Chapter 1

55 11 5
                                    

"Selamat pagi siswa siswi SMA Pandawa Jakarta dan selamat datang siswa siswi baru kelas 10 yang saya banggakan. Semoga kalian bisa menyesuaikan diri dengan pembiasaan sekolah, keadaan lingkungan sekolah, dan program pembelajaran yang agak berbeda dari SMA lain. Dan semoga kalian betah dan bahagia sekolah disini"

Begitulah sedikit sambutan dari kepala sekolah SMA Pandawa Jakarta yang membuat para siswa bosan dan lelah mendengar nya

"Tan, capek gue berdiri mulu dari tadi ga kelar-kelar pula, panas tau" protes Marsha kepada Tania yang langsung dapat tatapan tajam oleh Tania karena ada salah satu anak osis yang memperhatikan mereka. Mau ngga mau akhirnya Marsha cuman diem dan menggerutu di dalam hati.

★★★

"Akhirnya kelar juga, gila kali ya lama banget padahal cuman upacara pembukaan bukan upacara pernikahan" celoteh Marsha sambil meneguk minumannya dari botol

"Iya, ngeselin banget sih tapi gapapa lah liat cogan nya bisa lama" kata Tania yang mulai membayangkan wajah salah satu kakel yang mulai disukainya

"Bucin Lo Tan"

"Biarin"

"Serah Lo deh"

"Eh Sha, Lo sadar ga si kalo di sekolah ini banyak cogan dan cecan?"

"Lah kan emang iya" ucap Marsha dengan santai

"Santai amat Lo"

"Iya lah santai, orang gue dah nemuin dia"

"Ha? Nemuin dia? Siapa?" ucap Tania yang tidak mengerti maksud yang dikatakan Marsha

"Ada deh, nanti juga Lo tau"

"Lo mah bikin orang penasaran aja" kata Tania yang mulai kesal dengan sahabatnya itu

"ya udah deh yuk ke kantin" ucap Marsha yang diangguki oleh Tania. Karena suasana kantin saat ini sudah mulai sepi jadi mereka langsung masuk aja ke kantin

"Mang Mamat beli somay dua ya" ucap Marsha sambil memberikan uang nya

"Siap neng" ucap mang Mamat sambil membuatkan pesanan Marsha

"Sha, Lo kok tau sih kalo namanya mang Mamat?"

"Tau lah Tan, kan tadi ada kakel yang pesen manggilnya mang Mamat"

"Lo pinter juga ternyata"

"Baru sadar lo" Ucap Marsha sambil memainkan hp iPhone 11 pro max miliknya nya

"Wiih, hp baru tuh" goda Tania

"Paan si Tan, dah tu ambil somay nya"

"Iya bentar"

Mereka memakan somay yang udah dibeli sambil ngebahas tentang cogan. Seperti yang kalian tau, yang mulai pasti Tania dan sekarang mungkin Marsha juga mulai tertarik dengan cogan yaa jadilah ghibah.

★★★

Matahari mulai tinggi dan membuat para siswa baru SMA Pandawa bosan mendengarkan materi yang diberikan oleh pemateri tak terkecuali Marsha. Dia emang ngga suka kalo disuruh mendengarkan topik yang ngga asik dan terlalu lama. Awalnya emang asik sih tapi lama kelamaan jadi boring, itulah pemikiran Marsha kali ini.

"Woy Sha, bangun kek!! Lo gamau pulang?" Ucap Tania sambil menepuk pipi chubby cewek berambut hitam sepinggang itu

"Paan sih Lo Tan, udah selesai?" Tanta Marsha polos

"Udah lah bego, mangkanya gue bangunin Lo" kata Tania yang mulai kesal

"Iya deh maaf, abisnya bosen sih" Ucap Marsha sambil nyengir

Mereka pun langsung menuju gerbang sekolah untuk menunggu supir Marsha. Rumah Tania dan Marsha emang Deket banget jadi mereka berangkatnya barengan. Mereka memainkan hp nya masing-masing hingga supir Marsha datang. Dan diperjalanan mereka juga sibuk dengan urusannya masing-masing

"Dadah Tania" Ucap Marsha Sambil melambaikan tangan sesampainya di halaman rumah dan di balas lambaian tangan oleh Tania

★★★

"Assalamualaikum" Ucap Marsha ketika masuk rumah dan langsung menuju kamarnya

"Waalaikumsalam, gimana hari pertama sekolahnya Sha?" Tanya Mama yang menghentikan langkah Marsha

"Ya gitu ma" Ucap Marsha lesu

"Ya udah istirahat sana" kata mama sambil menuju dapur

"Iya mamaku yang cantik" goda Marsha dan berlari menuju kamarnya. Tanpa disadari Marsha sudah terlelap di kasur setelah mandi, makan malam pun terlewatkan digantikan oleh mimpi yang indah.

★★★

Hai readers, gimana ceritanya? Gajelas ya? Maap nih kalo ceritanya gaasik di chapter ini, bantu Vote ya untuk kelanjutan nya, kalo ada masukan boleh komen di kolom komentar. Chapter selanjutnya mungkin lebih menarik.

Makasih udah baca><

MYSTERIOUSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang