Challenge 30gp
Semenjak kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya bersama kekasihnya, Soo Mi, si gadis cantik itu tidak mau meminum Soju lagi. Karena keluarganya berada di Indonesia, akhirnya Soo Mi di bawa pulang oleh bibinya. Selama berbulan-bulan...
Menahan rindu pada seseorang itu lebih menyakitkan dibandingkan patah hati. Aku ingin segera kembali ke Negeri itu dan memeluknya dengan erat.
-Soo Mi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🥀
“Akhhh.. kepalaku..”
“Soo Mi, kau sudah sadar?” tanya seseorang.
“Kepalaku kenapa sakit sekali. Apa yang telah terjadi?” “Itu akibat dari kecelakaan yang sudah menimpa kalian beberapa bulan lalu.”
“Kecelakaan?”
“Iya, kecelakaan. Mobil kalian mencoba untuk menghindari truk namun malah terjatuh ke dalam jurang dan menabrak pohon.”
“Ahh.. aku baru ingat. Tapi di mana Baekhyun? Perasaan, dulu aku kecelakaan bersamanya.” tanya Soo Mi.
“Kau sekarang berada di Indonesia. Ajumma yang membawamu ke sini agar lebih mudah merawatmu.”
“Tapi, bagaimana keadaan Baekhyun, ajumma?” tanya Soo Mi sedikit khawatir.
“Terakhir ajumma pas mau ke Indonesia, Baekhyun sepertinya sudah selesai dioperasi.” “Tanganku kenapa sedikit sakit jika digerakkan?” tanya Soo Mi.
“Mungkin itu adalah efek akibat kecelakaan 6 bulan yang lalu.”
Cklek!
Pintu ruangan terbuka dan muncullah seorang dokter paruh baya bersama seorang suster di belakangnya.
“Sepertinya anda sudah mulai membaik. Dan masih harus dirawat hingga 3 hari ke depan. Setelah 3 hari, anda masih harus istirahat di rumah selama kurang lebih 10 hari.” jelas Dokter.
“Lama amat Dok, istirahat nya.” keluh Soo Mi.
“Sudah, turuti aja apa kata dokter. Itu juga kan demi kesehatan kamu.” peringat bibinya.
“Tapi aku juga kan mau ketemu Baek--”
“Lupakan sementara tentang Baekhyun. Sekarang kau harus sehat terlebih dahulu. Jangan sampai kau pergi seperti eomma mu.” potong bibinya. Dan Soo Mi seketika terdiam.
3 hari kemudian...
“Hah... Sampai kapan aku harus di rumah terus sambil menabung rindu pada Baekhyun?” tanya Soo Mi bermonolog.
“Kenapa kau tidak meneleponnya saja. Dan kau bebas ngoceh sesuka hatimu.” balas bibinya sambil meletakkan teh hangat di meja.