"Sebuah misi itu bukan hanya tentang rancangan, tetapi hal utama adalah tindakan ."
Detektif Ramadhan
Sesuai part kemarin, aku kasih video tentang mereka. Ini asli teman-teman ku ngaji. Asli juga ramadhan tahun ini.
.
.
.
.
Jangan kalian pikir mereka ganteng" atau cool" ya. Tapi anggap saja handsome dan cool"
Jangan di byaangin gimana ihhhh gak baikkkk
Ini real, jadi wajar saja kalau mereka dg tampang yang ....
Terserah deh kalian mau bilang apa.
Kalau udah nonton, kira" yang cocok buat Ali, Tahrim, Akbar, Umar yang mana?
Kalau kalian penasaran, DM aja di instagram aku. Ig: septiefl_
Atau di bio wattpad, klik aja linknya.
Happy Reading 🌸
Pencurian sandal di masjid Baitul Mukaromah kemarin mereda, tidak ada pencurian lagi. Namun, kemarin mbludak parah. Tidak hanya satu, dua, tiga pasang. Melainkan 10 pasang dalam waktu semalam.
Warga semakin resah, kalau setiap hari mereka kehilangan sandalnya berarti mereka setiap hari harus membeli sandal. Dan konsekuensi kehilangan lagi.
Pencurian sandal tidak berdampak kecil, justru pencurian sandal ini berdampak besar bagi mereka. Bagi masjid. Bagi ibadah. Dan banyak hal lainnya. Seperti ibadah, mereka tidak akan khusu' karena pikiran mereka tertuju pada sandal yang takut hilang.
Kedua, mereka enggan meramaikan masjid. Sebenarnya pemerintah sudah melarang melakukan ibadah dia masjid, karena dimasa pandemi seperti ini. Apalagi kasus di Indonesia yang setiap hari bertambah ratusan kasus, sehingga semua ditutup masal.
Namun, Kiai Abdullah Munib menentang hal itu. Bukan tidak patuh sama pemerintah, hanya saja alasan kyai ini sungguh masuk akal. Kyai Abdullah Munib, membolehkan para jamaah salat terawih di masjid. Tetapi tidak boleh bersalaman selepas terawih dan berjaga jarak. Saf tidak boleh rapat, melainkan renggang.
Sempat menjadi perbincangan dalam rapat menangani Covid-19, dengan tenang Kiai Abdullah Munib, menjelaskan bahwa orang-orang di jabotabek saja melakukan siaran langsung atau dalam bahasa inggrisnya live. Sedangkan, ibadah di larang? Maksudnya bukan di larang, tetapi di larang di masjid.
Lalu siapakah yang meramaikannya masjid ini? Siapakan orang yang sowan di rumah Allah? Siapa? Berat menjalankan salat di rumah, sungguh sangat berat. Lagi pula, di desanya masih aman. Bahkan kecamatan ini dengan zona hijau yang artinya aman.
Hingga akhirnya kepala desa menyetujui Kkai Munib.
Baru satu malam terawih, eh sudah mendapatkan kabar pencurian sandal. Namun, kasus ini tidak begitu diperhatikan, hingga menjelang hilangnya sandal lima pasang dalam sehari yang menyita waktu masyarakat membicarakan.
***
"Rim, lo denger gak berita tadi malam?" tanya Ali mengangetkan Tahrim dari lamunannya.
"Eh apa?"
Pletak!
Ali menjitak kepala Tahrim tepat di dahi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Detektif Ramadhan
Spiritual{Follow dulu, supaya gak kesendat-sendat bacanya} Cerita ini menyebabkan anda menerka-nerka. Dan membuat anda semakin penasaran dengan ketiga detekfif ramadhan. Hilangnya sandal saat terawih sudah biasa di kalangan sebelumnya. Namun ini l...
