Saat berusaha meraihnya tiba tiba ada tangan yang membantu Yoora. Orang tersebut tepat berdiri dibelakang Yoora dan berusaha membantu untuk meraih cemilan itu. Yoora menyadari itu lalu ia berbalik badan dan ia berhadapan dengan badan laki laki tersebut.
Yoora mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa yang telah membantunya. Yoora terkejut saat melihat siapa yang membantunya untuk mengambil cemilan kesukaannya.
"Nih" ~(?)
Orang tersebut menyerahkan cemilan tersebut kepada Yoora. Yoora menerima cemilan tersebut dengan wajah masih terkejut.
"Lah lo?" ~Yoora
"Hmm" ~Jimin
"Kok lo bisa disini sih?" ~Yoora
"Ya suka suka gue dong" ~Jimin
"Serah lo deh, capek gue ngomong sama lo" ~Yoora
Yaps yang menolong Yoora adalah Jimin. Yoora sudah jengah untuk berdebat dengan Jimin, ia memilih mengalah dan berterimakasih kepada Jimin.
"Hmhm... makasih kak(?)" ~Yoora
"Iya sama sama, tumben panggil gue kak?" ~Jimin
Jimin menekankan kata "KAK""Hmm eee... Soalnya lo kan kakel gue jadi ya gue harus panggil kak dong?" ~Yoora
"Udah ga usah, panggil aja Jimin" ~Jimin
"Tapi ka..." ~Yoora
"Ga ada penolakan! Gue paling ga suka ya sama orang yang suka ngebantah, lagian juga lo biasa manggil gue nama doang" ~Jimin
Yoora hanya mengiyakan pernyataan Jimin. Yah selama ini Yoora hanya memanggil dengan nama saja tanpa ada embel embel "kak" didepannya. Tapi untuk saat ini entah kenapa Yoora merasa ingin memanggil Jimin dengan embel embel "kak".
Saat sedang mengobrol Yoora mendengar ada yang memanggilnya. Yoora menoleh kebelakang dan ternyata yang memanggilnya adalah bang Jin. Jin telah selasai menelpon dan ia kembali lagi untuk menemui Yoora.
"Ra" ~Jin
"Eh udah balik?" ~Yoora
"Udahlah kan cuma nelpon doang" ~Jin
Jin melihat seseorang yang sangat ia kenal sedang berdiri disebelah Yoora. Siapa lagi kalau bukan Jimin. Jin lumayan terkejut saat melihat ada Jimin disebelah adiknya dan sebaliknya Jimin juga kaget saat ada Jin disini.
"Hyung?" ~Jimin
"Kok lo ada disini?" ~Jin
"Ah gue kesini lagi temenin nyokap belanja bulanan" ~Jimin
"Nemenin nyokap nih? Gue kira lagi nemenin doi" ~Jin
"Kalau bang Jin yang nanya nih orang ngejawabnya sopan bener, lah ke gue? Ngegas mulu kerjaannya" ~batin Yoora
"Kalian saling kenal?" ~Yoora
Jin dan Jimin kompak menganggukkan kepala menyetujui pertanyaan Yoora.
"Hyung lo kok bisa sama Yoora?" ~Jimin
"Iyalah kan dia ad..." ~Jin
Ucapan Jin terpotong saat hp Jimin berbunyi. Jimin mengangkat panggilan tersebut. Yang menelponnya adalah nyokap Jimin.
"Eh hyung sorry gue harus cabut dulu" ~Jimin
"Ok hati hati Jim" ~Jin
"Heh lo!" ~Jimin menunjuk Yoora
"Gue?" ~Yoora menunjuk dirinya
"Iye lo siapa lagi" ~Jimin
"Hmm apaan?" ~Yoora

KAMU SEDANG MEMBACA
My Bantet ;pjm
Fanfiction".....kalau jalan tu pake mata" ~Jimin "Kalau jalan tu yang bener pake kaki bukan mata bego-_-" ~Yoora "......" ~Jimin Kakel ter gajelas terabsurd yang pernah gue kenal selama gue hidup, Yak dia "Park Jimin" ~Yoora Gue Kim Yoora bersumpah bahwa gue...