setelah dari galeri spot kami berempat kembali ke gazebo karna tiba-tiba hujan.
"Fa, kakak sama temen-temen mau main ke komplek kamu yang kemarin kakak pkl tuh. " ucap kevin.
"boleh aja kak. " ucap safa.
"eh tadi kalian ke sini naik apa?" tanya kevin.
"kita naik angkutan umum." jawab Safa.
"yaudah nanti pulangnya bareng kita aja biar sekalian." ucap kevin.
"yaudah deh kak. " ucap Safa.
" yaudah kalian berdua tunggu dulu sini ya. Kakak mau ke teman - teman dulu. Biar nanti kita langsung berangkat. Tenang aja kok kakak udah bawa barang-barangnya. Gak banyak juga sih." ucap Kevin.
" iya kak." jawab safa.
Kevin dan Faisal pun beranjak dari duduknya dan berjalan kearah luar gazebo meninggalkan safa dan dilla.
"Dilla, cari makan yuk." ucap Safa. Dilla pun menganggukan kepalanya. Safa dan dilla pun beranjak dari duduknya mereka berdua berjalan ke bazar makanan yang dekat dengan gazebo. Meskipun hujan belum reda. Karna arah Bazar dan gazebo sangat dekat.
"dil mau beli apa?" tanya Safa.
"gak deh aku gak mau, kamu aja fa. " ucap Dilla.
"Yaudah anter aja aku ya." ucap Safa.
"ayok." ucap Dilla.
Kami berdua berjalan menyusuri bazar makanan. Safa memberhentikan langkah kakinya di sebuah bazar stand yang menjual sebuah minuman suket atau yang sering di sebut susu ketan.
"Dil, kamu beneran gak beli?" tanya Safa.
"enggak. Kamu aja. " ucap Dilla
Safa pun mengantri untuk membeli minuman suket.
"ini neng." ucap penjual tersebut seraya memberikan pesanan Safa. Safa pun menerimanya.
"makasih ya pak." ucap Safa.
"ayo Dil." ajak Safa kepada Dilla setelah pesanannya selesai.
Safa dan dilla berjalan keluar dari arah bazar dan berjalan ke arah gazebo kembali karna takut jika kak Kevin dan teman-temannya menunggu.
Sesampainya di gazebo Safa dan dilla langsung duduk. Dan tak lama kemudian Kak kevin dan teman-temannya pun muncul.
"eh ayok kita pulang." ucap Kevin. Safa dan dilla pun menganggukan kepalanya.
Safa dan dilla pun beranjak dari duduknya. Mereka semua berjalan keluar gazebo namun saat di jalan mereka melihat ada sekumpulan orang yang sedang memainkan musik yang terbuat dari tong sampah plastik bekas.
"mau liat dulu gak? " tanya kevin.
"iya deh kak liat dulu aja." ucap Safa.
"bagus banget. " ucap Dilla saat melihat pemain drum.
Mereka hanya melihat sebentar karna hari semakin sore. Kak kevin pun mengajak untuk segera pulang. Namun. Lagi-lagi di pertengahan jalan kami berhenti.
"eh poto-poto dulu deh." ucap Fauzan.
"eh mau ikut gak?" tanya kevin kepada safa dan dilla.
"jangan ikutan Fa, aku malu." bisik Dilla kepada Safa.
"Enggak deh maluu kak." ucap Safa. Kevin pun menganggukan kepalanya.
"Eh Kak ada Kak Azzam gak?" tanya Safa karna ia ingin mengerjai Dilla. Karna dilla pun kenal dengan salah satu kakak PKL yang di desanya. Entah mengapa Dilla hanya kenal kepada satu orang yang PKL di kompleks nya. Ah iya karna dilla orangnya selalu diam di rumah dan tak bergaul dengan teman-temannya. Ia pemalu. Ia akan keluar jika ada keperluan saja.

KAMU SEDANG MEMBACA
Me and You
Teen Fiction"aku bersyukur bisa mengenalmu" ~safa agniya fauziah~ "bersamamu aku merasa nyaman" ~Kevin Atharayyhan~