Ga pernah terbayangkan sama sekali, bahwa ternyata aku harus mengalami kisah cinta yang tragis.
Alih-alih menyuruhku sabar bukankah orang-orang seharusnya menyuruh dia yang sadar?
Alih-alih merasa bahagia di momen ketika dia menyerahkan hasil keringat dan kerja kerasnya padaku, aku malah bersikap seperti orang yang sedang patah hati.
Aku bertanya-tanya,
Mengapa Tuhan menuntunku ke jalan ini?
Mengapa untuk merasa bahagia dalam waktu bersamaan aku harus merasakan sakit?2 September 2019
