Pelajaran bermula seperti biasa, beberapa Jam kemudia tiba waktu untuk murid murid beristirahat .
Semua anak berhamburan dengan wajah senang, kecuali yuan Ia dari tadi memasang wajah sebal nya "Apa apaan dia itu, huh menyebalkan " Yuan mengomel sendiri dibangkunya
"Yuan kau sehat kan? " Tanya qianki yang datang
"KAU FIKIR AKU GILA??? " Teriak yuan, seketika qianki memegang dadanya kaget
"hei hei kalem yuan " Ucap qianki sambil mengelus dadanya,ia pun duduk disamping yuan.
"Ada apa? Coba ceritakan kalau mau " Sambung qianki
Yuan menompang kedua pipinya
Flash back on
"hai junkai ge? Senang berkenalan denganmu " Ucap yuan berusaha terlihat baik
Namun junkai tidak menggubris bahkan menengok saja tidak .
Yuan kesal dan menggoyang tangan junkai "junkai geeeeeeee apa kau tidak mendengarku ?"
Junkai berdecak dan menoleh kesamping dengan wajah datarnya "Berisik! Bisa diam gk? "
Yuan terdiam dan melepaskan tangannya dari tangan junkai, setelahnya junkai menghadap kedepan lagi.
Beberapa menit kemudian yuan kebingungan karena lupa tidak bawa buku yang diberi oleh laoshi nya kemaren kapan lupa ,ia pun menengok ke arah junkai "junkai ge.. Junkai ge.. Boleh aku meminjam buku mu? Aku lupa tidak bawa "
Junkai berdecak dan meninggal kan Yuan lalu pindah ke bangku samping temannya chengxin
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Flashback off
"bagaimana tidak sebal coba? Dia bertingkah seperti aku pernah melakukan kesalahan besar, padahal tadi aku cuman tidak sengaja menabraknya " Ucap yuan
Qianki menggeleng dan mengacak rambut yuan "sudah tidak apa apa kalau butuh sesuatu panggil aku aja oke? " Yuan pun mengangguk
"ayo kekantin kamu pasti lapar " Ajak qianki ,yuan pun mengangguk dan mereka mulai beranjak ke kantin.
Setelah beberapa menit mereka sampai dikantin "qianki ge, kenapa ramai sekali, kita duduk dimana ?" Tanya yuan sambil melihat sekeliling .
Qianki juga menengok sekeliling dan menemukan tempat yang kosong di pojokan "nah yuan kamu duduk disana saja nanti aku pesankan " Yuan pun mengangguk dan mulai beranjak duduk di tempat itu.
Ia menunggu sambil melihat lihat sampai tiba tiba seorang wanita duduk didepannya sambil tersenyum "e noona? Kau kenapa? Kau terlihat mengerikan jika tiba tiba tersenyum seperti itu " Ucap yuan
Gadis itu terkekeh dan mengulurkan tangannya "perkenalkan aku nana ouyang, sekelas denganmu apa kamu tidak melihatku? "
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yuan menjabat uluran tangan nana setelah itu melepaskannya "hehe aku tidak memperhatikan tadi " Ucap yuan
Nana menggeleng "tidak apaa apa ,btw ini aku bawa minuman untukmu, kebetulan aku membelinya lebih " Ucapnya sambil memberikan sebotol minuman
Yuan berterimakasih dan mulai meminum minuman yang diberikan
Nana menompang dagunya sambil menatap kagum Pada yuan "yuan kau imut sekali, kau memang cocok jadi uke wang junkai, pasti kalian serasi yang satu tampan dan dingin, yang satunya imut dan cerewet"
Uhuk.. Yuan terbatuk, tersedak mendengar perkataan nana " a apa? Hei tidak akan dan tidak mungkin " Ucap yuan
"hei beneran kal-"
"nana sudah jangan mengganggu nya " Potong qianki yang tiba tiba datang membawa makanan
"iss qianki kau mengganggu " Sebal nana
"jangan di bawa perasaaan dia emang fujoshi gila, bahkan dia pernah memasangkan ku dengan adik tingkat yang bernama Yaxuan " Jelas qianki
"hei aku tidak gila anjir " Sebal nana
Yuan hanya terkekeh melihat pertengkaran keduanya Namun terhenti saat ia mendengar kericuhan anak anak kantin
"astaga pangeran sekolah kita "
"astaga mereka tampan tampan "
"ASTAGA WANG JUNKAI GANTENGMU GADA AKHLAK "
"WEH ITU CHENGXIN ASTAGA KENAPA DIA JUGA TAMPAN "
"weh anjir matanya sexy "
"Itu yaowen kenapa wnhebebegesjenejejej AAAAAAAAA" (anggap aja mereka seumuran)
dan jenis teriakan lainya
Yuan, qianki dan nana menutup telinganya "astaga kenapa mereka berisik sekali " Ucap yuan
"Udah seperti kegiatan sehari hari jika ada gerombolan itu " Jelas nana
"eh itu mereka berjalan kearah kita? " Ucap yuan
Nana berkedap kedip lalu heboh "astaga sepertinya ia akan menemuimu kiw "
Qianki hanya diam dan memakan makananya, kan sayang kalau dingin
"Hei itu tempat kami " Ucap yaowen salah satu dari gerombolan junkai dan chengxin
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"apa apaan kami duluan ". Saut yuan
"hei tapi ini tempat kami dari dulu " Saut yaowen lagi
"tidak " Ucap yuan
Qianki dan nana pura pura tidak tau dan memakan apa yang ada dimeja, mereka tidak mau berurusan dengan anal populer di sekolah
"hei kalo diberitahu jangan ngeyel " Itu junkai yang bicara
Yuan pun berdiri dan menatap sengit "ini bukan sekolah mu! Jangan menyuruh nyuruh kami " Sebal yuan
Junkai pun mendekat dan menatap sengit juga "kau anak baru tau apa? "
Yuan pun mendekat lagi sampai jarak mereka eeeeeee entahlah "Kau anak lama, tidak perlu sok " Ucap yuan
"Kubilang pergi ya pergi ini tempatku " sambung junkai