29

2.5K 211 6
                                    

Selama diperjalanan, tzuyu tak henti hentinya mengeluh. Mengeluh inilah, mengeluh itulah, semua hal yang ada disekitarnya ia keluhkan. Membuat semua indra pendengar yang ada disekitarnya menjadi panas

"duh! Ini nyamuk kegatelan banget sih?!" kata tzuyu sambil memukuli lengannya yang terasa digigit nyamuk

Siapa suruh dia hanya memakai kaos berlengan pendek?! Dan kenapa juga dia tidak memakai lotion anti nyamuk?! Sudah tau mereka akan berkemah dihutan, tempat dimana kerajaan nyamuk berada. Apakah dia tidak tau hal itu? Atau dia ini memang terlalu bodoh???

"nih pake!" kata lisa sambil memeberikan sesaset lotion anti nyamuk yang nemang sengaja ia bawa untuk keadaan darurat seperti ini

"apaan nih?" kata tzuyu sambil memandang aneh kearah lisa

"lotion anti nyamuk" jawab lisa singkat

"sorry ya, gue ini g selevel dengan lotion anti nyanuk sasetan gini! Gue ini biasanya pake lotion anti nyamuk yang dibuat dari amerika yang biasanya pake botol yang dilapisin emas! Lo pasti g tau kan? Miskin sih..." sinis tzuyu. Dikasih hati malah minta jantung :')

"yaudah sih kalo g mau! Tapi hati hati loh! Takutnya nyamuk nyamuk disini bawa kuman, bisa bisa tangan dan wajah mulus lo itu jadi besar, atau engga besok lo bakal terkapar di kasur rumah sakit, hiih" kata lisa menakut nakuti tzuyu sambil memasukkan kembali lotion anti nyamuk sasetnya kedalam sakunya

Tzuyu membelakkan matanya. Oh no! Dia g mau wajah dan tangan mulusnya ini membesar, bisa bisa temen temennya jadi menjauhinya
No!!!

Dengan secepat kilat tangan tzuyu memasuki saku jaket lisa dan mengambil sesaset lotion anti nyamuk yang tadi lisa tawarkan padanya. Ia membuka saset lotion itu dan segera menggunakannya di seluruh tubuh yang terekspos

"heh! Gue pake ini karna terpaksa ya!" kata tzuyu dengan sinisnya

Lisa hanya menatapnya jengah dan ber-smrik kecil

Kemudian mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka. Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya mereka menemukan sebuah air terjun yang dibawahnya terdapat bebatuan besar dan kecil

Woah... Rasanya tak terbayangkan jika hutan ini memiliki air terjun yang sangat jerni, bersih, dan indah seperti ini

Mereka pun dengan segera mengisi ember dan galon yang mereka bawah dengan air bersih dari air terjun itu

Setelah selesai mengisih penuh semua ember dan galon yang ada, mereka pun memutuskan untuk beristirahat sejenak ditepi air terjun itu

Lisa, rose, xukun, dan sehun bermain di tengah sungai air terjun itu, mereka duduk di atas bebatuan yang cukup besar. Mereka saling tertawa lepas sambil sesekali menyipratkan air kesatu sama lain

Sedangak jungkook, jimin, dan tzuyu, mereka lebih memilih duduk dipingir air terjun itu sambil menikati angin sejuk dan suara air yang terjatuh itu. Kata mereka sih 'mereka g level main kek bocah gitu' ya... Sebenarnya itu cuma perkataan jungkook, tzuyu mah ikut aja apa kata jungkook, dan jimin? Padahal ia ingin ikut main, tapi jungkook menahannya. Menyebalkan.

Jungkook terus menatap kearah empat orang yang saling tertawa lepas itu. Rasanya menyebalkan.

Entah kenapa ia kesal saat melihat xukun dan sehun yang menyipratkan air ke lisa dan lisa malah tertawa lepas begitu. Xukun dan sehun juga menatap lisa dengan tatapan.... Suka? Akhhh menyebalkannn!

Ada apa dengan mu kook?
Kenapa kau kesal hanya karna
Melihat Segerombolan anak
kampunngan Begitu? Apa aku
Menyukai anak nerd itu? Tidak
Mungkin! Anak nerd seperti lisa itu
Pantasnya dibuli! Setidaknya
Orang yang pantas berpacaran
Dengan ku itu harus seperti lisia.
Anggun, kaya, baik, terkenal, cantik,
Dan kaya raya sepertiku. Tidak
Seperti lisa yang sudah jelek,
Miskin lagi. Sangat tidak pantas!

-batin jungkook

Sedangkan jimin yang juga menatap keempat orang itu merasa iri dengan mereka, jimin juga ingin ikut bermain air. Ia juga ingin menyipratkan air kewajah rose- eh? Rose? Hahhhh bercanda? Kenapa ia ingin menyipratkan air kewajah jelek rose itu? Tidak! Ia hanya ingin ikut bermain air! Bukan ingin ikut menyipratkan air kewajah rose dan ikut tertawa bersamannya

Saat sedang asik melamun dan bermain, tiba tiba kelompok pencari kayu bakar datang. Mereka juga membawa setumpukan kayu bakar yang sudah diikat dengan rapi

"jennie!" pekik rose saat melihat jennie datang dengan kelompoknya

"chaeng! Lisa!" pekik jennie saat melihat teman temannya itu. Untuk pertama kalinya ia merasa senang saat melihat rose dan lisa. Bagaimana tidak senang? Selama diperjalanan mencari kayu bakar, taehyung selalu saja menganggunya, dan itu membuat jennie kesal dan merindukan teman temannya. Ukhhh menyebalkan! Untung saja ada seulgi. Si anak ips yang baik dan cantik. Ia anak baik yang tak pernah membeda bedakan orang, ia bahkan mau berteman dan menolong jennie yang sedang diganggu oleh tae, jane, dan chaeyoung. Benar benar orang yang baik

Karna terlalu senang, saat berlari jennie tak melihat ada jalanan yang licin didepannya, sontak ia pun langsung terhuyung jatuh. Tapi untung saja tae yang ada dibelakangnya langsung menangkap pinggang munggil jennie.

Sempat terjadi  tatap tatapan diantara mereka berdua. Tae sungguh menatap jennie dengan dalam, dan jennie menatap tae dengan rasa was was karna hampir jatuh. Sampai akhirnya deheman seulgi membuyarkan tatapan tae, dan dengan cepat ia menarik jennie dan segera melepaskan tangannya dari pinggang jennie

Aku baru sadar kalau mata milik
Jennie itu mirip seperti mata milik
Jenneta. Sangat cantik
-batin tahyung

"em-makasih" kata jennie sambil menundukkan kepalanya

"mata lo, lo tinggalin dimana? Mangkanya mata itu dipasang baik baik, biar g ilang" kata tae dengan sinisnya, kemudian ia segera pergi kearah jungkook, jimin, dan tzuyu yang sedari tadi menatapnya

Namjoon, jane, dan chaeyoung juga ikut berjalan ke arah jungkook, jimin, dan tzuyu. Kemudian mereka berempat segera duduk di sekitar jungkook, jimin, dan tzuyu

Jennie? Dia kesal dengan ucapan tae, tapi yasudahlah. Itu memang kesalahanya karna tak melihat jalan licin itu. Ia pun kembali berjalan dengan cepat kearah lisa dan rose, tapi kali ini ia berjalan dengan lebih berhati hati lagi

Seulgi dan jaehyuk pun mengikuti jennie

Jennie segera duduk di samping lisa, seulgi duduk disamping rose, dan jaehyuk segera duduk di samping sehun

"ah... Kaki ku terasa panas dan pegal karna terus berjalan" keluh jennie sambil merendamkan kedua kakinya di sungai air terjun yang berarus lumayan kencang itu

"itu karna kau mau mau saja saat disuruh suruh sama tae. Lari sana, lari situ, ambil sana, ambil situ. Hah... Harusnya kau melawan tadi!" kata jaehyuk

"yak! Kalau bisa, sudah kulakukan dari awal! Lagian kenapa kau tadi tidak menolongku?! Cuma seulgi yang mau menolongku"

"ya... Itu, emm.. " kata jaehyuk yang mencoba mencari alasan yang tepat dalam pikirannya sambil menggaruk tenggkuknya yang tak gatal

"halah... Bilang saja kau juga takutkan?! Dasar penakut!" cibir jennie

"hei, bukan takut! Aku hanya berusaha untuk melindungi kehidupan sma ku yang tenang dari kehancuran" serga jaehyuk dengan sewot

Jennie hanya memutar bola matanya malas

"eh, oh iya, kalian kan belum kenalan, ini seulgi dan ini jaehyuk, mereka berdua anak ips. Seulgi ini anak yang baik, tapi kalau jaehyuk ini... Em... Ya... Begitulah..." kata jennie

"hai seulgi, jaehyuk" sapa lisa dan rose

"hai..." mereka berdua pun membalas sapaan mereka

Kemudian mereka bertujuh pun mulai berbincang bincang dengan diselingi tawa yang lepas

53 vote! Mincea tunggu! 💜

Putri Nerd [liskook❤]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang