Aku terbiasa dengan hal yang terlalu sederhana,
Hingga semua orangpun menganggap aku tidak perlu di bahagiakan.
Aku bahagia di mata mereka,hingga di titik depan pintu kamarku semuanya tertumpah begitu saja, seolah air matapun sudah tidak tahan lagi berlama lama dan memberontak lalu mengalir di pipiku.
Aku hebat dalam hal menyembunyikan kesedihan,
hingga mereka semua dengan mudah nya mengambil kebahagiaan ku yang hanya sedikit tersisa.
Begitu pun sebaliknya,
Aku tidak pandai mengungkapkan perasaan,
sampai akhirnya mereka mengambil cinta dan kebahagiaan ku. yg mereka pikir kan aku hanyalah seorang mudah di kelabui dan tidak pantas mendapatkan apa yang semestinya aku dapatkan.
Hingga aku terjebak dalam situasi yang tidak aku inginkan,
Meskipun hanya lewat doa aku yakin bahwa aku masih memiliki Tuhan yang tidak akan meninggalkan ku.
Roda kehidupan berputar,
Yang harus aku lakukan hanyalah ber doa,berusaha dan menunggu semua jadi nyata
19/September.2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Rindu
Teen FictionKalau first love never die, Mungkin garis tidak harus menangis.mungkin luka itu tidak harus mengarah pada mata dan membuatnya terluka.mungkin garis akan semakin seperti garis,garis lurus. Tapi,cinta ternyata punya garisnya sendiri.sebuah garis meran...
