002

1.5K 149 42
                                        

Perjalanan mereka berlanjut menuju restoran untuk makan siang sebentar sebelum melanjutkan menuju tempat catering. Di dalam mobil, Seje hanya diam, pikirannya terus melayang-layang memikirkan kejadian tadi. Sesampainya di restoran nafsu makan Seje malah menghilang.

"Kau mau makan apa?" tanya Sehun.

"Kau pesan saja dulu, nafsu makanku tiba-tiba menghilang."

"Tadi pagi kau belum sarapan, apakah sekarang kau juga akan melewatkan makan siangmu?"

"Aku tidak apa-apa" jawab Seje datar.

"Kau keterlaluan!!" bentak Sehun.

"Hah?!"

"Kenapa kau tega menyiksa lambungmu!! Dia tidak salah apa-apa!! Jika dia bisa memilih, dia tidak akan mau memilihmu menjadi bagian dari hidupnya." Sehun yang dingin tiba-tiba saja menjadi cerewet seperti nenek-nenek.

"Apa kau baik-baik saja Mr. Oh?" Seje memegang dahi Sehun. "Tidak panas." Lalu Seje memegang tengkuk Sehun. "Ini juga tidak."

"Harusnya aku yang tanya itu padamu!" sahut Sehun.

"Maaf."

"Tumben langsung minta maaf. "

Seje hanya memasang wajah datar, dia sedang tidak mood untuk bertengkar dengan Sehun.

"Dengar! Tadi kakakmu memintaku untuk menjagamu seharian ini jadi kau harus menurut padaku. Jika tidak..."

"Kau bisa meninggalkanku sekarang." sela Seje.

"Apa maksudmu?"

"Jika tidak ikhlas pergilah sekarang. Jika kakakku bertanya bilang saja aku yang mengusirmu."

"Bagaimana bisa seperti itu?"

"Okay, biar aku saja yang pergi."

Seje berdiri dan berbalik untuk meninggalkan Sehun tapi Sehun tiba-tiba menarik lengan Seje dan memeluknya dari belakang kemudian menaruh dagunya di pundak Seje sambil memejamkan matanya. Otomatis semua mata langsung tertuju pada mereka.

"Tolong lepaskan." pinta Seje lirih.

"Aku tidak mau." balas Sehun lirih juga.

"Lihatlah semua orang menatap kita."

"Aku tidak peduli"

"Apa maumu?"

"Berjanjilah untuk makan."

"Hanya itu saja?"

"Ya, mudah kan?"

"Okay."

"Okay apa?"

"Aku berjanji akan makan. Sekarang tolong lepaskan."

"Kau juga harus menghabiskan makananmu. Jika tidak aku akan menyuapimu dengan bibirku."

"Kau pria dingin dan mesum."

"Tapi kau suka 'kan?"

"Aissh..."

Sehun pun melepas pelukannya lalu mereka mulai memesan makanan. Setelah makanan datang, Seje dengan segera melahap semua makanan yang ada di depannya bahkan dia juga mengambil makanan milik Sehun.

SeSe Couple : One Night [✔]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang