#29Pizza Party🍕

108 3 0
                                        

Enjoy Reading guys.. ☕
°
°
°
°
°
°
°
°
°
°
°
°
°

***

Agatha sedang bersiap-siap menuju rumah Ali.Sekitar 10menit lagi Ali akan datang menjemputnya.

Agatha turun menuruni tangga menuju ruang tamu.
"Wedeehh...,cakep bener dah.., mau kemana lo tha? "Tany Githa yang berada diruang tamu
"Mana ge...,kepo amat luh"ucap Agatha yang kini duduk disamping Githa
"Yaelah...,nanya ae gue tuh.."ucap Githa
"Lagian juga, tumben lo nanyain gue mau pergi kemana, biasanya lo kan bodo amatan"ucap Agatha heran
"Gak sih.., pencitraan aja biar dikata adek perhatian.. "Ucap Githa tanpa menoleh ke Agatha

Agatha menepuk dahinya,adiknya satu ini selalu saja memberi jawaban yang membuat orang-orang geleng kepala tak paham.

'Tok Tok Tok'

"Eh tamu tuh, buka gih tha "ucap Githa
"Lah, lo nyuruh gue? "Tanya Agatha
"Ya siapa tau cowok lu tha.. "Ucap Githa
Agatha mendecak pelan, ia berjalan membuka pintu.

Benar yang dikatakan oleh Githa,Ali sudah datang.
"Tau aja gue dateng "ucap Ali sambil tersenyum ketika ia mendapati Agatha yang membuka pintu.
"Kalo gak disuruh Githa, gak mungkin gue yang buka"ucap Agatha
"Ayo lah"ajak Ali
"Bentar,pamitan dulu"ucap Agatha

Agatha kembali masuk dan mengambil tas juga ponselnya.
"Git, kalo para kakak-kakak nyebelin itu nanyain gue kemana,bilang gue kerumah calon mertua ya,bareng yang lain gitu ya"pamit Agatha
"Cielah..., sok sok calon mertua lagi, dah sono lu pergi, ntar gue sampein"ucap Githa
"Tanpa lo usir juga gue otw,dadah!! "Pekik Agatha kemudian menutup pintu

"Udah pamitannya? "Tanya Ali.
"Hehe.., udah kok, hayu atuh"ucap Agatha

***

Sesampainya dirumah Ali, ternyata yang lainnya telah datang sedari tadi.
"Weeeh.., ibu negara baru dateng!! "Pekik Andi
"Berisik ndi berisik"cibir Ali sambil mengunci mobilnya
"Lama banget lu li.., untungnya gue gak jadi fosil duluan"ucap Adaan
"Menikmati waktu berdua dulu kan.. "Ucap Sheila
"Tau gini gue biarin aja lo pada jadi fosil"cibir Ali
"Abang kok jahat ama dedek.. "Ucap Adaan dengan nada alaynya
"Udah belom?, pizza nya keburu dingin "ucap Ali.
"Eh iya atuh, udah-udah"ucap Adaan

***

Mereka berkumpul dihalaman belakang rumah Ali.Disana telah tergelar sebuah tikar besar dengan beberapa kotak Pizza,gelas,juga beberapa botol besar minuman diatasnya.

"Wedeeh.., banyak betul itu Pizza"ucap Andi melihat betapa banyaknya kotak Pizza yang ada disana.
"Waaah..., beneran Party ini mah kita"ucap Alden ikut-ikutan
"Tunggu apa lagi?, serbuuuu!!! "Pekik Adaan semangat sambil berlari menuju Tikar disusul oleh Alden dan Andi.

Sementara yang lainnya berjalan santai menuju mereka bertiga sambil menggelengkan kepala masing-masing.
"Temen siapa? "Tanya Ali pada Rafi
"Gak tau, temen lu ya? "Ucap Rafi
"Temen gue kan temen lu juga dodol "ucap Ali
"Berisik lu pada, temen gue itu, kalo gak ada mereka dunia sepi"ucap Aca menengahi
"Wah ngaku Coba li"ucap Rafi
"Fiks, gue gak kenal dia siapa"ucap Ali
"Anjirr"cibir Aca

Agatha yang mendengar perdebatan UnFaedah antara Ali,Rafi, dan Aca hanya mendelikan matanya.
"Heh!!, sini GC!!, ntar abis ama tiga tikus ini!! "Ucap Clara
"Abis juga gak apa-apa, Ali kan HolKay"canda Andi
"Apaan,Ortu gue yang kaya"cibir Ali

Mereka mulai duduk di Tikar bersama-sama.
"Eh,itu yang udah perdana makan udah baca do'a belom? "Ucap Ali
"Udah kok tenang"ucap Adaan sambil melanjutkan makannya
"Tenang li, kita masih punya kesadaran buat baca do'a sebelum makan"ucap Alden
"Jadi, lo tenang aja,para setan gak bakal gangguin kite-kite makan"tambah Andi

Ali menghela nafasnya.Ia tak habis pikir, kenapa ia bisa berteman akrab dengan orang macam mereka?.

"Gimana tha?"tanya Aca sambil mengambil sepotong Pizza dari dalam kotak.
"Apanya? "Ucap Agatha heran
"Eliminasi tadi"ucap Aca

Agatha terdiam.Ia menatap tangan kirinya yang masih diperban.Ia menarik nafasnya perlahan.
"Lo tau sendirikan hasilnya?,kalo gue kalah,gak bakalan kita makan-makan kayak gini"ucap Agatha dingin.Ia mengambil sepotong Pizza.

Aca mengangguk paham.Ia tau betul agatha masih Sensitif tentang Eliminasi kemarin.
"Terus tha, itu tangan lo bisa begitu ngapa coba? "Tanya Sheila

Deg
Agatha lagi-lagi terdiam.Aca menyenggol lengan Sheila yang kebetulan berada disampingnya, kode untuk tak menanyakan hal itu langsung kepada Agatha.
"Kenapa?, gue cuma pengen tau penjelasannya secara langsung"ucap Sheila

Iya,Sheila sengaja bertanya begitu.Ia tau, ada sesuatu yang Agatha rahasiakan dari dirinya dan lainnya.
"Nah iya itu, gue juga pengen denger"ucap Alden
"Bukannya kalian udah pada tau? 'Ucap Ali memecah ketegangan yang ada
"Balik lagi keomongan Sheila,kita cuma pengen denger langsung penjelasannya,gue tau Agatha nyembunyiin sesuatu dari kita"ucap Vina

Hening.Ali menoleh kearah Agatha dengan tatapan penuh tanda tanya.Agatha menghela nafasnya perlahan,
"Oke, gue bakal ngejelasin apa yang sebenernya terjadi kemarin"ucap Agatha

Seketika yang lainnya langsung menatap agatha, menunggu penjelasan yang keluar dari mulut agatha.

"Kalian semua tau kan penyebab tangan gue diperban kenapa? "Ucap Agatha
"Tangan lo gak sengaja kena cairan bukan? "Tanya Andi
Agatha mengangguk,
"Iya, selain itu? "Tanya Agatha
"Sama Vallen dan itu gak sengaja "ucap Diva
"Salah"tegas Agatha

Mereka semua mengernyit bingung.
"Jadi, maksud lo,Vallen sengaja gitu? "Ucap Araa
"Iya"ucap Agatha
"Tapi yang gue liat, bukannya dia gak sengaja? "Tanya Ali
"Emang iya, keliatannya begitu, tapi faktanya, pas dia ngobatin gue, dia bilang dia sengaja ngelakuin itu"jelas Agatha

Mereka semua terdiam.Ali tanpa sadar mengepal tangannya kuat.
"Terserah siiih, lo pada mau percaya ama gue atau enggak"ucap Agatha santai sambil melanjutkan memakan Pizza nya yang sempat tertunda.
"Kenapa lo gak bilang dari kemaren?"tanya Ali dengan nada dingin.

Agatha menelan pizza yang telah ia kunyah dimulutnya,kemudian menatap Ali.
"Biar apa?,biar lo bisa protes dan gagalin dia buat lolos?"Tanya Agatha
"Loh tha?,jadi lo juga sengaja? "Tanya Rafi

Agatha mengangguk,
"Iya, gue sengaja gak cerita.Why?,karena kalo dia gak lolos gue juga gak lolos,dia kelompok gue"ucap Agatha
"Tapi kan itu kesalahan dia, jadi lo masih bisa lolos tha"ucap Clara
"Yah.. Mungkin bisa aja, tapi gue nya gak mau, gue pengen dia malu karena gue kalahin, bukan malu karena didiskualifikasi"jelas Agatha

Mereka semua diam, mencerna baik-baik ucapan Agatha.
"Udahkan?, jadi, apa bisa kita ganti topik?, gue eneg ngomongin Vallen"ucap Agatha
"Ah bodo amat, intinya mah agatha berhasil, jadi gue bisa makan gratis"ucap Andi melanjutkan makan Pizzanya.
"Yeeh.., elu kalo makan aja,semangatnya 45"cibir Diva
"Eh, makan itu penting ya!!, jadi wajar di nomor satukan!! "Elak Andi
"Terserah apa kata anak gorila deh"ucap Diva malas.
"Eh kampret, dasar kera Bali"ucap Andi
"Apaan?!,coba ulangin?!! "Ucap Diva
"Hah?,jadi kera Bali mulai tuli ternyata! "Cibir Andi
"Mulai dah"keluh Vina

Mereka semua tertawa,Andi memang ahli mencairkan suasana.Sementara itu Ali masih berkutat dengan fikirannya, mencerna kembali ucapan Agatha beberapa saat yang lalu.

'gue pengen dia malu karena gue kalahin, bukan malu karena didiskualifikasi'

'Jangan-jangan,Vallen ngomong sesuatu sama Agatha dari hari sebelum-sebelumnya, makanya Agatha ngomong begitu? 'Batinnya bingung.

***

Hai guys~~~~!!!!
Kangen gak sama AlGa?,
Sudah berapa lama tak berjumpa:'(
Maafkan baru bisa Update lagi sekarang, maaf juga part kali ini pendek🙏

Sebenernya part ini mau oe Up dari kemaren-kemaren, tapi karena oe sakit jadilah tertunda gaess.. 😢
Sekali lagi maaf ya guys.. 🙏❤

Buat yang nanya Coffee kapan update, ditunggu aja ya.. 😊

Oke deh, jangan lupa di Vote and Comment ya guys~
See you next part~😘

ALGA (AliAgatha)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang