hoseok

1.4K 77 4
                                        

13:08
Akhirnya hoseok sampai juga di rumah nya

Hari yg melelah kan bagi nya
Selama 2 Minggu penuh dia berada di London Inggris untuk pekerjaan

Dan mirisnya saat keberangkatan dan kepulangan nya sama sekali tidak ada sambutan

"Aku masih tidak percaya kau lakukan ini padaku" protes hoseok

"Aku bekerja untuk mereka namun mereka sama sekali tidak menghargai ku, pergi tidak di antar pulang tidak di jemput,kenapa seperti pepatah begini nasib ku" protes hoseok lagi

"Aku..." Belum selesai mengomel bel rumah milik keluarga Jung pun berbunyi

"Siapa itu" ucap hoseok heran

Karna penasaran hoseok pun pergi untuk melihat siapa yg datang
.
.
.
.
.
.
"Siapa ya?" Tanya nyonya Jung setelah melihat ada seorang perempuan yg tengah berkunjung ke rumah nya

"Saya Choi jisu" ucap perempuan bernama jisu seraya tersenyum pada ibunda hoseok

"Ah ya kau teman hoseok?" Tanya nyonya Jung

"Iya" ucap jisoo seraya tersenyum

"Ah baiklah ayo masuk nak" ucap nyonya Jung mempersilahkan

Hoseok yg melihat jisu pun langsung bergegas turun dan menemui nya

"Baru mau ibu panggil" ucap sang ibu

"Aku terlanjur sudah lihat" ucap hoseok
Dan pergi menuju jisu

"Ada yg penting?" Tanya hoseok tiba tiba

PLAKK...

sebuah tamparan mendarat tepat di belakang kepala nya

"Yg sopan kalau bicara pada tamu" ucap sang ibu penuh penekanan

"Sakit Bu" keluh hoseok

Jisu yg melihat hoseok dengan ibu nya pun tertawa kecil melihat nya

"Ah baiklah nak ibu tinggal ya,dan kau anak kuda bicara lah dengan sopan" ucap sang ibu dan langsung pergi begitu saja

"Apa kata nya? Anak kuda?" Ucap hoseok keheranan

"Sabar hoseok sabar, orang tampan tidak boleh emosi" ucap nya dalam hati seraya mengelus dada

"Ah ya maaf soal ibuku dia memang miring " ucap hoseok dan tanpa sadar sang ibu tengah mengawasi nya dengan mata tajam

Ketawa jisu lolos begitu saja ketika melihat ekspresi wajah hoseok yg seketika ciut melihat sang ibu tengah melototi nya

"Nasib nasib" batin nya

"Aku minta maaf jika mengganggu mu,tapi aku kesini ingin memberikan mu ini" ucap jisu seraya memberikan kotak berisi kue coklat di dalam nya

"Wah kau membuatnya sendiri atau membeli nya?" Tanya hoseok senang

"Aku membuat nya sendiri,karna aku juga punya toko kue jadi aku membuat ini untuk mu" ucap jisu dengan senyuman manis nya

"Wah boleh ku coba?" Tanya hoseok

" Ya tentu ,biar ku ambilkan piring kecil dulu, dan dapur nya?" Ucap jisu

"Sebelah kanan pintu coklat" ucap hoseok

Jisu pun segera pergi dari tempat duduk nya dan menuju dapur untuk mengambil piring kecil beserta garpu nya

Jisu kembali dengan barang yg di inginkan nya

"Baiklah biar ku potong dulu kue nya" tawar jisu

"Wah sepertinya enak aku sampai ngiler liat nya" ucap hoseok tidak sabar

"Silahkan coba" ucap jisu dengan senyuman manis nya

Hoseok pun langsung mencicipi kue yg di bawa jisu itu

"Wah ini sangat enak,namun ada yg kurang" ucap hoseok langsung

"Apa yg kurang?" Tanya jisu heran

"Kue ini kurang manis, seharusnya kue kan manis" ucap hoseok dengan raut wajah yg tidak percaya

"Benarkah?apa aku kurang takaran ya saat memasukan gula nya" panik jisu

"Kau harus nya tau ,rasa manis itu sudah diambil oleh wajah mu" ucap hoseok seraya tertawa keras

Seketika wajah jisu memerah dan jisu pun langsung bergegas ijin untuk pulang

"Aku harus pulang,aku ingat aku ada urusan apa kau bisa memanggil ibu mu aku mau pamit" ucap jisu dengan nada tidak santai

"Kenapa harus buru-buru? Apa kau marah?" Tanya hoseok heran

"Tidak ko,aku cuma baru ingat ada urusan mendadak" ucap jisu berusaha mencari alasan agar wajah merona nya tidak dilihat hoseok

"Ah baiklah" ucap hoseok

Emang dasar hoseok yg tidak peka
Sudah tau jisu tengah salah tingkah
Anak orang di baperin sampai sampai ucapan nya pun tidak karuan

.
.
.
.
.
.
.
"IBU" teriak hoseok dari lantai atas

"Ada apa?" Tanya sang ibu heran

"Ibu apa kau mau punya menantu?" Tanya hoseok senang

PLAKK..

lagi dan lagi sudah dua kali kepala hoseok kena pukul ibu nya

"Kenapa ibu memukul ku?" Ketus hoseok

"Kau ini kalau menghayal jangan terlalu tinggi,jatuh nya sakit nanti,memang ada yg mau dengan mu" ucap sang ibu ragu akan anak nya ini

"Ibu anak mu ini kurang tampan apa? Aku yakin dia juga menyukai ku" ucap hoseok meyakinkan ibu nya

"Memang nya uke mana yg menyukai mu" ucap sang ibu sambil mondar-mandir mengambil makanan dari kulkas

"Dia bukan laki laki Bu,dia perempuan" ucap hoseok
Dan sukses membuat sang ibu syok sampai penggorengan pun jatuh dari tangan nya

"Kau ..kau yg benar saja" ucap sang ibu tidak percaya

"Iya Bu,dia jisu,aku mungkin tidak seperti ibu yg jatuh cinta pada sesama laki laki,namun aku yakin kalau dia juga menyukai ku, ibu apa ibu mengijinkan aku untuk bersama dengan jisu" ucap hoseok memohon

"Aku terserah kau saja jika jisu mau Nerima keadaan kita ibu akan ijinkan asal kau bahagia dengan nya" ucap sang ibu setuju

"YEYY makasih ibu" senang hoseok seraya memeluk ibu nya

"Aku menyayangimu ibu kihyun" ucap hoseok seraya tersenyum khas nya

"Memang nya dia mau sama orang aneh seperti mu" ucap sang ibu seraya tertawa keras

"Ah ibu" ketus hoseok

Sang ibu pun langsung tertawa keras saat mendengar rengekan anak nya

.
.
.
.
.
.
.
.
.
Di sini jhope normal ya..
Karna dia tidak punya pasangan..
Dan entah siapa yg cocok dengan jhope..
Soal jisu kenapa saya pilih dia ...
Karna jisu memiliki wajah yg kalem dan tenang dan dia cocok buat jhope yg petakilan dan aktif

Jangan lupa vote 😃
Makasih sudah membaca

sacrifice of love [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang