Lihat apa yang terjadi
Dengan semua rencanaku
Hancur semua berantakanDia berjalan keluar dari lingkaran hidupku
Bebas kulepaskan diaPasti Ku Bisa - Sheila on 7
#Hani
Aku masih gak percaya Damar Mutusin aku minggu lalu. Padahal kalau dia minta maaf seperti yang lalu-lalu, aku pasti bakal maafin.
Tapi bukannya minta maaf, dia malah bilang, " aku udah gak bisa sama kamu, Maaf. "
Dan udah. Dia pergi ninggalin aku, dan mimpi indah ini jadi buruk dan membangunkan aku untuk melihat Kenyataan.
Kenyataan kalau aku emang gak punya dan bahkan gak akan pernah punya cerita bahagia.
Dunia memang gak nerima aku untuk ada didalamnya.
Padahal aku kira, setelah bertemu Damar, aku bisa berdamai dengan dunia dan akan berakhir bahagia sama dia.
Dia selalu berusaha membahagiakan aku walau cuma dengan candaan konyolnya.
" Seenggaknya, walau cuma dengan kalimat bodoh gue, lo bisa tertawa dan lupa sama kesedihan lo. Jadi kebahagiaan singkat lo itu udah lebuh dari cukup, Han."
Itu yang selalu Damar bilang kalau aku tanya kenapa dia lucu banget.
Aku gak akan pernah bisa tanpa Damar. Gak akan bisa. Karena cuman Damar yang bisa ngeluarin aku dari siklus hidup menyedihkan aku.
Damar itu duniaku. Dan saat dia pergi, duniaku hancur.
Gak tau kenapa aku ngerasa Damar menangkal semua hal buruk yang ada dan menggantinya dengan kebahagiaan.
Dan benar aja.
Dunia aku pergi mengikuti Damar yang ninggalin aku.
" Mama bilang apa? Pa? Ini lagi bercanda ya?"
" Hani, kamu harus ngerti, Mama udah gak bisa sama Papa kamu. Kami sendiri udah memiliki pasangan sendiri dibelakang masing-masing. Rumah tangga ini udah gaak berbentuk lagi, Han. Kami memutuskan untuk berpisah. Tolong kamu mengerti."
" Ma... Yang bener aja sih Ma... Ada Kevin yang masih kecil... Apa kalian gak mikirin dia? Aku? Gimana Hani nanti kalau mau nikah, ditanyain sama ibu pasangan aku? Saya anak broken home tante, gitu?"
" Hani!!"
" Mama Papa, gak pernah mikirin Hani ataupun Kevin. Kalian selalu bilang aku harus belajar yang baik, dapetin hati dosen, dapet IP yang tinggi, Maksa aku ikut ke kantor Papa, ngenalin aku ke temen Papa, gak oernah nanya, kamu gimana kuliah nya? Gimana temen-temen kamu?
Yang kalian perdulikan cuma reputasi keluarga, perusahaan sama diri kalian!"
" Hani, Stop! Jangan kekanakan seperti ini! Kamu kenapa sih? Biasanya kamu nurut dan setuju Aja sama Keputusan kami!"
" Aku Capek Ma!!" Aku masih gak percaya aku anak penurut ini melakukan protes bahkan mengeluh sekarang kepada mereka.
" Aku capek jadi boneka kalian! Aku capek harus pasang topeng kemana-mana demi reputasi kalian, dan aku Capek harus nyari alesan setiap temen atau bahkan oacar aku liat kalian sama selingkuhan kalian!" Teriakan aku rupanya mengundang Papa untuk berdiri, diikuti Mama.
" Seenggaknya, kalau kalian mau berdosa, jangan lupa sama Kevin yang akan jadi korban dari keegoisan kalian! Cukup Aku yang dijadiin boneka dan kor--"
Plak!!!
Tamparan yang begitu keras aku rasain di pipi aku. Aku bahkan jatuh terduduk dibawah, tapi Papa gak berhenti dan malah narik rambut aku.

KAMU SEDANG MEMBACA
INDIE
Teen FictionAngin pujaan hujan Resah Kerinduan Hitam putih Aku tenang Shepia Sebuah kisah klasik Bahasa kalbu Risalah Hati Pelangi Bumi dan Bulan Lemon tree When the party's over Don't look Bac....Dan seterusnya. Bukan. Itu bukan puisi. Itu Daftar isi lagu, a...