Part 4

254 32 2
                                        

Yongsun POV

Aku melihat byul pergi meninggalkan cafe, aku tidak peduli dia sangat egois sekali.. dia boleh berteman dengan banyak wanita sedangkan aku tidak boleh berteman dengan laki-laki..

"eerr.. sepertinya kau habis bertengkar dengan suamimu" aku melihat kearah kwangsun

"ah~ tidak kok hehehe"

"benarkah?"

"iya, sudah jangan dibahas"

...

...

Sudah jam 9 cafe sudah mau tutup, aku merenggangkan otot-ototku karena hari ini banyak pelanggan, pegawaiku mulai pamit pulang

"kami pulang dulu ya bos" pamit mereka

"iya, hati-hati pulangnya"

Moodku sedang hancur karena kejadian byul tadi, aku masih kesal dengan byul karena dia sangat egois terhadapku.. rasanya aku tidak ingin pulang dan melihat wajahnya dulu, kalau aku melihat wajahnya yg ada bawaannya emosi lagi

"yong" krystal memanggilku, aku langsung melihat kearahnya

"hm? Ada apa krys?"

"aku mendengar pertengkaranmu sama byul" eh? Krystal mendengarnya? Apa semua pegawaiku tau kalau aku tadi berantem dengan byul?

"hhmm.. apa kau tidak suka aku berteman dengan byul?" haish! dia mendengar semuanya, bagaimana ini.. sebenarnya bukan itu maksudku..

"bukan itu maksudku krys, tapi aku hanya tidak suka kalau byul melarangku sedangkan aku tidak melarangnya berteman dengan siapa aja"

"tapi yong..." aku langsung memotong omongannya

"cukup krys, aku tidak ingin membahasnya.. aku tidak keberatan kamu berteman dengannya, tapi aku tidak suka dengan caranya yg melarangku berteman dengan siapa saja, udah itu saja.." dia terdiam, aku menghela nafas

"sudah ya, aku ingin pulang.. kamu yg nutup cafe kan?"

"iya"

"baiklah, aku pergi dulu" ucapku kemudian pergi meninggalkan krystal

Aku tidak ada maksud seperti itu, aku hanya ingin byul tidak egois terhadapku..

...

...

Aku sudah pulang kerumah, aku berjalan menuju kamar dan aku tidak melihat ada byul di rumah, kemudian aku berjalan menuju pintu depan ternyata byul belum pulang karena kunci mobilnya tidak ada di meja yg biasa tempat diletakkannya kunci

Dia mengulanginya lagi kah? Apa dia tidak ada niatan untuk pulang lagi? Kantornya itu tutup jam 8 malah lebih cepat dari cafeku, kenapa dia masih belum pulang? Aku langsung mengambil handphoneku kemudian langsung menghubungi wheein

Semarah-marahnya aku, aku masih tetap peduli dengannya walaupun dia sangat menyebalkan..

"hallo"

"wheein, kantor udah tutup kan?"

"udah kok dari jam 8, kenapa?"

"tidak, aku hanya nanya aja"

"cari byul?"

"iya"

"dia tadi siang bilangnya ke cafemu terus tidak balik-balik lagi kekantor" apa? jadi habis dari cafe itu byul tidak ada balik lagi ke kantornya? Haish!

"hmm gitu, terimakasih ya wheein, maaf mengganggu"

"iya tidak apa kok" aku langsung menutup telfonnya, dia pergi kemana? Apa dia semarah itu kepadaku? Aku menghela nafas panjang, sepertinya aku harus mengalah padanya

Honey Bee (Rude Boy 3)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang