Happy reading
IG|@_jynti
Di perjalanan pulang
"LE. KITA KE INDOMARET BENTAR AUS GUE"
"OH IYA IYA"
Karna berada diatas motor mengharuskan mereka untuk berbicara lebih kencang
Lean menepikan motornya, dan memasuki indomaret
Dan pertemuan tak terduga pun terjadi
Amel pov:
Alan? Liora?
Aduh kenapa ketemu disini sih?!
"Hai katanya nyemput sodara ke bandara. Ga jadi ya?" Sindir alan
"Mmm anu lan"
"Gausah di jawab gue tau, lo bohong kan kalo lo mau nyemput sodara lo? Seinget gue lo ga punya sodara yang di luar negeri"
Tolol banget lo mel
"Jadi gini ya? Meninggalkan tugas demi kepentingan pribadi? Kemana lo bawa sumpah jabatan lo?" Sarkas alan
"Oh apa lo jadi osis cuma numpang nama doang?! IYA?!" Lanjutnya
Pedes bat mulutnya, habis makan bon cabe kali?
"Engga lan, tadi gue emang udah ada janji duluan sama lean" jujur gue
"Trus kenapa lo bohong? Mau menghindar dari tugas? Kalo ga niat jadi osis mending ga usah ikut. Percuma member banyak, tapi semua sifat nya kayak lo! Lebih mentingin kepentingan pribadi ketimbang organisasi, dan gue liat jalan sama pacar lo ini menurut gue gak terlalu penting!"
Gue cuma bisa senyum
"Yaudah serah lo mau bilang apa, mau laporin ke pembina? Silakan, dan ya? Kalo lean memang pacar gue lo mau apa? Lagian ini kegiatan di luar sekolah bukan di dalam sekolah. Lo baru mentang mentang orang penting di osis bisa seenak jidat marahin orang nyuruh nyuruh orang! Gue juga manusia, punya kehidupan pribadi. Dan untuk mentingin kepentingan pribadi dari pada organisasi, lebih baik lo ngaca dulu, siapa yang LEBIH mentingin kepentingan pribadi disini?! Jabatan cuma formalitas lan. Kerja nya yang jadi tolak ukur. Dan kalo anggota lo ada salah lo bilangin baik baik" alan terdiam "emang udah berapa kali sih gue ga ikutin perintah perintah yang diberikan? Berkali kali ya? Seinget gue baru kali ini, dan itupun cuma nolak buat nemenin lo beli barang barang. Emang ga ada anggota lain?" Amel menghela nafas
"Lo berubah mel sejak kenal laki laki ini!"
Lean dan liora hanya bisa menyaksikan perdebatan antara teman ini
"Gue berubah? Haha" amel tertawa garing
"Lo bilang gue yang berubah? Siapa yang bikin gue berubah hah?! LO!, Yang seharusnya bilang berubah itu gue. Lo yang berubah. Gue yakin lo tau kalo gue dari dulu punya rasa lebih dari sekedar teman sama lo, tapi lo? Sedikitpun ga pernah membalas, oke gue terima kalo kita temenan doang, dan saat lo memili pujaan hati, inget gak lo sama gue? INGET GAK?!"
"Lo nya aja yang baperan deket bukan berati suka!" Bentaknya
"Gue gak akan baper sebelum lo orang berjakun yang mulai?! Dan sekarang gue sadar, gue akui gue bodoh suka sama lo, dan sekarang rasa suka gue berubah menjadi rasa benci! Gue benci lo alan!!. Persahabatan kita cukup sampai disini, urusin aja itu CEWEK lo!" Ucap amel berkaca kaca
Amel pov end:
"Lean kita pulang, eneg gue disini lama lama" lean hanya meng iya kan,
Amel naik ke motor lean dan merangkul pinggang pria tersebut
Alan yang melihat itu mengepalkan tangan tidak terima sahabatnya itu dekat dengan laki laki lain
"Udah ga usah dipikirin omongan amel, dia cuma omong omong doang, nanti di sekolah juga ngomong sama lo, dia cuma kebakar api emosi" ucap liora
"Ya" ucap alan singkat
"Yaudah kita pulang aja"
"Hm"
"Ternyata selama ini amel suka sama gue? Bodoh lo alan bodoh, ga seharusnya lo bentak bentak dia kayak gitu!! Agrhhh" batin alan
KAMU SEDANG MEMBACA
TEMAN TAPI MESRA? [13+]
Teen Fiction13+⚠️ FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ "terima kasih sudah mematahkan harapanku, kamu tau betul bukan? Bahwa aku sangat mudah berharap setidaknya sekarang aku tau untuk siapa hatimu setidaknya sekarang sudah tidak adalagi alasan untuk aku merindukanmu. Ta...
![TEMAN TAPI MESRA? [13+]](https://img.wattpad.com/cover/176626692-64-k86341.jpg)