Chap. 8 (Ray Arc Eps.2)

4 1 0
                                        

"Ber...hasil?..."

Semua orang terdiam melihat aksiku yang memenggal kepala Beast tersebut hingga membuat Beast tersebut tidak berdaya lagi dan akhirnya terkapar menunggu HP nya yang terus berkurang.

"Kau berhasil Ray." Ucap Nana senang sambil berlari ke arahku.

"Tentu saja." Jawab ku dengan senyum.

"Siapa sebenarnya kalian?..." Ucap salah satu dari lima orang tadi.

"Eh, yah... Kami hanya orang yang numpang lewat." Ucap ku.

"Tidak mungkin. Kalian adalah Straye yang sangat kuat." Ucap mereka yang tidak percaya dengan ucapanku.

"Karena itulah. Jangan suka mencari masalah dengan orang yang baru kalian temui." Ucap Rama dan membuat mereka merasakan sedikit ancaman di ucapannya.

"Maafkan kami, maafkan kami, maafkan kami." Ucap mereka terus mengulang perkataan yang sama.

"Sudahlah. Yang penting sekarang sudah aman." Ucap ku sambil memegang kepala mereka.

Mereka pun kemudian mengangkat kepala mereka dan berbicara dengan kami.

"Jadi kalian ini sebenarnya siapa?" Tanya mereka lagi.

"Sebentar. Sebelum menanyakan identitas kami, bisakah kalian memperkenalkan diri dahulu?" Ucapku dan mereka langsung setuju dan berdiri.

"Saya Agus, yang di samping saya ini adalah Anton, lalu ini Said, yang ini Surya, dan yang terakhir ini Dobleh." Ucap Agus.

"Eh?! Apaan? Jangan mengganti namaku! Aku Bayu." Ucap Bayu kesal.

"Hey, ayolah. Aku hanya bercanda." Sahut Agus.

"Agus, Said, Anton, Surya, dan Dobleh? Baiklah sudah ku ingat." Ucap ku dengan sedikit mengejek.

"Hey!" Ucap Bayu kesal.

Kami pun tertawa bersama-sama dan membuat suasana tegang menghilang.

"Jadi, kenapa kalian memalak orang seperti tadi?" Tanya ku.

"Itu... Kami hanya pesuruh. Kami hanyalah bawahan yang di perintah oleh atasan kami." Jawabnya.

"Hooh... Siapa atasan kalian?" Tanyaku kembali

"Itu..."

Mereka akhirnya menceritakan siapa mereka sebenarnya dan siapa atasan yang menyuruh mereka melakukan hal jahat terhadap warga sekitar.

"Jadi begitu, kami sebenarnya dari Serikat kecil bernama Eagle Rust. Tetapi, tiba-tiba Serikat Ghoul Empire muncul dan memaksa kami menjadi bawahan mereka dengan jaminan mereka akan membiarkan kami." Jelas nya.

"Ghoul Empire?... Kau tahu Rama?" Ucapku yang tidak mengenal Serikat dengan nama itu.

"Tentu saja. Mereka adalah Serikat besar yang berdiri sejak Calibur Rising Full Version rilis, atau sejak hari bencana." Jawab Rama.

"Lalu dimana markas mereka?" Tanyaku lagi.

"Yah. Setahu ku, mereka menempati dan menguasai kelurahan Kunciran ini." Jawab Rama kembali.

"Hmm... Lalu seberapa kuat mereka?" Tanyaku lagi.

"Mereka sangat kuat. Serikat kami saja tidak berkutik melawan mereka." Potong Anton dengan wajah kembali tegang.

"Itu adalah jawaban Subyektif, aku membutuhkan jawaban Objektif. Berapa jumlah anggota Serikat Ghoul Empire tersebut?" Tanyaku lagi.

"Saat kami menyetor hasil rampasan warga, aku melihat sedikit daftar anggota Ghoul Empire. Kira-kira ada sekitar 53 orang yang berada di markas mereka." Jawabnya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 29, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Calibur RisingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang