Berdamai dengan Diri Sendiri

15 0 0
                                    

Kadang bertanya-tanya
Mengapa ada orang yang berperan menorehkan rasa sakit di diri kita,
Sehingga kita tumbuh dengan luka masa lalu yang kian menghantui dan seperti yang kita tau, bahkan berdampak buruk bagi kesehatan jiwa kita di masa depan.

Sejak menerima luka-luka,
Seringkali aku mengalami perdebatan di dalam diri,
Seperti yang kita tau, bukan perkara mudah, berusaha berdamai dengan diri sendiri.

Setelah mengalami semua ini,
Siapa yang harus bertanggung jawab?
Tentunya diri sendiri.

Lagi-lagi perdebatan batin terjadi,
Apakah aku yang tak ingin beranjak dewasa dengan memberikan Ikhlas dan Maaf pada rasa sakit?
Bukankah wajar jika aku menuntut maaf yang sebenarnya dari orang-orang yang telah memberikan rasa sakit?

Maka berulang kali pertanyaan yang sama akan muncul,
Mengapa Tuhan ciptakan orang yang berperan memberikan rasa sakit di hidup kita?

Bukankah segala jalan dan takdir-Nya adalah skenario terindah?
Tapi berulang kali aku bertanya, mengapa aku harus bertanggungjawab menyembuhkan rasa sakit yang dari orang lain aku mendapatkannya.

4 November 2019

Terka(m)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang