..3..

331 25 5
                                        

"Woi!! Oppa Albino! Sadar woi!" teriak Wendy didekat telinga Sehun. Sehun pun terlonjak kaget karena teriakan tersebut.

"Bazengg! Kuping gua nih dodol!! Ini nih akibat kebanyakan makan micin otaknya jadi bengkok." ucap Sehun.

"Gua gak pernah makan micib tau dan gua juga tau ini kuping lu masa kuping gua. Pinter dikit dong. Nape lu ngelamun,kak?" tanya Wendy.

"Gak, gua kepikiran aja nanti jadi ulangan matematika gak dikelas gua." jawab Sehun dan meninggalkan Wendy sendirian disana.

'Gua tau kalo lu pasti kepikiran ama Lisa. Ya dia mirip ama Nana Eonnie.' - batin Wendy.

-----------------------------------------------------------

*Skip pulang sekolah

"Whoah... Gila ya tuh guru. Masak gegara putus mah pacar jadi sensi ama kita. Kita kan gak salah" - Yeri.

"Bener, untung ganteng dia." timpal Jisoo.

"Heh, udang keju! Masa lu demen ama tuh guru, lu suka ama om-om? Oh my goodness, Soo. Its not like no another guy in this school and you interested with that teacher?? Otak lu sengklek! Mending lu dijodohin ama Rose daripada ama om-om." jelas Jennie.

"Gua gak demen ama pak guru itu keless... Tipe gua tuh harus pinter, IQ nya tinggi dan bisa ngalahin gua." ucap Jisoo.

"Senior kita, Kak Junmyeon. Ani, kak Suho itu adalah siswa dengan IQ paling tinggi di sekolah ini. Kayaknya cocok buat elu deh." timpal Wendy.

"Ah, masa sih. Kalo gitu tanding kepintaran aja ama gua. Mana takut gua." kata Jisoo dengan santainya.

"Elu tuh ya, ngomong asal jeplak aja. Gemes deh gua, pen gua wushu tau gak." kata Rose.

"Hush,kalian berisik sekali. Ayok, kita pulang. Lisa capek nih. Oh ya, akhir pekan ada acara gak? Lisa pengin ngajak kalian ke Café BliXl deket ama rumahnya Lisa. Baru opening kemaren katanya Baekhyun Oppa, gimana?" ajak Lisa.

"Hmm, that's a good idea. Daripada kita bengong di kamar, kita ke cafe aja bareng. So, jam berapa kita kumpul dan dimana?" kata Jennie.

"Kita ketemu di depan rumah Lisa aja,deh. Kan Lisa yang tau cafe nya. Kita kumpul jam set sembilan aja lah." ucap Rose.

"Oke deh, ntar liat lagi di grup yaa... Lisa udah gabung grup kita bertiga belom?" tanya Jisoo.

"Grup apa ya? Lisa cuman punya grup Olshop punya Baekhyun Oppa. Ama grup kelas yang baru itu." jawab Lisa dengan polosnya.

Jennie, Jisoo dan Rose hanya bisa tepuk jidat.

'Elah, umur dah mau dewasa tapi sifat cem anak umur 4 tahun. Kudu sabar te.' -Jisoo

'Oh My Goodness, my Lili terlalu polos banget. Jadi gak tega dan pen jaga dia. Kapan kamu agak ngeh ama semua keadaan,Byun Lisa.' - Jennie

'Aiyowei, Wô harus gimana lagi sama Lisa?? Tao ge, help me... ' - Rose.

Sedangkan Wendy dan Yeri hanya geleng kepala saja. Mereka benar-benar lucu. Beda Yeri beda juga dengan Wendy. Wendy hanya menatap Lisa saja. Yeri yang menyudahi acara "Mari Lihat Kelucuan 4 Kawan Itu" pun melihat Wendy. Apa yang dipikirkan sahabatnya ini. Yeri mengikuti arah pandang Wendy.

"Wen, dari tadi gua liat lu perhatiin Lisa terus, jan bilang lu mau ganti sasaran abis Si Cabe aka Oppanya Lisa ganti ama Lisa?" tanya Yeri.

Wendy yang tersadar langsung berdeham dan mencoba menjelaskan.

Can I Give Up To You?    {HunLis}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang