Chengxin masih melongo menatap kepergian orang yang bernama majiaqi tadi 'Dia tampan tapi aneh '
"Jika kau masih melongo dan membuka mulut mu seperti itu, aku pastikan banyak lalat yang masuk ke dalam mulutmu "
Chengxin terkejut dan langsung menutup mulutnya .
Yaowen terkekeh lalu berjalan kearah chengxin dan merangkul bahunya "akhirnya Ada juga yang mau sama kamu cheng "
Chengxin mengerucutkan bibirnya dan melepaskan rangkulan yaowen "jika kamu disini untuk mengejek ku mending kamu urus bunga bunga disana " Ucap chengxin
"Aku tidak bilang kalau aku mengejek " Yaowen berbalik dan meninggalkan chengxin .
Chengxin menghela nafas dan mulai mengerjakan Pekerjaanny, soal ma jiaqi dia hanya berfikir kalau itu hanya orang iseng yang kurang kerjaan .
Waktu demi waktu pun berlalu, tiba dimana bulan dan bintang mulai terlihat di langit
"Chengxin kenapa kamu belom pulang? " Tanya yaowen, dia hanya bingung biasanya saat Jam tutup dia langsung pulang
Chengxin menggeleng "aku ingin memastikan apa kau pulang atau tidak "
Yaowen menepuk jidatnya "Astaga cheng aku pasti pulang, lagian habis ini aku mau menjenguk yaxuan lagi, pulang gih udah malam juga " Ujar yaowen .
"hmm baiklah, titip salam buat kekasihmu kalau dia sadar aku pulang dulu wen "
"iya hati hati "
Chengxin berjalan keluar dia bergegas mengambil sepedanya dan mulai menjalankan sepedanya untuk pergi pulang, Saat diperjalanan tiba tiba sepedanya mulai bermasalah
"eh eh kenapa ini " Chengxin panik, ia mulai tidak seimbang, dan
Bruk..
"Ah sakit.. " Ia hendak bangkit tapi badan dan kakinya terasa sakit untuk digerakkan
"Hiks bagaimana ini, aa tolong hiks " Ya chengxin mulai menangis dan terisak
"Lain kali rajin rajin memompa sepeda "
Chengxin kaget mendengar suara ia langsung mendongak dan menatap seseorang yang barusan bicara padanya
"Hei biasa aja natepnya, kamu lupa sama aku ?" Ucap pria itu
Chengxin membulatkan matanya "Ah iya iya aku inget ma... Ma siapa tadi aku lupa "
Pria itu berdecak "hiss baru beberapa jam kita tidak bertemu tapi kamu sudah melupakan aku "
"sebentar aku singkirkan dulu sepedanya " Lanjut jiaqi, ya pria itu adalah ma jiaqi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"hei ja - aduh sakit ,jangan disingkirkan aku tidak punya kendaraan nanti " Ucap chengxin
"Aku hanya menyingkirkan nya bukan membuangnya " Jawab jiaqi sambil menata sepeda chengxin yang terjatuh