Chapter VIII pertengkaran mama dan papa

212 13 0
                                        

   awas yah plagiat dilarang lewat👊👊

*
*
*

mama ,papa
______________

"yah.. ayah belum juga yah dapat kerjaan" tanya mama.

"belum bund, ini juga ayah lagi nyarii" kata ayah sambil membolak-balik koran yg di antarkan pagi ini.

"nyarii,, ayah bilang itu nyarii?? dengan membolak- balik koran gitu aja di bilang nyarii" bentak mama.

"Iyahh kan mah truss ayah harus ngapain" bentak ayah.

" ayah keluar dong nyari, jangan taunya duduk dirumah aja.. kalau begini terus kapan ayah nemunyaa,ayah mau nunggu sampe kita ngak bisa makan dulu baru ayah bergerak keluar" bentak mama panjang lebar.

"Emang harus ayah saja yang nyarii, bunda ngak bisa gitu" Tanya ayah kesal.

"dari awal juga bunda juga udah bilang kan jangan jual rumah kita, kalau gini kan susah jadinyaa. dan satu lagi ayah juga perah bilang kalau ayah jual rumah ayah bisa nyari kerja sampingan.
truss mana yahh,, Gak ada hasilnya juga kan" bentak mama kesal.

"tau ah ayah pusing" sambung ayah sambil berjalan menuju kamar.

beberapa menit didalam kamar ayah pun keluar sambil membawa koper.

"ayah mau kemana" Tanya mama serius.

"ayah mau pergi dari rumah aja, kalau disisni terus ayah bisa gila" sambung ayah.

karena terlalu mendengar keributan di ruang tengah, aku dan kak Clara segera lari menuju ruang utama.

"mahh, pahh,, kalian kenapa sih" tanya kak Clara.

"iyahh mama sama papa kenapa" sambungku.

"ini nihh,, ayah kamu mau keluar dari rumah" sambung mama kesal.

"betul yah, ayah mau keluar dari rumah" tanya kak Clara segera.

"iyahh" jawab ayah singkat.

"tapi kenapa yah,, ayah ngak sayang lagi sama mamah,,, ayah ngak sayang lagi sama kita" bentak kak Clara sambil mengeluarkan air mata.

"udahh Clara, stop menangisi orang yang ngak sayang sama kita" Lanjut mama.

"udah, ayah pergi yah.. jaga diri kamu baik-baik yah Clara. Arriel jaga bunda sama kaka Kamu" Lanjut ayah lalu pergi.

"ayahhh,,, ayahhh" pagil kak Clara sambil mengeluarkan air mata.

"udah Clara, masih ada mama disini. mama juga nasih bisa menghidupi kalian" sambung mama.

"tapi kenapa ayah bisa pergi dari rumah mahh" tanya Kak Clara dengan kesal.

"ngak tauuu" sambung mama.

"bagaimana nasib kita nanti" Lanjut kak Clara.

"Arriel kamu harus kerja biar kita bisa makan, jangan malas-malas oke" kata mama dengan nada kasar.

"aku juga masih SMA mahh, aku mau cari kerja dimana" sambungku ke mama.

" apa aja yang penting halal" Cetus mama.

"mahhh, disaat saat seperti ini mama masih mau Mengikuti EGO mama yang ngak jelas itu, sadar mahh" lanjut kak Clara kesal.

"Mama kan cuman bilang" sambung mama.

"mama jahattt" sambung kak Clara sambil menarik tanganku dan pergi menjauhi mama.



oke gaess sekian dulu yah ceritanyaa autor mau lanjut belajar dulu😘

jangan lupa Comen dan vote nya, itu penting👇

follow juga instagram ku
@hampattimahu12

Broken HomeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang