CHAPTER 4

63 5 0
                                    

Sudah satu bulan lebih aku dan kak kevin selalu menjalin kebersamaan seperti saling mengabari lewat sosial media meskipun jarak yang memisahkan kita. Aku tahu aku tidak memiliki ikatan dengan dia layaknya seperti hubungan berpacaran atau lainnya. Namun, aku dengan dia sudah akrab sekali karna Suatu acara aku bisa akrab dengan dirinya. Berawal dari Acara lalu bermain hago dan sampai saat ini aku masih sering saling mengabari.

Entahlah Aku dengan dia dikatakan apa. Pacar bukan? Keluarga bukan? Tapi Aku sudah mengangap dia seperti kakak ku sendiri karna dia selalu ada setiap aku butuh dan selalu mendukung apa yang aku kerjakan. Aku bersyukur bisa dekat dengan dia.

Sudah lama aku tak bertemu bertatap wajah dengan dia. Namun, akhirnya suatu hari dia mengabari ku jika di sekolahnya ada suatu acara yang di buka untuk umum dan ia menginginkan aku untuk datang ke acara tersebut. Namun, aku bingung Aku harus datang kesana dengan siapa.

Aku teringat. Jika Sahabatku yang bernama Dilla Azmiyah pernah mengajak ku untuk datang ke acara tersebut karna ia di beri tahu oleh salah satu Kakak - kakak yang pernah PKL di komplek perumahan nya. Kebetulan Dia juga tahu kalau aku dekat dengan Salah satu kakak PKL di kompleks. Aku langsung menghubungi dia saja.

Safaagniya_
Datang ke acara festival SMA Cakrawala yuk Dil?

Dillaazmy_
Enggak sama Anak Komplek kamu Fa?

Safaagniya_
Enggak, mereka ada urusan.
Mau gak Dil?

Dillaazmy_
Ayok aja tapi naik angkutan umum aja ya?

Safaagniya_
Oke, soalnya Aku disuruh ke sana Sama si kakak tau😂

Dillaazmy_
Ciee yang disuruh kesana, ketemu dong ya nanti tuh, awas ya nanti jangan jadiin aku obat nyamuk wkwk.

Safaagniya_
Hahaha. Tenang aja engga kok, nanti aku nyamper ke kamu ya.

Dillaazmy_
Iyaa.

Setelah mengabari Dilla. Aku langsung bersiap-siap untuk berangkat ke acara tersebut. Aku tak memberitahu Kak kevin jika aku akan pergi kesana. Karna awalnya aku tidak ingin pergi kesana. Namun, aku di paksa untuk datang ke acara tersebut. Biar jadi suprise. Setelah selesai bersiap-siap aku langsung berangkat menuju ke rumah Dilla di antar oleh mamah.

Setelah sampainya di depan rumah Ternyata Dilla sudah menunggu. Aku dan Dilla pun langsung berangkat menaiki Angkutan umum karna waktu sudah semakin siang. Aku berangkat pukul sepuluh. Dan tiba disana pukul Sebelas.

Setelah tibanya Di SMA Cakrawala Aku segera Vidcall Kak kevin untuk memberi kejutan.

Safaagniya_
Kakak, Safa udah ada di depan gerbang Sekolah kakak nih.

Kak kevin
Yang bener? masuk aja dulu terus tunggu di parkiran nanti kakak kesana yah

Safaagniya_
Iya kak.

Obrolan vidcall pun berakhir.

"Disuruh masuk aja dulu, nanti tunggu di parkiran katanya Dil" Ajak Safa kepada Dilla.

"Tapi Dilla Malu, banyak Cowo itu" Ucap Dilla.

Ya aku sudah mengenal lama Dilla sejak MTs. Aku juga tahu jika Dilla orangnya pemalu. Apalagi kepada lawan jenis karna ia sering menjaga pandangannya apalagi auratnya. Dilla selalu memakai niqab jika keluar rumah. Aku bersyukur bisa dekat dengan dia.

"Udah gapapa, Kan ada Safa" Ucap Safa.

"Yaudah deh"

Aku dan Dilla pun langsung memasuki gerbang SMA Cakrawala, acara sangat ramai sekali banyak orang-orang yang datang ke acara tersebut. Apalagi Festival ini di adakan perlombaan Antar Sekolah Mulai Dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Aku dan Dilla langsung menunggu di area parkiran. Dan tak lama pun Kak kevin menghampiri kami.

"Fa, ayo Gazebo" Ajak Kevin yang sudah berada di depan Safa dan Dilla.

Safa Hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Mereka bertiga berjalan menuju Gazebo yang berada di SMA cakrawala. Setelah sampai di gazebo mereka bertiga Langsung mendudukan bokongnya di kursi Gazebo yang sudah tersedia.

"Fa, katanya gak bakal kesini?" Tanya Kevin seraya menatap wajah Safa.

"Cuman prank doang haha" Ucap Safa seraya Tertawa.

Kevin hanya mendelikkan matanya jengah.

saat sedang asyik mengobrol tiba-tiba ada dua teman kak kevin yang menghampiri kami. Dan kebetulan Aku pun mengenalnya karna mereka juga termasuk kakak yang PKL di kompleks perumahan ku. Mereka bernama kak Fauzan Sama kak Faisal.

"Eh Safa, kapan kesini?" Tanya Fauzan.

"Dari tadi kak" Jawab Safa seraya tersenyum.

"Eh ini siapa?" Tanya Fauzan sambil matanya mengarah kepada Dilla yang berada di samping Safa.

"Ini Dilla kak" Jawab Safa.

"Dilla Masih Satu komplek sama Safa?" Tanya Fauzan kepada Dilla.

"Bukan, Dilla Komplek perumahan indah kak" Jawab Dilla.

"Yang PKL nya kak Fawaz gitu kan?" Tanya Fauzan kembali.

"Iya" Jawab singkat Dilla.

"Fa, Cari kaos kaki yu, kaos kakinya basah nih kotor juga. Tanyain coba ke si kakak" Bisik Dilla kepada Safa. Dilla masih merasa Malu dan canggung dengan kak Kevin, kak Fauzan dan kak faisal.

"Kak yang jual kaos kaki sama Aqua dimana ya?" Tanya Safa.

"Mau beli? Ayok kakak Anter deh" Jawab Fauzan.

"Eh gue pergi dulu bentar ya, nitip mereka Zan, sal" Ucap Kevin, ia langsung berlalu pergi.

"Iye kita jaga mereka" Sahut faisal.

"Ayok katanya mau beli kaos kaki sama minum?" Ucap Fauzan

"Ayo kak"

Kami berempat langsung Meninggalkan Gazebo dan pergi menuju stand Yang berjualan kaos kaki dan minuman dingin. Namun, saat di pertengahan jalan kami bertemu dengan salah satu teman nya kak kevin.

"Nih Fa ada kak Irsal" Ucap Fauzan

"Eh kakak" Ucap Safa Sambil menyalami telapak punggung tangan Irsal.

"Eh ini siapa?" Tanya Irsal sambil menatap Ke arah Dilla.

"Ini temen Safa kak, Namanya dilla" Dilla yang namanya disebut pun langsung menangkup kan kedua tangannya dan di balas oleh Irsal.

"Kak duluan ya mau beli barang dulu hehe" Ucap Safa Seraya terkekeh kecil.

"Iyaa"

Setelah Selesai membeli minuman dan kaos kaki untuk Dilla. Mereka berempat Langsung berjalan menuju ke Gazebo. Namun, saat berjalan ke arah Gazebo. Kevin Menghampiri kami.

"Mau jajan gak? Kakak anter deh" Ucap Kevin

"Ayok Nanti di traktir sama Kevin fa" Sahut Faisal seraya terkekeh.

"Lah gue juga" Decak Kevin.

"Yaudah ayok" Ucap Safa. Kami berlima pun langsung berjalan ke arah stand yang berjualan aneka makanan.

"Mau apa?" Tanya Kevin.

"Kita ngikut aja kak"

"Kalian mau nya apa?" Tanya Kevin kembali.

"Dilla mau apa?" Tanya Safa kepada Dilla.

"Dilla apa aja terserah" Ucap Dilla seraya menundukan wajahnya.

"Mau Sosis bakar gak? Sama es doger?" Tawar Kevin.

"Iya gapapa deh kaka"

"Kalian tunggu disini. Zan lu pesen sanah"

"Ck. Gue lagi yang pesennya" Ucap Fauzan.

"Sama gue juga kali Zan"

"Duduk aja " Ucap Kevin.

Aku dan Dilla pun duduk dikursi yang kosong sambil menunggu kak kevin, kak Fauzan dan kak faisal memesan makanan. Tak butuh waktu lama mereka bertiga telah selesai memesan makanan dan kami berlima berjalan menuju ke Gazebo untuk memakan makanan kami.

Me and YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang