia.
Di ruang kelas 2~~
"Permisi bu,ada apa memanggil saya?" Nadia
Bu rani menoleh,
"Eh iya Nad, dananya mana?" Bu rani
Nadia bete,katanya yang di panggil dia,kok yang dicariin dana sih?!
"Dia di belakang bu..."
"Yaudah,tunggu Dana dulu,kamu duduk di belakang ya..." kebetulan di belakang ada 2 bangku kosong.
Sekitar 2 menitan akhirnya Dana tiba.
"Nad,jahat bener! Aku ditinggalin." Dana dengan ngosngosan.
"Yeuu..salah sendiri lelet."
Dana dan bu rani duduk di samping Nadia.
"Jadi gini,saya memanggil kalian karena kalian kan pinter dalam pelajaran matematika jadi--" ucapan bu rani terpotong oleh dana
"Enggak bu,saya gk pinter,cuma Nadia aja. Saya malah minta ajarin Nadia terus." Dana
"Sht! Dan,jangan di potong! Kan belum selesai ngomong!" Nadia geram.
"Hehehe..lanjut bu.." dana
"Jadi,ibu bentar lagi ada acara sama bu sari,jadi kalian ajarin kelas 2 matematika ya..sampai jam pulang,tenang saya sudah izin kan ke guru kalian."
"Oh,iya bu..." Nadia
Bu rani pergi,Nadia dan Dana di kelas 2.
KAMU SEDANG MEMBACA
Broken Home☺
Teen Fiction[End✔] ''Biarkan aku bahagia dengan duniaku. Jangan campur duniaku dengan dunia kalian.''-Nadia Putri Safira💙 Mulai : 11 Agustus 2019 End :17 September 2019 Sequel : Nadia
